REVIEWLAND.COM®

Duel bokeh lensa Olympus 45mm F1.8 vs Sigma 50mm F1.4 EX DG HSM for Canon

camera-oly45sigma50-4

Seperti telah sering dibahas dalam artikel sebelumnya, baik lensa Olympus 45mm F1.8 maupun Sigma 50mm F1.4 EX DG HSM adalah lensa legendaris yang disembah-sembah oleh komunitasnya masing-masing (Olympus dan Canon) karena di kelas harganya boleh dibilang yang terbaik.

Ketajaman dan kualitas bokeh adalah yang membuat kedua lensa itu diagung-agungkan oleh para penggunanya. Selain itu kedua lensa itu juga cukup populer karena harganya yang cukup terjangkau yaitu berada di Rp.4juta-Rp5juta saja. 

Sigma 50mm F1.4 sebenarnya juga ada yg versi ART-series, namun harganya 2X lebih mahal (sekitar Rp. 11juta), sehingga tidak masuk dalam perbandingan kali ini. Selain itu yg membuat Sigma50mm F1.4  lebih populer karena harganya yg cuma Rp.5 juta ini, karena level harga tersebut dianggap lebih reasonable bagi kebanyakan orang.
Selain itu harganya tidak beda jauh dengan lensa Canon EF 50mm F1.4 yg kalah segala-galanya dibanding lensa Sigma ini.

camera-oly45sigma50-5

camera-oly45sigma50-7

camera-oly45sigma50-6

Kali ini akan kita bandingkan bagaimana kualitas bokeh kedua lensa tersebut dengan menggunakan platform masing-masing.

 

PENGUJIAN:

Lensa Olympus 45mm F1.8 (body Olympus OMD EM5)
Lensa Sigma 50mm F1.4 EX DG HSM (body Canon 650D) 

Setting ISO dan shutter speed keduanya disamakan pada 1/320 dan ISO 200, dengan setting diafragma yang juga disamakan ke F1.8

camera-oly45sigma50-compare
Dari hasil perbandingan diatas terlihat bahwa lensa Sigma 50mm mampu menghasilkan bokeh yg lebih creamy. Selain itu exposure juga terlihat lebih terang pada lensa Sigma 50mm.

Ini dikarenakan lensa Sigma 50mm F1,4 memiliki karakter seperti lensa F1.2. Ukuran diameternya yg besar (77mm) membuat cahaya lebih banyak masuk, sehingga dengan setting Shutter speed, ISO, dan Aperture yg sama, maka otomatis exposure yg didapat dengan lensa Sigma 50mm ini akan lebih terang ketimbang lensa lain dengan setting yg sama.

Selain exposure terlihat lebih terang, DOF (Depth of Field) juga lebih tipis. Karena karakter bokeh lensa Sigma 50mm ini juga lebih creamy, maka background juga terlihat lebih blur ketimbang bokeh yang dihasilkan dengan lensa Olympus 45mm.

Perbedaan pengaruh ukuran sensor antara Olympus Micro43 & Canon APSC tidak terlalu signifikan dalam perbedaan DOF antara kedua platform tersebut (yg signifikan adalah jika full frame). Yang membuat perbedaan bokeh lebih signifikan pada hasil perbandingan diatas adalah karakter lensa Sigma bokehnya memang creamy dan ukuran lensanya yg sangat besar sehingga memiliki kemampuan menangkap cahaya yg masuk sama seperti lensa F1.2, sehingga sekalipun aperture sama-sama diset di F1.8, namun lensa Sigma 50mm ini memiliki DOF seperti seolah aperture diset ke F1.4 (dan bila aperture diset di F1.4 maka DOF akan seperti F1.2). Karena memang sesungguhnya lensa Sigma F1.4 ini memiliki ukuran lensa seperti layaknya lensa F1.2

 

Budz Kay

camera-oly45sigma50-1 camera-oly45sigma50-2

camera-oly45sigma50-3

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Review Gadget & Teknologi

Review SmartphoneReview Camera & LensaReview Console & Portable Gaming         The Eye of RE         Review PC & LaptopReview PC & LaptopReview PC & Laptop

"In Hoc Signo Vides"
Behold The Eye of RE