REVIEWLAND.COM®

Kekuatan Militer Indonesia berhasil menempati peringkat 1 di Asia Tenggara dan peringkat 14 di dunia

Sebuah survey & analisa kekuatan militer yang dilakukan oleh lembaga survey internasional Global Firepower hingga akhir tahun 2017, menunjukkan bahwa kekuatan militer Indonesia ternyata menempati peringkat #1 di Asia Tenggara, peringkat #8 di benua Asia, dan peringkat #14 di seluruh dunia

Global Firepower menganalisa kekuatan militer di 133 negara dan mengeluarkan peringkat yang berdasar score Power Index.

Analisa Global Firepower saat ini dianggap paling akurat dibanding lembaga survey militer lainnya, karena Global Firepower menilai kekuatan negara dari banyak variabel yg menentukan kekuatan militer sebuah negara.

Jadi tidak hanya jumlah persenjataan saja yg dinilai, namun juga variasi jenis persenjataan, jumlah tentara, populasi negara, kekayaan sumber daya, dan letak geografis.
Kepemilikan nuklir tidak memberikan kontribusi yg besar pada nilai index, karena faktanya, perang jaman sekarang melarang penggunaan nuklir.
Jadi dalam prakteknya, justru jumlah & jenis persenjataan non-nuklir, jumlah pasukan, populasi penduduk, dan juga sumber daya finansial yang lebih menentukan kemenangan perang jaman sekarang.
Harap diingat, kekalahan Hitler di PD2 lebih diakibatkan karena Jerman kehabisan sumber daya (finansial), padahal persenjataannya lebih canggih dibanding Amerika.

Berikut ini daftar peringkat kekuatan militer hingga akhir tahun 2017 berdasar wilayah

TOP10 militer terkuat di Asia Tenggara
1. Indonesia <——-
2. Vietnam
3. Thailand
4. Myanmar
5. Malaysia
6. Filipina
7. Singapura
8. Kamboja
9. Laos

TOP20 militer terkuat di benua Asia
1. Rusia
2. China
3. India 
4. Jepang
5. Turki
6. Korea Selatan
7. Pakistan
8. Indonesia <——-
9. Israel
10. Vietnam
11. Taiwan
12. Thailand
13. Iran
14. Korea Utara
15. Arab Saudi
16. Myanmar
17. Malaysia
18. Syria
19. Uzbekistan
20. Filipina

TOP40 militer terkuat di Dunia
1. Amerika Serikat
2. Rusia
3. China
4. India
5. Prancis
6. Inggris
7. Jepang
8. Turki
9. Jerman
10. Mesir
11. Itali
12. Korea Selatan
13. Pakistan
14. Indonesia <——-
15. Israel
16. Vietnam
17. Brazil
18. Taiwan
19. Polandia
20. Thailand
21. Iran
22. Australia
23. Korea Utara
24. Arab Saudi
25. Algeria
26. Kanada
27. Spanyol
28. Yunani
29. Swedia
30. Ukraina
31. Myanmar
32. Cekoslovakia
33. Malaysia
34. Mexico
35. Argentina
36. Norwegia
37. Swiss
38. Belanda
39. Peru
40. Kolombia

PERINGKAT ASIA TENGGARA

Dari daftar tersebut terlihat bahwa jumlah persenjataan militer TNI, jumlah personil TNI, jumlah penduduk Indonesia, kekuatan sumber daya, dan letak geografis negara kita, mampu menghantarkan Indonesia ke peringkat #1 negara terkuat di Asia Tenggara.
Kekuatan militer negara tetangga seperti Malaysia dan Singapore jelas tidak ada apa-apanya dibanding Indonesia. Di Asia Tenggara hanya Vietnam yg agak mampu mengimbangi kekuatan militer Indonesia.

news-militerindonesia2017-sea

PERINGKAT BENUA ASIA

Di benua Asia, Indonesia masih mampu bertengger di peringkat #8. Peringkat Indonesia tepat dibawah Pakistan, tapi masih diatas Israel yg terkenal canggih-canggih teknologi persenjataanya, namun karena populasi Israel & jumlah personil tentaranya jauh dibawah Indonesia, maka index kekuatan Israel secara overall masih dibawah Indonesia.

Fakta membuktikan bahwa kemampuan sebuah bangsa beranak-pinak (alias jumlah populasi suatu negara), ternyata juga merupakan kunci penentu kekuatan militer sebuah negara. Negara yg populasinya sedikit jelas berpotensi punah duluan ketika dikeroyok negara yg populasinya masif.

Iran yg konon militernya terkuat di timur tengah, ternyata juga peringkat kekuatan militernya masih jauh dibawah Indonesia. Sekalipun Iran punya nuklir, tapi dalam prakteknya mana ada perang jaman sekarang pakai nuklir? 
Perang terkini di Kroasia, Irak, Afghanistan, Ukraina, Krimea, Rusia, Syria semuanya tidak ada yg pakai nuklir. Jadi kunci kemenangan perang jaman sekarang bukan pada nuklir, tapi pada persenjataan canggih non-nuklir.
Nuklir bukanlah senjata untuk menang perang, tapi senjata pemusnah masal. Kalau semuanya musnah secara masal akibat radiasi nuklir berarti sesungguhnya tidak ada yg menang perang.

Karena itu nuklir bukanlah kekuatan penentu perang yg sesungguhnya, namun dalam prakteknya hanya merupakan “alat gertak sambal” belaka.
Korea Utara yg presidennya selalu menggertak dengan nuklirnya dan berkoar-koar menyerang negara lain, sesungguhnya kekuatan militernya jauh dibawah Indonesia. Korut cuma menempati peringkat #23.
Sebagai negara yg tergolong miskin, kalaupun Korut perang melawan Indonesia, mereka akan terlebih dahulu bangkrut secara finansial dan tewas kelaparan duluan, sebelum tentaranya semua tewas tertembak. Perang butuh biaya besar dan Indonesia jauh lebih kaya daripada Korut.

Syria yang saat ini terlibat perang besar-besaran ternyata juga kekuatan militernya sesungguhnya masih jauh dibawah Indonesia. Syria masih mampu bertahan melangsungkan perang karena dipasok sumber daya minyak. Korea Utara apakah punya sumber daya semacam ini untuk bertahan dalam perang?

news-militerindonesia2017-asia

PERINGKAT GLOBAL

Secara global, sudah jelas posisi puncak ditempati pemain lama yaitu Amerika dan Rusia.
Namun China kini berhasil bertengger di posisi #3 karena jumlah penduduknya banyak, perekonomiannya kuat, dan persenjataannya juga kuat. Sama halnya dengan India juga berada di posisi #4 karena faktor yg sama dengan China, yaitu keunggulan dalam kombinasi 3 faktor: populasi-ekonomi-persenjataan.

Indonesia berhasil menempati peringkat #14 secara global juga karena ketiga faktor itu plus lokasi geografis yg menguntungkan.
Dari daftar peringkat kekuatan militer terlihat bahwa negara tetangga kita seperti Malaysia dan Singapura jelas bukan tandingan Indonesia. Malaysia cuma peringkat #33 di dunia, dan Singapura bahkan tidak masuk daftar TOP40. Singapura cuma ada di peringkat bontot #65, cukup memalukan untuk sebuah negara yang tergolong maju.

Jangankan kedua negara tetangga itu, bahkan negara tetangga kita, Australia, pun kekuatan miiternya ternyata masih jauh dibawah Indonesia yaitu cuma peringkat #22.
Dengan kata lain, Australia akan dengan mudah dihancurkan oleh Indonesia dalam perang 1 vs 1 (tanpa dibantu Amerika & Inggris). 
Makanya sedari awal dan semenjak semula, Australia selalu resah & gelisah dengan perkembangan kekuatan militer Indonesia. Dan akhirnya Australia membutuhkan perlindungan Amerika & Inggris, seperti halnya dengan Singapura & Malaysia yg juga secara militer masih “menyusu” dan berlindung di ketiak Amerika & Inggris. Secara geografis & politis, Indonesia memang dikelilingi oleh ketiga negara antek Amerika & Inggris tersebut.

Belanda yg dulu pernah menjajah Indonesia, ironisnya sekarang tidak ada apa-apanya kekuatan militernya dibanding Indonesia. Belanda kini hanya berada di peringkat #38, yg artinya sangat jauh dibawah kekuatan militer Indonesia yg berada di peringkat #14. Jadi seandainya sekarang Indonesia ingin balas dendam, Belanda akan dengan mudah dihancurkan dalam semalam, bila pertempurannya 1 vs 1 (alias tanpa melibatkan negara sekutu)

INDONESIA SEKARANG MASIH BERJAYA SAMA SEPERTI ERA KERAJAAN NUSANTARA DULU

Banyak orang yg beranggapan bahwa Indonesia sekarang ini tidak sehebat di jaman Nusantara dulu.
Hasil survey Global Firepower menunjukkan bahwa anggapan tersebut salah. Karena faktanya hingga detik ini, Indonesa masih merupakan negara terkuat #1 di Asia Tenggara, masih sama seperti di jaman kerajaan Nusantara dulu.

Tapi sangat disayangkan bahwa di benua Asia, Indonesia ternyata peringkatnya masih kalah oleh Pakistan. 
Pakistan memang populasinya juga besar, namun secara sumber daya (finansial) jauh dibawah Indonesia. Kegemaran Pakistan melengkapi & memperbaharui kekuatan persenjataannya sepertinya menjadi sebab mengapa Pakistan peringkat militernya masih diatas Indonesia.

Seandainya TNI lebih memperbanyak lagi persenjataan canggihnya tentu dengan mudah Indonesia akan menyalip Pakistan dan menempati posisi di bawah Korea Selatan dan Turki.

Bagi Indonesia untuk menyalip Korea Selatan tentu agak susah karena secara finansial mereka lebih kuat. Mungkin bisa saja Indonesia menyalip Korea Selatan dengan cara beranak pinak sebanyak mungkin untuk menggenjot populasi & jumlah tentara kita. Tapi cara tersebut akan membuat kita terancam bahaya kelaparan bila kekuatan ekonomi kita tidak mampu mendukung populasi sebanyak itu. 
Jadi membeli lagi persenjataan mutakhir adalah solusi yg lebih masuk akal bagi Indonesia untuk meningkatkan kekuatan militernya di benua Asia, siapa tahu bisa masuk TOP5 menggeser Turki & Korea Selatan. 
Armada-armada & persenjatan TNI masih banyak yg usang dan harus diremajakan. Itu saja dipenuhi maka peringkat kekuatan militer kita akan menyalip Pakistan di benua Asia.

Budz Kay

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Review Gadget & Teknologi

Review SmartphoneReview Camera & LensaReview Console & Portable Gaming         The Eye of RE         Review PC & LaptopReview PC & LaptopReview PC & Laptop

"In Hoc Signo Vides"
Behold The Eye of RE