REVIEWLAND.COM®

Review Xiaomi Redmi Pro 64GB

smartphone-xiaomiredmipro

REVIEW
Xiaomi Redmi Pro – 64gb (Rp.2,8 juta)

Redmi Pro sesungguhnya mirip dengan Redmi Note 4 yang populer itu, namun dibekali fitur unggulan seperti Dual Camera, Prosesor yang lebih cepat, layar AMOLED, serta berbagai fitur extra lainnya yang tidak ada pada Redmi Note 4.

Redmi Pro adalah smartphone pertama Xiaomi yang dibekali Dual Camera, sekaligus merupakan Smartphone Dual Camera yang harganya paling terjangkau di dunia.
Selama ini fitur Dual Camera dianggap sebagai suatu kemewahan yang harus ditebus dengan harga sangat mahal, semenjak fitur itu pertama kali diperkenalkan oleh Huawei P9 yang harganya diatas Rp.5 juta itu. 

Selain itu Redmi Pro juga merupakan satu-satunya smartphone Xiaomi yg menggunakan layar AMOLED, yang umum digunakan pada smartphone Samsung kelas atas.

Tampaknya dengan menghadirkan Redmi Pro, Xiaomi mencoba menjadi pelopor smartphone dual camera yg terjangkau harganya.

Xiaomi merupakan brand yg baru-baru saja terkenal dan sangat cepat populer berkat strategi “murah tapi bagus”. Semenjak didirikan di China pada tahun 2010, merk Xiaomi hanya butuh waktu sebentar untuk langsung booming & populer di China, sehingga dijuluki sebagai “Apple dari timur” atau “Apple Komunis” karena China memang terkenal sebagai negara komunis.
Setelah sukses di China, popularitas Xiaomi kemudian menyebar ke seluruh dunia. Dan baru sekitar tahun 2013, Xiaomi mulai dikenal di Indonesia

smartphone-xiaomiredmipro-1

Redmi Pro memiliki basis platform yang mirip dengan Redmi Note 4 (versi Mediatek).
Selama akhir tahun 2016 hingga sepanjang tahun 2017, Xiaomi Redmi Note 4 boleh dibilang sebagai smartphone paling populer dikalangan pengguna smartphone karena keunggulannya dalam hal kinerja & design nya yang bagus, serta harganya yg jauh lebih murah dibanding kompetitor di kelasnya. 
Apalagi kasus kegagalan Samsung Galaxy Note 7 semakin memberi angin segar bagi Redmi Note 4 untuk mereguk anggur kemenangan dengan mempertahankan gelarnya sebagai salah satu smartphone tercepat dengan harga terjangkau, yg terbukti mampu mengalahkan kinerja Galaxy Note 5, Galaxy S6 edge, maupun iPhone 6

Bagi yang menginginkan Redmi Note 4 plus “Fitur Extra”, maka Redmi Pro adalah jawabannya. Semuanya serba Extra, mulai dari cameranya, prosesornya, jenis layarnya, bahkan tampilannya pun extra dengan adanya penambahan tombol fisik home ala Samsung.
Berbagai Keunggulan Extra tersebut dapat diperoleh dengan sesisih harga Redmi Pro yang cuma lebih mahal sekitar 500ribu saja dibanding Redmi Note 4

MURAH & TERJANGKAU

Untuk sebuah smartphone dual camera yg kinerjanya bahkan diatas Huawei P9 dual-camera, dan juga diatas iPhone 6 & Galaxy S6 edge, maka bandrol harga Rp.2,8juta untuk sebuah Redmi Pro terbilang sangat murah. Dengan asumsi tarif UMR saat ini yang berkisar Rp.3 juta rupiah, maka seorang pria pekerja hanya membutuhkan 20 hari kerja saja untuk memperoleh sebuah Redmi Pro di dalam kantong celananya.

Sedangkan bagi para wanita bahkan lebih mudah lagi untuk mendapatkan Redmi Pro. Cukup hanya dengan menekan 1 tombol saja untuk menelpon kekasihnya, maka sebuah Redmi Pro akan langsung tersedia di kolong ranjang.

Para wanita juga akan lebih menyukai tampilan fisik Redmi Pro ketimbang Redmi Note 4 berkat adanya tombol fisik Home yang membuatnya sepintas mirip smartphone Samsung dan Oppo. Kebanyakan orang yg melihat Redmi Pro mengira itu bukan smartphone Xiaomi, karena adanya tombol fisik home memang bukanlah merupakan ciri khas Xiaomi, tapi ciri khas Samsung.

 
smartphone-xiaomiredmipro-3
 

MENGAPA XIAOMI BISA MURAH & JADI SMARTPHONE POPULER

Salah satu sebab mengapa Xiaomi bisa memproduksi handphone dengan spek bagus namun dengan harga sangat murah adalah, karena Xiaomi tidak membayar biaya royalti/paten ke beberapa produsen. Xiaomi sempat dituntut oleh Apple mengenai pelanggaran paten, dan Xiaomi bahkan sempat dilarang penjualannya di India karena produsen asal china ini tidak membayar paten yg dimiliki Ericsson. Namun karena Ericsson memiliki koneksi kuat dengan petinggi India, akhirnya produsen asal Swedia ini berhasil mempengaruhi pemerintah India untuk melarang penjualan Xiaomi di India selama Xiaomi belum membayar biaya royalti/paten kepada Ericsson. Akhirnya Xiaomi membayar paten dan mulai laris dijual di India.

smartphone-xiaomiredminote2-royalty

Pelanggaran paten/royalti adalah sesuatu yg lumrah dilakukan oleh produsen merk China. Konsekuensi pelanggaran ini adalah produk tersebut tidak bisa di export secara resmi ke negara yg menghargai hak paten & royalti seperti Amerika & Eropa misalnya. Namun tidak masalah bila produk pelanggar paten tersebut hanya dijual di dalam negeri china sendiri (Karena kebijakan paten/royalti yg sangat longgar dari pemerintah China). Oleh karena itu kebanyakan produk China yg melanggar paten tersebut hanya fokus jualan di negeri China sendiri, atau negara dunia ketiga yg tidak mempedulikan royalti/paten tapi mengutamakan harga murah

Smartphone Xiaomi sendiri mayoritas terjual di China. Bahkan 90% penjualan Xiaomi adalah di China, dan menjadi handphone terlaris #1 di China. Namun karena populasi penduduk China yg sangat banyak, maka apa yg menjadi produk terlaris di China pasti otomatis juga akan menjadi produk 5 besar terlaris di dunia. Menurut lembaga survey IDC, pada tahun 2015 Xiaomi sempat menempati peringkat 5 smartphone terlaris di dunia, dan peringkat 1 terlaris di China.

smartphone-xiaomiredmipro-2

Di China, penjualan Xiaomi jauh diatas Apple. Merk handphone asal Amerika tersebut hanya bisa bertengger di posisi ke 3 dalam daftar rangking smartphone terlaris di China. Sedangkan penjualan Samsung di China semakin merosot dan kian memburuk dan cuma menempati posisi ke 6.
Samsung sendiri mengakui bahwa semenjak kemunculan Xiaomi, penjualannya terus merosot karena konsumen cenderung beralih ke Xiaomi yg speknya setara Samsung namun dengan harga setengahnya.

MENGAPA XIAOMI SANGAT KUAT DI CHINA

Salah satu faktor penyebab mengapa Xiaomi menempati rangking 1 penjualannya di China, karena pemilik Xiaomi, yaitu Lei Jun adalah orang terkaya #8 di China sekaligus politikus berpengaruh di China.

smartphone-xiaomiredminote2-leijun

Xiaomi adalah perusahaan yg mendukung Partai Komunis China dan di dalam perusahaan tersebut terdapat komite Partai Komunis China, yg merupakan partai mayoritas & paling berpengaruh di negeri China. Jadi kebijakan perusahaan Xiaomi harus selaras & mewakili Partai Komunis China

smartphone-xiaomiredminote2-communist

Kekuatan bisnis dan politik Lei Jun inilah yg membuat Xiaomi sangat mendominasi di China. Di China sendiri popularitas smartphone Xiaomi bahkan mengalahkan Lenovo yg merupakan perusahan setengah milik pemerintah china yg fokusnya malah lebih ke pasar global dulu ketimbang pasar domestik china.

ARTI NAMA XIAOMI DAN KOMUNISME

Lei Jun adalah seorang yg memiliki nasionalisme tinggi dan kekaguman terhadap ideologi komunisme dari Mao Ze Dong, dan ingin menjadikan nasionalisme sebagai keunggulan produk Xiaomi di negara China.

smartphone-xiaomiredmipro-cpc

Oleh karena itu ketika Lei Jun terjun ke bisnis smartphone, dia memutuskan untuk menggunakan nama Xiaomi yg diambil dari semboyan pejuang komunis yaitu “Xiaomi Jia Buqiang” (小米加步枪) yg artinya “Beras & Senapan” .

Xiaomi (beras kecil) disebut oleh Mao Tse Tung sebagai faktor utama yang membuat pasukan komunis (Red Army) mampu bertahan menghadapi musuh mereka.
Oleh karena itu dalam sejarah revolusi militer di China, istilah “Beras & Senapan” adalah semboyan utama para pejuang komunis ketika berperang melawan musuh mereka.
Jadi semenjak awal, Lei Jun sudah merepresentasikan semboyan perjuangan Partai Komunis China ketika memutuskan menggunakan nama Xiaomi.

smartphone-xiaomiredmipro-leijun

Dan mengingat nasionalisme yg tinggi dari rakyat China, maka tidak heran jika smartphone Xiaomi yg mengusung nilai nasionalisme & falsafah komunisme, akhirnya mampu merajai penjualan smartphone di China.

smartphone-xiaomiredmipro-people

KEUNGGULAN KINERJA

Resep sukses performa Redmi Pro terletak pada penggunaan prosesor Deca-Core (10 core) Mediatek Helio X25 berkecepatan 2,5Ghz dan chip grafis Mali T880 MP4.
Prosesor Helio X25 yang digunakan pada Redmi Pro ini tentu jauh lebih kencang ketimbang Helio X20 pada Redmi Note 4 (versi Mediatek) yang cuma berkecepatan 2,1GHz. Apalagi jika dibandingkan prosesor Snapdragon 625 yang lebih pelan lagi yang digunakan pada Redmi Note 4 (versi Snapdragon). 

smartphone-xiaomiredmipro-cpu

Dengan harga cuma Rp.2,8 juta, Redmi Pro juga sudah dibekali RAM 3GB, memory internal 64GB, serta mengusung OS Android v6 Marshmallow dengan MIUI 8.

Karena menggunakan prosesor Helio X25 yang terkenal kencang, maka Redmi Pro memiliki kinerja diatas Redmi Note 4 maupun Redmi Note 3 Pro yang sempat diagung-agungkan oleh pemuja Xiaomi.
Dengan Score benchmark Antutu Redmi Pro yg di kisaran 95 ribuan, membuat pengguna Redmi Note 4 mulai berpikir untuk upgrade. Terutama bila melihat hasil benchmark Antutu Redmi Note 4 (versi Mediatek) yang cuma 85 ribuan dan Redmi Note 4 (versi Snapdragon) yg cuma 65 ribuan. Apalagi Redmi Note 4 juga tidak dibekali fitur dual camera, layar AMOLED, dan USB type C, yg jelas-jelas ada pada Redmi Pro

smartphone-xiaomiredmipro-antutu6

Sebagai perbandingan, score benchmark Antutu & Geekbench4 yang dihasilkan smartphone dual-camera Huawei P9, Oppo R9s, Galaxy S6 edge, Galaxy Note 5, maupun Iphone6 masih dibawah Redmi Pro. Padahal harga kelima smartphone tersebut berada di kisaran Rp.5juta-10jutaan.

smartphone-xiaomiredmipro-antutucompare

Dalam hal kinerja grafis (gaming), chip grafis Mali T880MP4 yang digunakan pada Redmi Pro juga mampu menunjukkan prestasi yg gemilang dengan menorehkan score 16453 di benchmark 3DMark IceStorm Unlimited. Scorenya lebih tinggi sekitar 2 ribuan dibanding Redmi Note 4.
Ini artinya Redmi Pro “Wajib Hukumnya” untuk dimiliki oleh kaum gamers.

 smartphone-xiaomiredmipro-3dmark
  

KEUNGGULAN ESTETIKA

Sekalipun menyandang bandrol harga terjangkau, namun dari sisi design Redmi Pro tergolong mewah dengan design metal unibody dan layar 5.5″ AMOLED Full HD 1920×1080 jenis “Arc Glass” (2.5D).
Mayoritas smartphone terbaru banyak yang mengadopsi layar 2.5D ini, karena membuat tampilan terlihat lebih elegan.

Secara design, Redmi Pro bisa dikatakan sangat mirip dengan Redmi Note 4, kecuali adanya tombol fisik Home saja yg membuatnya terlihat berbeda.

smartphone-xiaomiredmipro-25d

Oppo A39 juga menggunakan layar 2.5D, namun secara spek masih kalah segala-galanya dibanding Redmi Pro, dan harganya Oppo A39 juga masih lebih mahal daripada Redmi Note 4.

Jadi Redmi Pro adalah “Raja Diraja” di kelasnya baik dalam hal kinerja maupun estetika.

Secara estetika, Redmi Pro memiliki kontur yang terkesan elegan & mewah.
Jauh lebih mewah ketimbang design Redmi Note 3 sebelumnya maupun pesaing lain di kelasnya.

Secara design, Redmi Pro mampu bersaing dengan Lenovo K4 Note yang termasuk salah satu smartphone harga 2-jutaan dengan tampilan design terbaik.

Sekalipun Redmi Pro dan Redmi Note 4 sama-sama menggunakan body alumunium, namun kontur panel alumunium di  bagian belakang Redmi Pro terlihat lebih mewah dengan textur Brushed Metal yang garis-garisnya lebih jelas terlihat ketimbang textur pada Redmi Note 4.

smartphone-xiaomiredmipro-alumuniumbody
smartphone-xiaomiredmipro-5
Berbeda dengan design casing Redmi Note 3 Pro yang lekukannya terkesan hambar, bagian lekukan pada casing Redmi Pro terkesan lebih artistik dengan material jenis “brushed metal”. Menjadikan tampilannya terlihat mewah & elegan khas smartphone kelas premium.
smartphone-xiaomiredmipro-7
Salah satu aspek yg mendongkrak tampilan Redmi Pro adalah adanya lubang grill di sisi bawah kanan & kiri. Banyak orang mengira ini adalah lubang speaker stereo. Padahal sesungguhnya hanya satu sisi saja yg merupakan speaker. Karena Redmi Pro masih menggunakan speaker mono seperti pada Redmi Note 4.

smartphone-xiaomiredmipro-6

Di bagian belakang Redmi Pro, tepatnya di sisi atas dan bawah, terdapat 2 garis seperti pita yg merupakan antenna external. Secara fungsional ini meningkatkan kualitas sinyal, dan secara estetika membuat tampilan Redmi Pro makin keren. Jauh lebih keren ketimbang Redmi Note 3 Pro.

smartphone-xiaomiredmipro-4
 

JARINGAN SELULER 4G

Dukungan konektivitas jaringan seluler yg lengkap merupakan keunggulan Redmi Pro dibanding tipe Xiaomi lainnya maupun kompetitornya.
Redmi Pro mendukung semua jenis jaringan, mulai dari GSM 2G/3G, CDMA 1x, dan 4G LTE. Sangat jarang ada smartphone yg masih mendukung CDMA 1x, namun Redmi Pro ini masih menyertakan dukungan ini.
Kebanyakan smartphone Xiaomi seperti Redmi Note 3 Pro misalnya, tidak mendukung jaringan CDMA dan bahkan tidak mendukung jaringan 4G LTE band 5/40 yang disyaratkan Smartfren. Oleh karena itu pengguna Smartfren yg ingin menggunakan merk Xiaomi, wajib hukumnya untuk memilih tipe Redmi Pro (atau Redmi Note 4 Mediatek), bukan Redmi Note 3 atau lainnya.

smartphone-xiaomiredmipro-all4g

smartphone-xiaomiredminote4-band2Oleh karena itu, semua operator ponsel Indonesia (Telkomsel, XL, Indosat, Axis, 3, Smartfren) terbukti bisa digunakan di Redmi Pro. Bahkan Smartfren yg seringkali pilih-pilih tipe smartphone terbukti bisa digunakan di Redmi Pro untuk telpon, SMS, maupun Internet 4G LTE. Ini karena Redmi Pro mensupport jenis band 4G LTE yg dibutuhkan operator Smartfren (band 5 dan band 40)

smartphone-xiaomiredminote4-band

LAYAR

Salah satu keunggulan Redmi Pro adalah pada jeis layar yang digunakan. Seperti telah disebutkan sebelumnya, Redmi Pro adalah smartphone Xiaomi pertama & satu-satunya yang menggunakan layar AMOLED.
Layar AMOLED selama ini menjadi ciri khas smartphone Samsung, karena selama ini memang Samsung yg menjadi produsen utama sekaligus penguasa layar jenis AMOLED.

Namun Xiaomi menolak untuk bersimpuh & bersujud kepada Samsung untuk mendapatkan layar AMOLED untuk Redmi Pro. Tidak lain karena layar AMOLED Samsung mahal harganya dan akan membuat harga smartphone tidak bisa murah.
Oleh karea itu agar harga Redmi Pro bisa terjangkau, Xiaomi memutuskan menggunakan layar AMOLED bikinan produsen China

Ada 2 produsen layar AMOLED terbesar di China yaitu Evergreen Display Optronic (EDO) dan BOE. Kedua produsen inilah yg memasok layar AMOLED untuk Xiaomi.

Redmi Pro menggunakan layar AMOLED ukuran 5.5″ dengan resolusi Full HD (1920×1080), yang berarti jauh lebih jernih & tajam ketimbang layar Samsung Galaxy J7 yg masih menggunakan resolusi standard HD saja (1280×720)

smartphone-xiaomiredmipro-amoled

Redmi Pro adalah smartphone Xiaomi pertama dan satu-satunya yang menggunakan layar AMOLED ala smartphone Samsung

Sama seperti Redmi Note 4, Redmi Pro juga menggunakan layar jenis 2.5D alias layar jenis “Arc Glass”.
Secara estetika ini membuat tampilan layar jadi terkesan mewah, karena bagian pinggirnya terlihat sedikit melengkung. Namun secara fungsi tidak ada sama sekali. Berbeda dengan layar Samsung S7 edge yg lengkungan layarnya memang ada fungsinya.

smartphone-xiaomiredminote4-25d

Lebih elegan, tapi mimpi buruk bagi penggemar Tempered Glass

Meskipun layar 2.5D mampu mendongkrak tampilan, namun penggunaan layar 2.5D ini justru menjadi mimpi buruk bagi kaum paranoid yg selalu ingin memasang tempered glass. Karena tempered glass mustahil bisa terpasang secara penuh. Sehingga ketika tempered glass dipasang pada layar 2.5D, ukurannya hanya akan menutupi sebagian layar saja, dan parahnya lagi bagian pinggirnya akan terlihat tidak menempel dengan baik, alias terangkat. Dan ini membuat tampilan menjadi sangat buruk rupa dan malah jadi bahan tertawaan & cercaan.
Oleh karena itu, solusi yang lebih baik untuk layar 2.5D adalah menggunakan lapisan pelindung layar biasa (clear film), karena kalaupun tidak bisa menutupi keseluruhan layar, batasan garisnya tidak terlalu kelihata seperti Tempered Glass, dan bagian pinggir clear film mampu menempel lebih baik daripada tempered glass. 

KEUNGGULAN LAYAR AMOLED

Karena menggunakan layar AMOLED, maka tingkat kontras (contrast ratio) Redmi Pro sangat tinggi dan nyaris infinite. Yang artinya warna hitamnya sangat pekat. Jauh lebioh pekat ketimbang layar jenis IPS apalagi TFT yg umum digunakan pada kebanyakan smartphone.

Selain itu keunggulan dari layar AMOLED adalah tetap terlihat terang sekalipun digunakan di outdoor. Berbeda dengan layar smartphone pada umumnya yang terlihat jadi gelap ketika dibawah terik sinar matahari.
Adanya fitur auto brightness pada Redmi Pro juga membuat tingkat kecerahan layar akan menyesuaikan kondisi sekitar.

Secara teknis, layar jenis AMOLED berbeda jauh dengan layar LCD jenis TFT/IPS/PVA yang notabene ketiganya masih serumpun.
Berbeda dengan layar LCD pada umumnya yg menggunakan penerangan backlight, layar AMOLED tidak mengandalkan backlight, namun setiap pixelnya yg mengeluarkan cahaya. Oleh karena itu layar jenis AMOLED akan mampu menghemat konsumsi daya bila warna yg ditampilkan dominan warna hitam. Karena ketika warna hitam yg ditampilkan, berarti mayoritas pixelnya tidak menyerap energi untuk mengeluarkan cahaya. 

Sedangkan pada layar LCD biasa, backlightnya akan tetap menyala penuh sekalipun layarnya menampilkan warna hitam. Oleh karena itu pula warna hitamnya tidak pernah bisa pekat karena warna hitamnya hanyalah menutupi cahaya backlight yg tetap menyala di belakangnya. Sementara pada layar AMOLED, bila warna hitam yg ditampilkan maka memang tidak ada cahaya yg dikeluarkan.
Oleh karena itu beberpa pembuat aplikasi sering menawarkan wallpaper gelap & tema gelap (Dark Themes) untuk mengakomodir pengguna smartphone Samsung yg umumnya menggunakan layar AMOLED, sehingga mereka dapat mengirit batere.
Untuk smartphone yg layarnya bukan AMOLED jelas dark themes tidak akan ada manfaatnya sama sekali.

Secara resmi Xiaomi tidak menyatakan bahwa layar Redmi Pro berjenis Gorilla Glass, yang berarti kemungkinan tidak anti-gores. Namun dalam realita, tidak adanya lapisan Gorilla Glass ini bukanlah suatu kelemahan fatal karena 99.9% pengguna selalu membeli screen protector untuk smartphonenya. Bahkan banyak pula konsumen yg mengidap “phobia akut” sampai rela merogoh kocek cukup dalam hanya untuk membeli screen protector tempered berharga ratusan ribu rupiah, demi melindungi layar handphone tercintanya.
Oleh karena itu, sesungguhnya ada tidaknya lapisan Gorila Glass pada sebuah smartphone bukanlah hal penting dalam realita dunia nyata.

Fitur yg sangat bermanfaat pada Redmi Pro dan tidak ada pada Redmi Note 3 Pro adalah “Knock to Light” alias “Double Tap to Wake” yg bisa membangunkan smartphone dari kondisi standby dengan cara men-tap layar 2x. Ini adalah fitur yg sangat berguna karena bisa mengurangi penggunaan tombol power untuk meyalakan layar yang sering menjadi penyebab rusaknya tombol power. Silahkan anda tanya ke tukang servis handphone betapa banyak kasus handphone yg rusak tombol powernya karena keseringan digunakan untuk menyalakan layar. Dan mungkin bahkan anda sendiri pernah mengalaminya.

smartphone-xiaomiredmipro-size

KAMERA (DUAL KAMERA)

Kamera dalah keunggulan utama & nilai jual paling utama dari Redmi Pro. Redmi Pro adalah smartphone pertama Xiaomi yang mengadopsi teknologi Dual Camera, sekaligus menjadi smartphone dual camera dengan harga paling terjangkau.
Xiaomi tidak main-main dalam menanamkan fitur Dual Camera pada Redmi Pro. Mereka menggandeng Samsung & Sony sebagai pemasok hardware  Dual Camera pada Redmi Pro.

Teknologi Dual Camera memiliki 2 camera yaitu camera pertama yg berfungsi menangkap gambar normal, dan camera kedua yang fungsinya untuk mengukur Depth of Field. Dari hasil penggabungan keduanya dapat diperoleh efek bokeh (background blur) pada foto.
Teknologi Dual Camera menjadikan hasil foto Redmi Pro dapat terlihat seperti foto yg dihasilkan kamera DSLR profesional yang menggunakan lensa mahal dengan diafragma besar.
Hasil foto kamera DSLR dengan lensa mahal biasanya akan terlihat tajam di obyek yg fokus, sementara background yang out-of-focus akan terlihat blur sehingga tercipta efek bokeh yg membuat obyek terkesan menonjol.
Dengan Redmi Pro, anda bisa mendapatkan hasil serupa tanpa harus merogoh kocek untuk membeli kamera DSLR dan lensanya yg mahal.

camera-olyhld6-3

Dengan Xiaomi Redmi Pro anda bisa memperoleh efek Bokeh seperti yang dihasilkan kamera profesional

Untuk camera pertamanya, Redmi Pro menggunakan modul hardware camera 13MP buatan Sony (Sony IMX 258) yg sudah dibekali fitur Phase-Detect AF, sehingga kinerja autofocusnya sangat gegas dan setara kecepatan camera Galaxy S6 yg juga dibekali fitur phase-detect AF.

Sementara untuk camera kedua yang digunakan untuk mengukur Depth of Field secara dynamic, digunakan sensor Samsung 5MP.

Lensa yg digunakan pada Redmi Pro berdiafragma F2.0 yg berarti kualitas foto ketika untuk memotret di kondisi gelap akan lebih baik daripada beberapa kompetitornya yang menggunakan lensa berdiafragma F2.2.
Selain itu sensor Sony terkenal kinerja low light nya lebih bagus ketimbang sensor Samsung. Ini tentu tidak mengherankan mengingat hampir semua merk kamera digital kelas amatir maupun  profesional menggunakan hardware sensor buatan Sony.

Kamera belakang Redmi Pro dilengkapi dual tone Led flash, sementara kamera depan tidak ada flash-nya.

Di kelas harganya, tidak ada yang mampu menyaingi Redmi Pro, mengingat di kisaran harga 3 juta ke bawah tidak ada satupun smartphone di muka bumi yg dibekali Dual Camera selain Redmi Pro. 

 smartphone-xiaomiredmipro-camera

 

REDMI PRO “WAJIB HUKUMNYA” BAGI FOTOGRAFER 

Selama ini para fotografer dan penghobi fotografi hanya bisa termanggu melihat mahalnya harga Huawei P9 yang merupakan pelopor smartphone dengan Dual-Camera yang mampu memberikan efek Bokeh yang disukai para fotografer, terutama fotografer model.

Dengan kehadiran Redmi Pro yang merupakan smartphone Dual-camera termurah yg mampu memberikan efek bokeh, maka semua fotografer & kalangan pecinta fotografi sudah saatnya untuk menikmati fitur Dual Camera tanpa harus merogoh koceknya dalam-dalam.

Oleh karena itu para fotografer & penghobi fotografi yang masih ngotot tidak mau juga menggunakan smartphone dual-camera patut dipertanyakan dedikasinya & passion-nya di dunia fotografi. Mengingat harga sudah tidak jadi kendala semenjak kehadiran Xiaomi Redmi Pro yg harganya nyaris setengah Huawei P9 yg sama-sama dibekali dual camera dengan efek bokeh.

EFEK BOKEH SEPERTI LENSA PROFESIONAL BERDIAFRAGMA F0.95

Para fotografer umumnya sudah mengetahui bahwa untuk menghasilkan bokeh maka harus menggunakan lensa-lensa mahal berdiafragma besar seperti F1.8, F1.4, F1.2 atau bahkan F0.95.
Dengan Redmi Pro yg dibekali dual-camera, anda dapat mengatur diafragma lensa hingga F0.95 yg menghasilkan efek bokeh yang dihasilkan lensa berharga puluhan juta.

smartphone-xiaomiredmipro-camera2

Dari hasil pengujian efek bokeh dibawah terlihat jelas perbedaan antara mode single camera dan dual camera yang menghasilkan efek bokeh/blur pada area yg tidak menjadi fokus.

smartphone-xiaomiredmipro-bokeh1

Pada perbandingan foto diatas jelas terlihat bahwa setelah dual-camera diaktifkan, tampilan speedomoter terlihat jelas, sementara pemandangan jalan raya terlihat blur karena fokusnya memang di speedometer.

Untuk foto-foto pemandangan, efek bokeh memang tidak terlalu berguna karena umumnya ketika memotret pemandangan kita ingin semua obyek terlihat tajam mulai dari depan hingga belakang.

Sesungguhnya manfaat efek bokeh pada dual-camera adalah untuk memotret obyek tunggal (seperti fotomodel misalnya), dimana efek bokeh akan membuat tampilan model lebih menonjol serta mengaburkan obyek lain di background yang mengganggu fokus pada model. 

smartphone-xiaomiredmipro-bokeh2

smartphone-xiaomiredmipro-bokeh4

Pada foto diatas terlihat bahwa Efek bokeh sangat bermanfaat untuk mengaburkan obyek orang di latar belakang sehingga membuat fokus kita pada model

Hebatnya lagi, untuk mendapatkan efek bokeh pada foto ukuran 1 badan sangat mudah dilakukan di  Redmi Pro. Padahal untuk mendapatkan efek bokeh pada foto ukuran full body seperti dibawah ini membutuhkan kamera DSLR dengan lensa yg memiliki focal length diatas 100mm dan diafragma besar seperti F2 (misal lensa canon135mm F2) yang harganya sekitar Rp.10 juta untuk lensa semacam itu.

smartphone-xiaomiredmipro-bokeh3

smartphone-xiaomiredmipro-bokeh6

smartphone-xiaomiredmipro-bokeh5

Dengan menggunakan Redmi Pro yang harganya lebih murah daripada gaji UMR buruh pabrik, anda sudah bisa memperoleh efek bokeh yang membutuhkan kamera dengan lensa seharga puluhan juta.
Camera termahal & tercanggih didunia sekalipun mustahil bisa dibuat menelpon, browsing internet, chatting, ataupun main game. Sementara Redmi Pro bisa memotret seperti kamera profesional, dan memiliki fungsi yg  mustahil bisa dilakukan oleh kamera DSLR termahal & tercanggih sekalipun.

 

FITUR POST-FOCUS & 3D PHOTO

Keunggtulan lainnya pada kamera Redmi Pro adalah adanya fitur Post-Focus, dimana anda bisa menentukan ulang titik fokus setelah foto dijepret. Jadi anda tidak perlu khawatir terjadinya missfocus, karena fokus bisa dikoreksi ulang setelah foto dijepret. Post-Focus adalah fitur yang tidak ada di kamera DSLR dan hanya ada di kamera mirrorless tipe tertentu saja (Panasonic) 

Selain itu foto yang dihasilkan dengan dual camera Redmi Pro dapat memiliki efek 3D seolah keluar dari layar dengan mengerakkan kamera ke kanan/kiri . Anda dapat melihat efek 3D itu tanpa harus menggunakan kacamata 3D yg merepotkan.

Konsep menonton film/foto 3D yg mengharuskan menggunakan  kacamata khusus adalah konsep tolol yg merepotkan penggunanya. Karena yg benar adalah seharusnya orang bisa melihat efek 3D tanpa harus menggunakan kacamata.

smartphone-xiaomiredmipro-camera3

 

SLOT SIM CARD & MEMORY CARD (HYBRID)

Redmi Pro dibekali 2 slot SIM yg bisa diakses dari samping karena backpanel Redmi Pro tidak bisa dibuka akibat penggunaan batre tanam (non-removable) dan casing metal-unibody

Sama seperti kompetitor lainnya di kelas harga 3 juta, kedua slot SIM card nya bisa menggunakan sinyal 4G, jadi bukan cuma slot sim 1 saja yg bisa 4G.

Dengan dual 4G+4G ini, maka pengguna Redmi Pro akan merasakan kenyamanan untuk berganti-ganti paket internet operator kedua SIM cad. Karena kedua slot-nya support 4G, jadi tidak perlu lagi repot-repot mencopot dan memindahkan SIM card antar slot.

smartphone-xiaomiredmipro-hybridslot

HYBRID SLOT DAN KELEMAHANNYA

Sama seperti Redmi Note 4, Redmi Pro juga dibekali slot memory card. Namun sayangnya slot memory card tersebut jenis Hybrid yg artinya memakai tempat slot SIM2. Ini artinya jika anda menggunakan 2 SIM card, maka anda tidak bisa menggunakan lagi memory card.

Design Hybrid slot adalah suatu kekonyolan yg fatal dalam industri smartphone, karena dewasa ini mayoritas pengguna menggunakan 2 atau lebih nomor dari operator yg berbeda, dan memory card tetap diperlukan oleh banyak orang untuk memudahkan penyimpanan data dan keamanan data.

Dengan design hybrid slot ini konsumen dihadapkan pada pilihan ibarat memakan buah simalakama. Kalau memilih pakai 2 simcard harus membuang memory card, kalau memilih pakai memory card harus membuang salah satu SIM card.

Penggunaan hybrid slot ini merupakan sebuah kemunduran tragis yg patut ditangisi, mengingat Redmi Note 2 justru tidak menggunakan hybrid slot. Kelemahan fatal ini juga membuat beberapa orang membatalkan pembelian Redmi Note 4 dan akhirnya memilih Lenovo Vibe K4 Note yg memiliki 2 slot SIM card + slot memory card

USB PORT

Salah satu keunggulan utama Redmi Pro adalah digunakannya konektor USB type-C, bukan Micro-USB seperti pada kebanyakan smartphone android.

KONEKTOR MICRO-USB ADALAH CONTOH DESIGN GAGAL & BIANG KEROK BERBAGAI MASALAH
Salah satu kelemahan utama konektor Micro-USB yang umum digunakan pada banyak handphone adalah fisiknya sangat ringkih dan mudah rusak karena ukurannya yang kecil & tipis. Sering sekali kejadian dimana konektor micro USB menjadi longgar dan akhirnya sulit konek.
Dan karena micro-USB posisinya juga tidak boleh terbalik, sering sekali kejadian dimana lubang konektor jebol & hancur karena ada pengguna yg ngotot memasukkan posisi konektor dalam posisi terbalik.
Sering pula ditemukan kasus dimana konektor Micro USB kondisinya bengkok dan lubangnya jebol karena penggunnya memaksa menancapkan konektor dalam posisi yang terbalik.

Anak kecil maupun orang dewasa yang kondisinya sedang mengantuk atau terburu-buru sering sekali memaksa menancapkan konektor micro USB dalam posisi terbalik yang berakibat pada patahnya konektor atupun jebolnya lubang konektor.
Di berbagai tempat servis handphone, sudah banyak ribuan smartphone yg mengalami problem di konetor USB nya akibat kesalahan penggunaan.

Jadi siapakah yg salah disini?
Jelas yg salah adalah produsen yg merancang design konektor micro USB yg posisinya tidak boleh terbalik, sehingga memungkinkan penggunanya untuk merusak konektor tersebut bila menancapkannya dalam posisi terbalik.

Sebuah design yg bagus adalah sebuah design produk yang bisa digunakan dalam posisi apapun sekalipun terbalik.
Ketika ada sebuah produk yg memasangnya tidak boleh terbalik berarti designnya jelek, karena membuka peluang bagi penggunanya untuk melakukan kesalahan.

Jadi bila sampai terjadi kerusakan karena konsumen terbalik menancapkan, yg  patut divonis bersalah & dihukum adalah perancang produknya, bukan konsumennya. Sebab Konsumen adalah Raja, dan Raja tidak bisa & tidak boleh disalahkan.
Intinya, kalau ada produk yg rusak karena kesalahan penggunanya, yg pertama harus disalahkan adalah perancang produknya mengapa merancang design yg memberi peluang bagi penggunanya untuk melakukan kesalahan.

Design konektor Micro USB jelas-jelas terbukti mengundang & memberi peluang bagi penggunanya untuk berbuat kesalahan, sehingga seharusnya konektor semacam ini diHaramkan penggunaannya di semua smartphone. Produsen smartphone yg mengaplikasikan konektor Micro USB pada produknya berarti juga terlibat dalam perbuatan dosa ini.
Untuk terhindar dari dosa, seharusnya mereka meggunakan konektor USB type C seperti di bawah ini, dan bukannya konektor Micro USB yg merupakan design gagal.

smartphone-xiaomiredmipro-usb

USB TYPE C HADIR SEBAGAI PENEBUS DOSA YANG DILAKUKAN MICRO-USB

Konektor USB type-C hadir sebagai penebus semua dosa & kesalahan yg telah dibuat oleh perancang Micro-USB.
Design USB type C tidak memberi peluang adanya kesalahan penggunaan. Karena konektor USB type C bisa dipasang terbalik, sebagaimana colokan listrik di tembok anda, tidak pernah masalah posisi lubangnya terbalik. Memang seperti itulah contoh sebuah design yg benar, tidak memberi peluang terjadinya kesalahan pemasangan oleh penggunanya.
Sekali lagi harap diingat bahwa bila terjadi kesalahan pengunaan suatu produk maka yg harus divonis bersalah adalah pembuat produknya, karena telah menciptakan design yg membuka peluang terjadinya kesalahan penggunaan.

Redmi Pro telah mengadopsi konektor USB type C yang lebih aman & nyaman digunakan ketimbang Micro-USB yang sarat dengan dosa & masalah. Ini adalah salah satu keunggulan penting Redmi Pro jika dibandingkan dengan Redmi Note 4 yang masih menggunakan konektor Micro-USB seperti mayoritas smartphone pada umumnya

Kecepatan transfer maximum USB type C juga lebih tinggi daripada konektor Micro USB

Lokasi port USB Redmi Pro terletak di bagian bawah, tepat ditengah-tengah diantara 2 buah lubang grill.

Smartphone ini sudah mendukung USB OTG, jadi anda bisa menancapkan flashdisk untuk membaca maupun mentransfer file dari/ke smartphone anda.

USB OTG adalah fitur penting bagi pebisnis yg sering bertukar file bisnis dengan koleganya. USB OTG bahkan merupakan fitur wajib bagi para maniak movie yg sering berbarter koleksi film dengan komunitasnya ketika kopi darat.
Apalagi dengan mandulnya slot memory card pada Redmi Pro bila anda menggunakan Dual SIM, menjadikan penggunaan Flashdisk OTG menjadi suatu kewajiban penting bagi kolektor movie HD yg memakai smartphone ini.

Namun sayangnya Xiaomi tidak menyertakan kabel USB OTG dalam paket penjualannya, sehingga anda harus membelinya sendiri. Kabel USB OTG tidak perlu dibeli bila flashdisk yg digunakan jenis OTG yg menggunakan port Micro USB.

 

BATERE

Kapasitas batre yg besar merupakan keunggulan utama sekaligus nilai jual utama dari Redmi Pro. Dengan berbekal batre tanam (non-removable) sebesar 4050mAH, membuat Redmi Pro mampu bertahan lebih dari satu hari untuk pemakaian normal.

Sekalipun Redmi Pro menggunakan batre berkapasitas besar, namun ini tidak membuat ukuran fisiknya jadi tebal. Bahkan secara fisik, Redmi Pro termasuk tipis. Hal ini dimungkinkan karena Xiaomi menanamkan batre jenis High Density dengan rasio 690Wh/L, sehingga Redmi Pro tetap tipis meskipun kapasitas batrenya 4050mAH.

Redmi Pro dibekali fitur Fast Charging untuk mempersingkat waktu pengisian batre. Ini merupakan fitur penting mengingat batre Redmi Pro berkapasitas besar dan akan membutuhkan waktu lama jika tidak ada fitur quick charging.

Fitur Fast Charging pada Redmi Pro menggunakan teknologi Pump Express + yang dikembangkan oleh Mediatek untuk menyaingi fitur Quick Charging dari Qualcomm.
Mediatek mengklaim fitur Pump Express+ ini mampu mempercepat proses charging batre untuk mencapai  75% dalam waktu cuma 30 menit, namun dengan syarat harus digunakan charger khusus yang mendukung Fast Charging dengan daya diatas 3A. Padahal charger bawaan Redmi Note 3 adalah charger standard 2A biasa, sehingga kecepatan chargingnya tentu tidak akan sefantastis itu, sekalipun juga termasuk cepat jika dibandingkan dengan smartphone yang tidak dibekali fitur fast charging 

Dengan adanya fitur fast charging, hanya diperlukan waktu 2 jam untuk mengisi penuh batre 4050mAH dari kosong hingga penuh. Tidak terlalu jauh beda dengan waktu yg diperlukan mengisi penuh batre 2500mAH tanpa fast charging.
Untuk mencharge batre Redmi Pro dari kondisi kosong hingga penuh 50% hanya dibutuhkan waktu 30 menit saja, dengan menggunakan charger standard bawaan.  

Redmi Pro dengan batre 4050mAH ini merupakan pilihan yg jauh lebih baik ketimbang ASUS Zenfone Max yg dibekali batre 5000mAH tapi prosesornya lemot, harganya lebih mahal, dan tidak mendukung fitur fast charging.

 smartphone-xiaomiredmipro-battery

GPS & GLONASS

Xiaomi Redmi Pro dibekali fitur GPS yang komplit, yaitu mendukung A-GPS dan juga GLONASS yg merupakan teknologi satelit Rusia. Keunggulan ini menjadikan GPS pada Redmi Pro mampu me-lock lebih cepat ketimbang kompetitornya yg tidak dibekali GLONASS

GLONASS adalah teknologi GPS yang menggunakan satelit Rusia. Dalam bahasa Rusia, GLONASS adalah singkatan dari “Globalnaya Navigazionnaya Sputnikovaya Sistema” alias “Global Navigation Satellite System”.
GLONASS adalah teknologi GPS dari Russia yg populer di smartphone kelas atas. Smartphone yg GPS nya mendukung GLONASS akan lebih cepat & akurat
Perangkat GPS dan Smartphone yg GPS-nya mendukung fitur GLONASS akan lebih cepat menemukan (locking) satelit navigasi dan lebih akurat juga. Hal ini disebabkan karena dari sekitar 55 buah satelit navigasi yg mengitari planet bumi , 50% adalah satelit milik negara Rusia yg hanya bisa diakses dengan perangkat GPS yang mensupport GLONASS.

Teknologi GLONASS ini sangat gencar dipromosikan oleh presiden Vladimir Putin kepada dunia, dan akhirnya diadopsi oleh banyak produsen smartphone. Selain itu GLONASS juga dipakai untuk keperluan militer Rusia (Semua tentara Rusia dibekali perangkat GLONASS di badannya). Oleh karena itu Rusia sangat sering mengupdate teknologi GLONASS nya dengan meluncurkan berbagai satelit GLONASS baru ke luar angkasa setiap tahunnya.

smartphone-xiaomiredmipro-glonass

 

TOMBOL NAVIGASI

Redmi Pro menggunakan tombol fisik Home seperti pada smartphone Samsung & Oppo. Sedangkan tombol Recent & Back berjenis capacitive. Tombol capacitive-nya memiliki cahaya backlight warna putih sehingga memudahkan kita untuk menggunakannya ketika di tempat gelap.
Adanya backlight di tombol navigasi terkesan sepele namun penting demi kenyamanan menggunakan smartphone.
Ironisnya tidak banyak handphone di kelas 3 jutaan yg memiliki backlight di tombol navigasinya, Samsung dan Lenovo adalah salah satu contoh produsen yg beberapa tipe smartphonenya tidak memiliki lampu backlight pada tombol navigasinya.

Tombol homenya dapat difungsikan secara fisik (ditekan) atapun secara capacitive (disentuh). Pilihan pengaturannya ada di bagian menu.
Selain itu tombol Home tersebut juga merangkap sebagai finger print scanner.

 

KEUNGGULAN LAINNYA

1. Casing Metal-Unibody dengan tampilan design yang lebih bagus

Salah satu nilai jual Redmi Pro adalah tampilan design casing yang secara estetika terlihat mewah. Berbeda dengan casing Redmi Note 3 Pro yg masih terkesan murahan, Redmi Pro memiliki design dan letuk kontur casing jauh lebih mewah ketimbang berbagai tipe Xiaomi lainnya. Terutama adanya lubang grill di sisi bawah dan dua buah garis antena external membuat Redmi Pro terlihat sangat berbeda dengan Redmi Note 3 Pro.

2. Tombol fisik Home ala Samsung

Salah satu keunggulan utama Redmi Pro dibanding tipe Xiaomi lainnya adalah adanya tombol fisik Home. Selain bermanfaat untuk mendongkrak tampilan menjadi mirip smartphone Samsung, adanya tombol fisik menghilangkan resiko tertekannya tombol Home secara sengaja. Meski demikian, bagi yang lebih terbiasa menggunakan tombol capacitive Home, fungsi Home bisa diaktifkan cukup dengan menyentuh saja tanpa harus menekan tombol secara fisik. 

3. Dual Apps

Keungulan utama digunakannya MIUI 8 pada Redmi Pro adalah adanya fitur Dual Apps yang memungkinkan kita untuk memilki 2 aplikasi yg sama (namun dengan akun berbeda) dalam 1 handphone.
Jadi dengan fitur ini anda bisa memiliki 2 WhatsApp, 2 BBM, 2 Facebook, 2 LINE, dll.

Fitru ini sangat cocok bagi anda yg memiliki 2 akun berbeda untuk WA, BBM, FB, dll, tanpa harus membeli handphone tambahan.
Icon aplikasi yg di-clone akan muncul dengan tanda warna oranye di pojok icon-nya.

4. Second Space

Keungulan utama digunakannya MIUI 8 pada Redmi Pro adalah adanya fitur Second Space yang membuat kita serasa memiliki 2 handphone dalam 1 handphone.
Second Space memungkinkan kita untuk membuat profile pengguna kedua dimana disitu berisi semua aplikasi dan account yang sama sekali berbeda dengan profile pengguna pertama. Anda bisa memindahkan semua file & aplikasi dari First Space ke Second Space. Anda juga bisa membikin Google account yg berbeda di Second Space.

Fitur ini cocok bagi pria/wanita peselingkuh yang ketika sampai di rumah dia akan men-switch ke Second Space yg isinya aplikasi WhatsApp, BBM, Facebook, Inbox SMS yg sama sekali berbeda dengan yang ada di Space utama. 

5. Fingerprint scanner

Keunggulan lain yang pada Redmi Pro adalah adanya fingerprint scanner yang lokasinya pada tombol mekanik Home di bagian depan. Kompetitor di kelas harganya yg dibekali fingerprint scanner hanya Lenovo K4 Note dan ASUS Zenfone 3 Max. Sementara Samsung J7 maupun ASUS Zenfone 2 tidak memiliki fitur Fingerprint scanner

Dengan adanya fingerprint scanner anda bisa meng-unlock smartphone cukup dengan hanya menempelkan jari anda. Tidak hanya itu saja, finger print scanner ini juga bisa difungsikan untuk mendukung fitur security seperti mengunci aplikasi dan mengakses hidden folder. .

Fingerprint scanner pada Redmi Pro juga dapat melakukan fungsi “Black Screen Unlock” yg dapat menggantikan fungsi Tap to Wake untuk membangunkan smartphone dari kondisi standby. 

6. Fitur Tap to Wake

Fitur yg sangat bermanfaat pada Redmi Pro dan tidak ada pada Redmi Note 3 Pro adalah “Knock to Light” alias “Double Tap to Wake” yg bisa membangunkan smartphone dari kondisi standby dengan cara men-tap layar 2x. Ini adalah fitur yg sangat berguna karena bisa mengurangi penggunaan tombol power untuk meyalakan layar yang sering menjadi penyebab rusaknya tombol power. Silahkan anda tanya ke tukang servis handphone betapa banyak kasus handphone yg rusak tombol powernya karena keseringan digunakan untuk menyalakan layar. Dan mungkin bahkan anda sendiri pernah mengalaminya.

7. Infrared transmitter

Selain itu Redmi Pro juga dibekali IR transmitter seperti kebanyakan smartphone Xiaomi lainnya. Fitur ini memungkinkan smartphone ini menjadi remote control untuk seluruh peralatan rumah tangga anda yg menggunakan IR, seperti TV, AC, home audio dll.
Fitur infrared transmitter ini juga tidak ada pada semua kompetitornya.

8. Internet Speed Indicator

Fitur penting yang juga ada pada Redmi Pro adalah adanya Internet Speed Indicator di status bar yang menampilkan kecepatan koneksi internet. Ini sangat penting untuk mengetahui kualitas koneksi internet secara real-time . Jadi ketika terjadi kelemotan anda bisa mengetahui sebabnya karena jaringan atau sebab lain. Fitur ini juga ada pada Lenovo K4 Note.

9. Dukungan kacamata VR 3D.

Kompatibilitas dengan kacamata 3D Virtual Reality juga merupakan fitur unggulan dari Redmi Pro. Berbeda dengan mayoritas handphone yang seringkali tidak dilengkapi fitur gyroscope, magnetometer, dan accelerometer yang lengkap, Redmi Pro memiliki fitur ini secara lengkap. Oleh karena itu Redmi Note 4 mampu digunakan sebagai perangkat 3D Virtual Reality, dengan menggunakan asesoris kacamata VR seharga 200 ribuan ataupun kacamata Google cardboard yang gratisan.

smartphone-xiaomiredmipro-vr

Sementara itu pengguna Samsung Galaxy J7 banyak yang menangis histeris ketika menyadari bahwa handphone mereka tidak bisa berfungsi normal ketika digunakan dengan kacamata VR yang sudah terlanjur dibeli. Itu akibat banyaknya fitur pendukung yang disunat pada handphone yg cukup populer tersebut.

Bila anda ingin memperoleh kacamata VR dengan harga sangat murah, di bursa barang bekas juga banyak kacamata VR yg dijual oleh pengguna smartphone Samsung yang matanya sembab & berkaca-kaca akibat semalaman menangis kecewa menyesali kesalahan mereka. Anda bisa mendapat harga murah dari orang yg kondisi mentalnya sedang down seperti itu

KELEMAHAN LAINNYA

Setelah membahas beberapa kelemahan utama Redmi Note 4 yg telah diulas diatas, kini tiba saatnya membahas kekurangan lainnya.

1. Tidak mendukung NFC

Sebagai sebuah smartphone yg berada di kisaran harga 3juta dan penggunanya kebanyakan kalangan menengah ke atas, tidak adanya dukungan NFC pada Redmi Pro adalah suatu kesalahan tragis & fatal.

NFC memberikan banyak kemudahan konektivitas dengan berbagai perangkat lain, dan manfaat utama NFC adalah sebagai sarana transaksi pembayaran.

Di luar negeri, NFC sudah menjadi standard umum untuk pembayaran, dan di Indonesia juga sudah banyak diaplikasikan. Kartu Flazz BCA, Mandiri e-Money, dan Mandiri e-Toll adalah kartu yg mendukung NFC. Sehingga dengan smartphone yg mendukung NFC, cukup menempelkan kartu tersebut ke smartphone untuk melakukan berbagai transaksi seperti cek saldo, tambah saldo, pembayaran, dll.

Jadi sangat disayangkan Redmi Pro tidak dibekali fitur NFC yang dianggap cukup penting bagi kalangan pengguna smartphone 3jutaan.
Oleh karena itu pengguna yg membutuhkan fitur NFC ada baiknya memilih Lenovo Vibe K4 Note yg jelas-jelas dibekali fitur NFC dan harganya nyaris sama.

2. Penggunaan Hybrid Slot

Kelemahan utama dari Redmi Pro adalah penggunaan slot jenis Hybrid, dimana slot memory card memakan tempat slot SIM 2. Sehingga jika anda menggunakan 2 SIM Card, maka anda tidak bisa menggunakan memory card. Namun untungnya Redmi Pro ini tersedia dalam versi 64GB (dan juga 128GB) sehingga anda tidak perlu lagi membeli memory card.

Memang kebanyakan smartphone terbaru umumnya menggunakan hybrid slot (misal: Samsung S7 edge), bahkan ada yg tidak memiliki slot memory card sama sekali (misal: Iphone). Namun kelemahan tetaplah kelemahan yg tidak boleh dilupakan. Oleh karena itu, sebagai konsekuensi penggunaan Hybrid Slot ini, maka disarankan bagi pengguna Dual-SIM untuk tidak membeli Redmi Note 4 varian 3GB/32GB sekalipun lebih murah, karena ukuran internal storage 32GB sangatlah tidak memadai bagi pengguna Dual-SIM yg harus hidup tanpa memory card.

3. Tidak ada fitur Swap Memory

Kelemahan lain dari Redmi Pro adalah absennya fitur swap memory. Hal ini cukup mengherankan karena biasanya smartphone china selalu dibekali fitur swap memory yg memungkinkan memory card dijadikan sebagai internal memory.

Tanpa adanya fitur swap memory ini, maka smartphone tetap akan mengalami kekurangan memory sekalipun anda memasang memory card sebesar apapun. Karena aplikasi & game tidak akan bisa dipindah total ke memory card bila fitur swap memory tidak ada

Dengan kata lain, kapasitas memory untuk aplikasi dan game tetap hanya akan mengandalkan internal storage yg 64GB itu, karena memory card hanya bisa untuk menyimpan file gambar, foto, video, dan multimedia lainnya saja. Jadi jangan harap membeli memory card tambahan akan bisa menyembuhkan problem “not enough memory” ketika men-download aplikasi & game dari Playstore. Problem itu akan tetap ada sebesar apapun memory card yg anda pasang.

Kekurangan semacam ini tidak terjadi pada Lenovo Vibe K4 Note karena dibekali fitur swap memory yang membuat download aplikasi & game seolah tanpa batas, tergantung kapasitas memory card yg dipasang. Jadi bagi yg doyan mendownload & menjajali semua aplikasi & game di playstore jelas pilihan yang tepat bukanlah Redmi Pro tapi Lenovo Vibe K4 Note.

Meski demikian, karena Redmi Pro sudah menggunakan OS Marshmallow, maka fitur memory swap bawaan OS Marshmallow bisa saja digunakan. Namun kelemahannya fitur memory swap Marshmallow adalah, ketika memory card sudah dijadikan sebagai memory internal, maka memory card tersebut menjadi ter-enkripsi dan tidak bisa lagi dibaca lagi dengan komputer/laptop bila menggunakan card reader.

 

MASKOT XIAOMI & PROPAGANDA KOMUNISME YANG MEMBUAT RESAH AMERIKA

Mayoritas perusahaan selalu memiliki maskot untuk keperluan sosialisasi branding produk mereka, tidak terkecuali Xiaomi.

Xiaomi menggunakan maskot kelinci dengan atribut pakaian yg terinspirasi dari Lei Feng, tokoh pejuang komunis china di era 1960-an. Bila kita menilik sejarah komunisme, topi bulu berlogo bintang merah memang merupakan simbol atribut pejuang komunis. Dan penggunaan maskot ber-atribut komunis ini tidaklah mengherankan karena memang Xiaomi adalah produsen yg mendukung dan memiliki perwakilan di Partai Komunis China.

Xiaomi menjual boneka maskot ini dengan berbagai model dan cukup laris dan diminati karena bentuknya yg lucu.

smartphone-xiaomiredminote2-leifeng

Namun, negara seperti Amerika yg sangat alergi dengan komunisme, menganggap maskot Xiaomi ini adalah propaganda komunisme terselubung, dan meminta logo bintang merah pada maskot Xiaomi dilepas. Kongres Amerika juga menganggap topi bulu “ushanka” yg digunakan oleh kelinci maskot Xiaomi adalah topi khas pejuang komunis yg dapat memperkenalkan budaya komunisme pada remaja. Hal ini menjadi alasan bagi amerika untuk mengganjal penjualan Xiaomi di Amerika, selain juga mempermasalahkan masalah pelanggaran paten.

Ketakutan Amerika ini sebenarnya didasarkan karena kekhawatiran Amerika akan daya saing Xiaomi terhadap produk andalan Amerika yaitu Apple. Di negara China sendiri, Apple penjualannya sudah kalah jauh dibanding Xiaomi. Oleh karena itu, topik komunisme mulai diangkat di kongres Amerika untuk mengganjal Xiaomi. Selain itu, isyu-isyu keamanan nasioanal Amerika juga mulai diangkat dengan menyatakan bahwa smartphone Xiaomi ditanami software yg mengirim data-data penggunanya ke server milik rezim komunis China.

smartphone-xiaomiredminote2-applesamsung

Pada tahun 2015-1016, p enjualan Apple di China kalah oleh Xiaomi. Bahkan penjualan Samsung tersungkur hancur di peringkat 6

Sementara itu, Indonesia yg juga alergi dengan komunisme (PKI), tidak memiliki reaksi serupa dalam menyikapi hubungan Xiaomi dengan komunisme. Di Indonesia, Xiaomi malah bisa bekerjasama dengan operator BUMN yaitu Telkomsel, mungkin karena ketertarikan Xiaomi dengan warna merah Telkomsel yg merupakan warna khas China. Sepertinya Indonesia lebih bijak ketimbang Amerika yg mengaitkan smartphone dengan ancaman komunisme. Karena beberapa partai indonesia seperti Partai Golkar dan PDIP juga menjalin hubungan dengan Partai Komunis China, tapi hanya untuk masalah bisnis saja, bukan untuk penyebaran ideologi komunisme yg membahayakan bagi Indonesia.

 

PROBLEM UTAMA REDMI PRO ADALAH MASALAH GARANSI

Redmi Pro sesungguhnya merupakan smartphone yang nyaris sempurna dalam hal spek, harga maupun design.  Kelemahan utamanya hanyalah masalah garansi.

Seperti telah banyak diketahui sebagian orang, permasalahan utama pada smartphone Xiaomi di Indonesia adalah masalah garansi. Karena mayoritas smartphone Xiaomi yg dijual di Indonesia adalah barang ber-garansi non-resmi alias garansi toko/distributor yang selalu ruwet proses klaimnya.
Kalaupun ada smartphone Xiaomi yg bergaransi resmi, hanya beberap tipe tertentu saja dan umumnya adalah tipe low-end alias kelas bawah yang kurang menarik. Sementara Redmi Pro adalah tipe menengah-atas yang semuanya tidak bergaransi resmi.

Masalah garansi ini bertambah runyam ketika sinyal 4G di beberapa tipe Xiaomi dilumpuhkan karena Xiaomi sempat menolak membangun pabrik di Indonesia. Sehingga untuk memenuhi aturan TKDN (Tingkat Kandungan komponen Dalam Negeri) yg diberlakukan untuk smartphone 4G di Indonesia, maka beberapa tipe smartphone Xiaomi harus dilumpuhkan sinyal 4G nya agar bisa masuk Indonesia. Untungnya Redmi Pro bukan termasuk salah satu tipe yang dilumpuhkan sinyal 4G nya. (yang dilumpuhkan adalah Redmi Note 3 Pro)
Walaupun Xiaomi akhirnya mulai membuat pabrik perakitan di Batam, tapi itu masih untuk tipe low end saja. Jadi tipe menengah-atas seperti Redmi Pro jelas masih belum ada yg bergaransi resmi. Berbeda dengan Samsung yg tipe paling atasnya seperti S7 Edge bahkan sudah Made in Indonesia.

Berdasar pengalaman banyak orang, anda tidak bisa berharap banyak dari proses klaim garansi Xiaomi non-resmi ini. Karena klaim garansi non-resmi biasanya prosesnya ruwet, bertele-tele, saling ngotot, saling tuding, saling tuduh, dan biasanya berakhir tragis di ping-pong tanpa kejelasan, bahkan terkadang konsumen yg justru dipermalukan & divonis sebagai pembeli barang non-resmi dengan ucapan: “beli barang murah kok mau selamat”.

HANDPHONE NON-RESMI BERMANFAAT MEMPERTEBAL KEIMANAN KITA
Ketika memutuskan membeli Xiaomi non-resmi, rajin-rajinlah berdoa agar jangan sampai ada musibah & cobaan menimpa handphone anda. Secara tidak langsung itu bermanfaat mempertebal keimanan anda. Karena kalau sampai cobaan itu datang, anda memang harus bersiap untuk kehilangan.

Akibat keruwetan seputar garansi Xiaomi non-resmi, makanya beberapa toko dari awal memperingatkan calon pembeli Redmi Pro dengan menyatakan barang tersebut sesungguhnya tidak ada garansinya, sekalipun tertempel stiker garansi 1 tahun. Ini dilakukan agar toko tersebut diluputkan dari komplain customer

Jadi bila anda memutuskan membeli Redmi Pro non-resmi, anggap saja bahwa anda sesungguhnya sudah menghemat uang cukup banyak karena harga barang non-resmi memang jauh lebih murah. Jadi seandainya rusak, anda harus bersikap “legowo”. Lebih baik anda mempergunakan uang cadangan tadi untuk membayar sendiri biaya servis ketimbang berharap servis gratis dari klaim garansi.

Namun bila anda mau menuruti saran seperti gambar dibawah ini, silahkan berharap servis gratis dari proses klaim garansi Redmi Pro non-resmi. Kemungkinan besar smartphone Redmi Pro anda yg rusak malah akan diganti baru. Selamat mencoba !

smartphone-xiaomiredminote4-garansi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Review Gadget & Teknologi

Review SmartphoneReview Camera & LensaReview Console & Portable Gaming         The Eye of RE         Review PC & LaptopReview PC & LaptopReview PC & Laptop

"In Hoc Signo Vides"
Behold The Eye of RE