reviewtip2.jpg (5487 bytes)

ASUS

OVERCLOCKING RADEON 9500 & 9700 redball.gif (916 bytes)
Pesta pemakaman Geforce4

  Artikel ditulis oleh: Budz Kay - 15 Mei 2003

Radeon 9500 & 9700 adalah videocard yg membawa ATI kepada puncak kejayaannya. Dengan harga yg lebih murah drpd produk Nvidia dan kemampuan overclock yg lebih dahsyat, kedua videocard ini adalah pasangan yg sanggup memporak-porandakan dinasti Nvidia, sekaligus menutup peti mati Geforce 4.

Masih banyak orang mengira bahwa Nvidia adalah penguasa utama di dunia videocard. Kata "Geforce" masih sering meluncur dari bibir para konsumen komputer. Padahal selain Nvidia, juga ada ATI yg akhir-akhir ini telah berhasil menelurkan videocard yg performanya menghebohkan dunia.
Banyak orang yg mengira bahwa ATI adalah pemain baru. Padahal justru di dunia videocard ATI lebih dulu exist dibanding Nvidia. Orang-orang lebih mengenal Nvidia karena produsen ini memang berkonsentrasi di segment Retail, sedangkan ATI lebih berkonsentrasi di pasar OEM & Notebook yg dari sisi bisnis menghasilkan lebih banyak uang drpd sektor retail. Lihat saja, hampir semua komputer built-up dan notebook menggunakan videocard ATI. Dari sini saja sudah terlihat betapa besar ladang uang yg dimiliki ATI.
Namun semenjak 2 tahun terakhir ATI ikut terjun ke pasar Retail, dan dampaknya langsung terasa kepada Nvidia. Dengan didukung kekuatan finansial yg lebih besar & pengalaman yg lebih lama, cukup mudah bagi ATI utk menghancurkan dominasi Nvidia dari pasar retail.
Runtuhnya dominasi Nvidia ini terbukti dari laporan para analis ekonomi baru-baru ini yg menyatakan bahwa market-share Nvidai mulai habis digerogoti oleh ATI.

Sebenarnya kepanikan yg melanda Nvidia sudah dimulai ketika mereka sempat gagal mengejar kecanggihan teknologi videocard ATI. Disaat Radeon 9500 & 9700 sudah beredar di pasaran, produk baru Nvidia harus terhambat oleh berbagai macam kendala, mulai dari problem panas hingga problem di proses produksi.
Radeon 9700PRO sudah menjadi barang umum yg sudah lama beredar di pasaran, namun hingga kini di pasaran hanya beredar GeforceFX 5200 dan 5600 yg kemampuannya bahkan dibawah Radeon9500 dan Geforce4 Ti4600.
Belum selesai Nvidia menggembar-gemborkan GeforceFX 5800 Ultra (NV30), Radeon 9800PRO yg lebih unggul malah lebih dulu beredar di pasaran. Kini utk mengejar ketertinggalannya Nvidia meluncurkan GeforceFX 5900 Ultra (NV35), namun keberadaan videocard baru ini di pasaran juga masih tanda tanya, mengingat akhir-akhir ini Nvidia selalu TELAT meluncurkan produk baru di pasaran. Selain itu harganya yg mahal ($500 ke atas) tentu akan membuat keberadaannya cukup jarang.


Sapphire Radeon 9500 & 9700 : Harganya murah dan kemampuan overcloknya hebat

Radeon 9500 = $150      Radeon 9500PRO = $190
Radeon 9700 = $280      Radeon 9700PRO = $380

Anehnya, di pasaran justru masih banyak Geforce4 Ti 4200/4600 yg jelas-jelas saat ini ibarat daging busuk yg sudah dikerumuni lalat.
Konyolnya lagi, masih ada saja orang yg berminat pada barang kadaluwarsa seperti Geforce 4 ini.
Setahun yg lalu Geforce4 Ti ini memang berhasil mengalahkan Radeon 8500. Videocard buatan Nvidia ini sempat menjadi RAJA untuk beberapa lama. Namun semenjak kehadiran Radeon 9500 & 9700, Geforce4 Ti telah berubah menjadi seonggok mayat yg menyebarkan hawa busuk.
Hanya konsumen yg mengalami gangguan panca indera yg ngotot memasukkan Geforce4 Ti ke dalam komputernya.

Beberapa orang masih juga menyangsikan apakah Radeon 9500 masih sanggup mengalahkan Geforce4 Ti 4600. Kita lihat saja nasibnya pada benchmark yg akan dibahas lebih lanjut...

redball.gif (916 bytes)SAPPHIRE: RAJA OVERCLOCK

Selain ATI sendiri, cukup banyak produsen lain yg membuat videocard Radeon. Nama-nama seperti Hercules, Gigabyte, Powercolor, Tyan, FIC adalah beberapa diantaranya. Namun produsen yg terkenal akan kemampuan overclock dan harga yg terjangkau adalah Sapphire.
Hampir sebagian besar overclocker menggunakan videocard buatan Sapphire. Meski harganya lebih murah dibanding yg lain, namun sudah terbukti bahwa kemampuan overclocknya hebat.
Sapphire bahkan sempat membuat Radeon 9500 yg menggunakan board Radeon 9700, yg akhirnya membuat ATI kalang kabut karena Radeon 9500 tersebut dapat dirubah menjadi Radeon 9700. Walaupun ATI akhirnya melarang keras tindakan seperti itu, namun ini telah membuktikan dedikasi Saphire terhadap kaum overclocker.

Saya lebih menyarankan membeli Radeon 9500 / Radeon 9700 utk dioverclock.
Radeon 9500PRO tidak saya sarankan karena performa Radeon 9500PRO dapat mudah anda dapatkan dgn Radeon 9500 yg harganya lebih murah. Anda juga dapat merubah Radeon 9500 menjadi Radeon 9500PRO.

Dengan membeli Radeon 9500 anda akan menghemat $40. (Radeon 9500PRO lebih mahal $40).
Begitu pula Radeon 9700PRO tidak saya sarankan sebab selain sangat mahal, Radeon 9700 dapat DENGAN MUDAH dirubah menjadi 100% sama dengan Radeon 9700PRO.
Dengan membeli Radeon 9700 anda akan menghemat $100 (Radeon 9700PRO lebih mahal $100).

 

redball.gif (916 bytes)RADEON 9500 & 9700: WAJAH SANG PEMBUNUH


Sapphire Radeon 9700

Bagi yg belum pernah menyaksikan Radeon 9500 & 9700, pada gambar disamping anda dapat melihat foto Radeon 9700 buatan Sapphire yg warnanya sama seperti warna board BBA (Built By ATI).
Seperti telah saya katakan sebelumnya, Sapphire juga mengeluarkan Radeon 9500 yg menggunakan board 9700, bentuknya juga sama persis seperti foto disamping.

Pada gambar dibawah anda bisa lihat spesifikasi teknis Radeon 9500, 9500PRO, 97800, 9700PRO.
Semua seri Radeon tesebut menggunakan core yg sama, yaitu core R300 yg bentuknya mirip PIII Coppermine & AthlonXP.


Spesifikasi teknis Radeon 9500, 9500 Pro, 9700, 9700 Pro

Jenis memory interface : 256-bit  (L-Shape) & 128-bit (I-shape)

 

Perbedaan mendasar Radeon seri 9500 dengan 9700 adalah memory interfacenya. Radeon 9500 & 9500PRO menggunakan memory interface 128-bit (sama seperti Geforce 4 Ti). Sedangkan Radeon 9700 & 9700PRO menggunakan memory interface 256-bit.
Jenis memory interface yg dipakai bisa dilihat dari struktur penempatan memory pada videocard. Anda dapat melihat perbedaanya pada gambar disamping kanan...

Seperti telah dikatakan sebelumnya, Sapphire juga membuat Radeon 9500 yg menggunakan memory interface 256-bit (menggunakan board Radeon 9700). Walapun akhirnya dilarang oleh ATI, namun Radeon 9500 jenis ini sempat beredar di pasaran Indonesia.
Semenjak dilarang oleh ATI, Radeon 9500 yg diproduksi Sapphire akhirnya menggunakan board asli Radeon 9500 (memory interface 128-bit). Jadi tipe inilah yg nanti paling banyak ditemukan di pasaran.

Untuk lebih memahami perbandingan spesifikasi teknis antara seri-seri Radeon dengan Geforce4, dapat anda simak pada tabel dibawah ini....

Radeon 9800 PRO Radeon
9700 PRO
Radeon
9700
Radeon 9500 PRO Radeon 9500 Geforce 4
Ti 4600
Radeon 8500
Harga $425 $380 $270 $180 $160 >$220 <$100
Core name R350 R300 R300 R300 R300 NV25 R200
Manufacturing process 0.13 0.15 0.15 0.15 0.15 0.15 0.15
Jumlah transistor - 110 juta 110 juta 110 juta 110 juta 63 juta 60 juta
Core clock 380 MHz 325 MHz 275 MHz 275 MHz 275 MHz 300 MHz 275 MHz
Memory clock 340 MHz DDR 310 MHz DDR 270 MHz DDR 270 MHz DDR 270 MHz DDR 325 MHz DDR 275 MHz DDR
Memory type 2.8ns 2.8ns 2.8ns / 3.3ns / 3.6ns 3.3ns / 3.6ns 3.3ns / 3.6ns 2.8ns 3.3 ns
Memory size 128MB
256MB
128MB
256MB
128MB
256MB
128MB 64MB
128MB
128MB 64MB
128MB
Memory interface 256-bit 256-bit 256-bit 128-bit 128-bit  
256-bit *
*diskontinyu
128-bit 128-bit
Memory bandwith 21.7 GB/s 19.8 GB/s 17.2 GB/s- 8.6 GB/s 8.6 GB/s 10.4 GB/s 8.8 GB/s
Memory optimization HyperZ III+
(improved)
HyperZ III HyperZ III HyperZ III HyperZ III LMA II HyperZ II
Rendering pipeline 8 8 8 8 4 4 4
Texture unit per pipe 1 1 1 1 1 2 2
Texture per texture uni 8 8 8 8 8 4 3
Vertex shader unit 4 4 4 4 4 2 2
Pixel Shader version 2.0
(F-buffer)
2.0 2.0 2.0 2.0 1.3 1.4
Vertex shader version 2.0
(F-buffer)
2.0 2.0 2.0 2.0 1.1 1.1
DirectX version 9++ 9.0 9.0 9.0 9.0 8.0 8.1
AGP support 1,2,4,8X 1,2,4,8X 1,2,4,8X 1,2,4,8X 1,2,4,8X 1,2,4,8X 1,2,4X

Pada tabel diatas dapat anda lihat bahwan Radeon 9500, 9500PRO, 9700, dan 9700PRO menggunakan core yg sama yaitu R300. Sedangkan Radeon 9800PRO menggunkan core R350. Pada dasarnya core R350 hampir sama dengan R300, selain itu performa R350 pada clock yg sama juga mirip dgn R300. Hanya saja pada R350 ada beberapa penyempurnaan feature (SmartShader 2.1 & SmoothVision 2.1), sehingga tingkat efisiensinya lebih bagus dalam keadaan FSAA enabled.

Harga Radeon 9800PRO dan R9700PRO masih terlalu mahal dan kurang menguntungkan untuk dibeli, sebab dibawah ini akan dijalaskan cara utk mendapatkan performa kedua videocard mahal tsb dengan hanya menggunakan Radeon 9500 & 9700.

 

redball.gif (916 bytes)OVERCLOCKING RADEON 9500: 2 JENIS CARD, 4 TAKDIR BERBEDA


Kalaupun Radeon9500 gagal dijalankan dengan 8-Pipeline, dengan 4-Pipeline anda dapat mengoverclocknya cukup tinggi sehingga performanya masih bisa melewati Radeon 9500PRO standar (8-Pipeline)

Radeon 9500 merupakan kasta terendah & termurah pada seri Radeon berbasis core R300.
Yang membuatnya cukup hina adalah karena core-nya hanya berjalan dengan 4-Pipeline rendering saja.
Karena pada semua R300 tiap pipeline-nya hanya memproses 1 texture saja, maka dengan kondisi 4 pipeline kinerja Radeon 9500 di atas kertas seolah dibawah Geforce4 Ti4600 yg meski juga memiliki 4 Pipeline tapi mampu memproses 2 texture per pipeline.
Namun itu semua diatas kertas, sebab dalam kenyataannya anda nanti akan dapat meruntuhkan dinasti Geforce4 dengan menggunakan videocard Radeon ber-kasta rendah ini.

Ada 2 jenis Radeon 9500:
1. Radeon9500 dengan board Radeon 9700.
Karena menggunakan board Radeon 9700 maka memory interfacenya 256-bit (L-shape). Produsen videocard yg membuat jenis Radeon 9500 seperti ini adalah Sapphire. Karena ATI telah MELARANG penggunaan board Radeon 9700 pada Radeon9500, maka keberadaan Radeon 9500 jenis ini sudah sangat langka.
2. Radeon9500 dengan board resmi Radeon9500.
Ini adalah tipe yg akan paling banyak ditemui, karena board dgn memory interface 128-bit (I-shape) memang secara official ditujukan untuk seri Radeon 9500 & Radeon 9500PRO.

Terhadap 2 jenis Radeon9500 tersebut, dapat dilakukan tindakan SoftMod R9500toR9700, yaitu suatu trik secara Software/Driver yg dapat mengaktifkan semua pipeline pada core Radeon 9500. Dengan begitu core yg semula jalan 4 Pipeline akan berjalan 8-Pipeline seperti pada Radeon 9500PRO, Radeon 9700, dan Radeon 9700PRO.
Softmod dimungkinkan karena mulai dari Radeon 9500 hingga Radeon9700PRO sebenarnya menggunakan core yg SAMA. Hanya saja pada core Radeon9500 cuma 4-Pipeline yg dijalankan. Konon core yg belum/tidak lolos uji 8-pipeline, dibuang oleh ATI ke Radeon 9500. Bila core tersebut memang telah diuji dan rusak sebagian pipeline-nya, maka besar kemungkinan anda akan mendapat artifact atau bahkan hang ketika Softmod dilakukan. Tapi bila itu adalah core yg belum diuji, maka bisa saja core tsb 8-Pipeline-nya berfungsi sempurna. Bila situasi terakhir ini yg terjadi, maka dengan SoftMod anda akan dapat menjalankan 8-Pipeline dgn sempurna (bebas artifact).

Untuk melakukan Soft-Mod seperti diaats anda harus melakukan patch pada driver Catalyst yg akan diinstall, sedangkan utk melakukan overclock ada berbagai macam software yg bisa dipakai antara lain: Riva Tuner, Powerstrip, Rage 3D Tweak, Radeonator, dll.

Karena terdapat 2 jenis Radeon 9500 (board 128-bit & 256-bit), maka ada 4 kemungkinan hasil softmod & overclocking yg dapat anda capai, yaitu:

1. Radeon 9500 berhasil menjadi Radeon 9700.
Kemungkinan ini hanya bisa didapat bila anda mendapat Radeon9500 dgn board 256-bit (keberadaannya sangat langka).
Dengan melakukan Soft-Mod R9500to9700 maka core yg semula 4-Pipeline akan menjadi 8-Pipeline. Bila setelah menjadi 8-Pipeline ternyata tidak terdapat artifact, berarti anda telah sukses mendapat Radeon 9700 dengan clock default 275/270.
Peluang utk mendapatkan hasil seperti ini cukup kecil mengingat jarangnya Radeon 9500 dgn board 256bit.

2. Radeon 9500 berhasil menjadi Radeon 9700PRO
Kemungkian ini hanya bisa didapat bila anda mendapat Radeon9500 dgn board 256-bit. (keberadaannya sangat langka).
Dengan melakukan Soft-Mod R9500to9700 maka core yg semula 4-Pipeline akan menjadi 8-Pipeline. Bila setelah menjadi 8-Pipeline ternyata tidak terdapat artifact dan setelah clock digenjot ke 325/310 juga tidak terdapat artifact, berarti anda telah sukses mendapat Radeon 9700Pro !!.
Peluang utk mendapatkan hasil seperti ini SANGAT KECIL, sebab selain langkanya Radeon 9500 dgn board 256bit, juga belum tentu semuanya dapat berhasil dioverclok ke 325/310.

3. Radeon 9500 berhasil menjadi Radeon 9500PRO
Kemungkinan ini hanya bisa didapat bila anda mendapat Radeon 9500 dgn board 128-bit.
Dengan melakukan Soft-Mod R9500to9700 maka core yg semula 4-Pipeline akan menjadi 8-Pipeline. Bila setelah menjadi 8-Pipeline ternyata tidak terdapat artifact, berarti anda telah sukses mendapat Radeon 9500PRO dengan clock default 275/270.
Peluang utk mendapatkan hasil seperti ini tidak terlalu kecil, sebab kebanyakan Radeon 9500 yg beredar di pasaran menggunakan board 128-bit. Jadi dengan keberadaan yg banyak tsb, anda bisa bebas mencoba-coba hingga menemukan videocard mana yg core-nya bisa jalan 8-Pipeline.

4. Radeon 9500 berhasil menjadi "setara" Radeon 9700.
Kemungkinan ini bisa terjadi bila anda mendapat Radeon 9500 dgn board 128-bit/256-bit yg gagal jalan 8-Pipeline.
Ini adalah kemungkinan yg paling sering terjadi, karena bila dalam proses produksinya ATI menemukan core yg bermasalah ketika dijalankan 8-Pipeline, maka core tersebut akan mereka "buang" ke  Radeon 9500.
Bila anda gagal melakukan Soft-Mod R9500to9700 (muncul artifact/hang pada kondisi 8-Pipeline), janganlah berkecil hati. Sebab biasanya dalam kondisi 4-Pipeline, kemampuan overclok core&memory justru menjadi sangat tinggi, bahkan bisa mencapai 410/317MHz.
Memang dengan clock setinggi itu belum tentu bisa menang melawan kondisi 8-Pipeline dgn clock lebih rendah. Tapi paling tidak dengan kondisi clock 410/317 & 4-Pipeline, performanya hampir menyamai Radeon 9700 standard, yg berarti diatas performa Radeon 9500PRO standard.

Walaupun ada 4 kemungkinan yg bisa terjadi pada Radeon9500, namun ke-empatnya dijamin akan memberikan performa yg tetap bisa membasmi seluruh dinasti Geforce4 hingga ke akar-akarnya.

 

redball.gif (916 bytes)OVERCLOCKING RADEON 9700: DIJAMIN MENGHEMAT UANG 1 JUTA RUPIAH

radeon95009700-325_310.jpg (24994 bytes)
Setelah Radeon9700 di-Flash menggunakan BIOS Radeon 9700PRO, clock default menjadi 325/310 (menjadi Radeon 9700PRO)

Bila kemampuan overclock Radeon 9500 sudah hebat, mungkin anda berpikir kenapa harus membeli Radeon 9700 yg harganya lebih mahal.
Perlu diketahui bahwa tidak semua Radeon 9500 dapat berjalan dengan benar bila 8-Pipeline diaktifkan. Kemungkinan untuk mendapatkan Radeon 9500 yg dapat dijalankan sebagai Radeon 9500PRO (8-Pipeline) adalah 50%.
Sementara itu kemungkinan mendapatkan Radeon 9500 yg dapat dijalankan sebagai Radeon 9700 sangat kecil, mengingat ATI telah melarang penjualan Radeon 9500 yg menggunakan board Radeon9700.

Bila ingin mendapat peluang keberhasilan yg lebih besar, saya lebih menyarankan membeli Radeon 9700. Meski harganya lebih mahal drpd Radeon 9500, namun Sapphire Radeon 9700 PASTI dapat dirubah menjadi Radeon 9700PRO.
Bukan hanya sekedar "bisa dioverclock" menjadi Radeon 9700PRO saja, tapi benar-benar 100% BERUBAH menjadi Radeon 9700PRO !!!
Harga Radeon 9700PRO lebih mahal $100 dibanding Radeon 9700. Jadi dengan membeli Radeon 9700 anda mendapat Radeon 9700PRO !!
Caranya cukup dengan melakukan Flash BIOS menggunakan BIOS Radeon 9700PRO, maka Radeon 9700 akan berubah menjadi Radeon 9700PRO.
Clock defaultnya yg semula 275/270 akan menjadi 325/310 dan setelah itu kemampuan overcloknya juga akan menjadi seperti Radeon 9700PRO.
Bila beruntung, anda dapat mengoverclock Radeon9700 tersebut menjadi setara Radeon9800 (380/340) bebas artifact. Kalaupun sial, minimal anda tetap akan dapat mencapai clock 360/340.

Perlu diketahui bahwa bila anda tidak melakukan Flash BIOS menggunakan BIOS Radeon 9700PRO, maka kemampuan overclock Radeon9700 menjadi kurang baik. Hal ini dapat dijelaskan lebih lanjut di bawah ini...

 

redball.gif (916 bytes)MISTERI BIOS & CLOCK MEMORY: SEJARAH YG TERULANG KEMBALI


Samsung 2.8ns paling oke : Memory 2.8ns yg juga dipakai di Radeon9700PRO ini dapat ditemukan di beberapa Radeon9700. Clocknya dijamin dapat mencapai 340MHz lebih.

Dalam mengoverclock Radeon 9700, tindakan Flash BIOS menggunakan BIOS Radeon 9700PRO adalah suatu KEHARUSAN.
Pada dasarnya Radeon 9700 dan 9700PRO adalah barang yg SAMA PERSIS. Yang membedakannya hanyalah BIOS dan jenis memory saja.
Jadi bila anda mendapatkan Radeon 9700 yg menggunakan memory yg sama dengan Radeon 9700PRO (Samsung 2.8ns) maka cukup dengan merubah BIOS-nya saja anda sudah mendapat Radeon 9700PRO.

Sekalipun Radeon 9700 menggunakan memory 2.8ns, namun bila masih menggunakan BIOS Radeon 9700, maka clock memory tetap akan sulit mencapai 340MHz. Padahal secara teori Samsung 2.8ns pasti bisa berjalan 340MHz.
Ini dikarenakan ATI melakukan pembatasan kemampuan clock memory di dalam BIOS Radeon9700.
Oleh karena itu, supaya clock memory bisa menembus 340MHz ke atas, maka anda harus memakai BIOS Radeon 9700PRO.
Sebenarnya tindakan seperti ini mirip seperti yg dilakukan ATI di jaman Radeon 8500. Saat itu Radeon 8500LE (versi Lite) akan lebih mudah dioverclok bila sudah di-flash dengan BIOS Radeon 8500 (versi Retail). Tampaknya sejarah memang terulang kembali.

Bila anda lihat pada gambar si samping kanan, terlihat 3 jenis memory yg sering digunakan pada Radeon 9700. Sebaiknya pilih Radeon 9700 yg menggunakan memory Samsung 2.8ns, sebab ini adalah memory yg juga dipakai pada Radeon 9700PRO.
Secara teoritis, Samsung 2.8ns mampu berjalan di 358MHz. Jadi untuk berjalan di memory clock Radeon 9800PRO (340MHz) adalah sesuatu yg SANGAT MUDAH.
Radeon 9700 yg menggunakan memory Samsung 2.8ns ini, dijamin 100% dapat menjadi Radeon 9700PRO (325/310)

Sedangkan Infineon 3.3 ns secara teoritis mampu berjalan di 303MHz. Jadi masih ada kemungkinan memory ini mampu berjalan stabil di clock default Radeon 9700PRO (310MHz). Namun untuk berjalan di atas 340MHz belum tentu bisa.

Hynix (Hyundai) 3.6ns adalah jenis memory yg paling HINA utk Radeon 9700. Memory laknat ini secara teoritis hanya mampu berjalan di 270MHz saja. Jadi utk berjalan diatas 340MHz tentu HARUS DIIRINGI DOA.

radeon95009700-325_310.jpg (24994 bytes)
Radeon9700 dapat berjalan pada clock Radeon 9800 PRO

Bila anda ingin mendapatkan performa setara Radeon 9800PRO maka pastikan memory yg anda gunakan adalah Samsung 2.8ns.
Setelah melakukan Flash menggunakan BIOS Radeon 9700PRO, coba naikkan clock core/mem hingga 380/340MHz. Dengan Samsung 2.8ns, menaikkan clock memory ke 340MHz adalah sesuatu yg MUDAH, namun menaikkan clock core ke 380MHz mungkin memerlukan keberuntungan.

Rata-rata kemampuan overclock core berkisar 350MHz-380MHz (bebas artifact & tanpa modifikasi voltase)
Sedangkan rata-rata kemapuan overclock memory Samsung 2.8ns berkisar 340-360MHz (bebas artifact & tanpa modifikasi voltase).
Perlu diketahui bahwa kemampuan overclock rata-rata Radeon 9700PRO juga sama seperti itu, sebab memang tidak ada bedanya antara Radeon 9700 dengan Radeon 9700PRO.
Bila anda sudah menggunakan BIOS Radeon 9700PRO, maka Radeon 9700 milik anda sudah bisa dianggap menjadi RADEON 9700PRO, dan bahkan bisa dijual sebagai Radeon 9700PRO, karena memang bentuk fisiknya 100% sama !!

Beda harga Radeon9700 dengan Radeon 9700PRO mencapai $100, dan perbedaannya HANYALAH pada BIOS saja !I
Hanya dengan melakukan Flash BIOS perbedaan tersebut sudah tidak ada lagi.
Bila anda beruntung, anda bisa menjalankan clock core Radeon 9700 ke 380MHz, ini berarti anda menjalankannya seperti Radeon 9800PRO yg harganya lebih mahal $200.

Dengan modifikasi voltase, clock core & memory tentunya dapat lebih tinggi lagi. Tapi hal ini selain beresiko juga dapat menghilangkan garansi (bila ketahuan).
Jadi ada baiknya bila anda memilih Radeon9700 yg tanpa diapa-apakan sudah tinggi kemampuan overclock core & memorynya.
Paling tidak, pastikan memory yg digunakan adalah Samsung 2.8ns. Jangan mau menerima Radeon 9700 yg menggunakan memory Hynix 3.6ns !

 

redball.gif (916 bytes)KECEMASAN ATI: 4 MOBIL DENGAN 1 MESIN YG SAMA

Seperti telah dibahas diatas, ATI membatasi kemampuan overclock pada BIOS videocard. Bila anda belum mengganti BIOSnya, biasanya anda bahkan tidak dapat melakukan overclocking sama sekali. Jadi meskipun slider clock anda naikkan, slidernya akan kembali lagi ke clock default begitu anda mulai menjalankan aplikasi 3D.
Namun tentu saja, setlah melakukan Flash BIOS anda dapat bebas melakukan overclock.

Mungkin anda heran kenapa ATI terkesan begitu takut bila videocardnya dioverclock?
Sebenarnya ketakutan ini disebabkan karena ATI menggunakan core yg sama persis (R300) pada ke-4 jenis produknya yaitu Radeon 9500, 9500PRO, 9700, dan 97000PRO. Padahal kita tahu selisih harga antara Radeon 9500 dgn 9700PRO sekitar $250 !!
Penggunanan core yg sama ini dilakukan semata utk mempermudah & mempercepat proses produksi. Jadi cukup dengan 1 cetakan core saja, dapat dibuat 4 produk yg berbeda. Cara seperti inilah yg membuat proses produksi ATI berlangsung lebih cepat & efisien dibanding Nvidia.

Cara produksi yg dilakukan ATI ini ibarat sebuah produsen mobil yg hanya membuat 1 jenis mesin racing canggih saja, tapi mesin tsb digunakan utk 4 tipe mobil yg berbeda, yaitu Mobil Sport mewah, Sedan Keluarga, Mobil Niaga, dan Oplet.
Ke-4 mobil tersebut harganya berbeda-beda. Dan untuk membuat supaya kecepatannya berbeda, produsennya menggunakan alat pembatas kecepatan. Jadi meskipun tipe Oplet sebenarnya juga menggunakan mesin racing canggih, tapi karena dipasang alat pembatas kecepatan maka kecepatan maximalnya cuma 60km/jam.
Andaikan orang-orang mampu melepas alat pembatas kecepatan tsb dgn mudah, maka produsen mobil ini tentunya akan kalang kabut, sebab kecepatan Oplet murah tsb akan jadi sama seperti tipe Mobil Sport mewah. Kalau sudah begitu orang-orang akan tentu akan membeli Oplet yg harganya lebih murah, lalu melepas pembatas kecepatannya.
Kecemasan seperti itulah yg menghantui ATI. Karena ke-4 produknya menggunakan core yg SAMA PERSIS, mereka juga harus membuat penghambat kecepatan & penghambat overclock pada videocard mereka.

Supaya ke-4 produk ATI tersebut berbeda kecepatannya, ATI membatasi kecepatannya dengan melalui BIOS dan juga melalui resistor yg dapat mengurangi tegangan core & memory.
Pada Radeon 9500 biasanya ATI membuat voltase memory lebih rendah (2.7V) dibanding voltase memory pada Radeon 9700 (2.9V). Jadi kalapun Radeon 9500 menggunakan tipe memory yg sama dgn Radeon 9700, memory pada Radeon 9500 tersebut jadi lebih sulit utk digenjot lebih tinggi. Untuk mengatasi ini tentunya anda harus melakukan modifikasi voltage.
Sementara itu pada Radeon 9700, ATI biasanya menghambat kemampuan overclocknya melaui BIOS. Sedangkan tegangan memorynya biasanya masih sama dengan Radeon 9700PRO. Jadi cara mengatasinya cukup dengan melakukan Flash BIOS saja.

 

redball.gif (916 bytes)TEMPERATUR : TIDAK AKAN SEPANAS GEFORCE


Bila ingin lebih dingin, cukup beri fan tambahan seperti pada foto, tidak perlu penggantian Heatsink & penambahan Ramsink yg mahal.

Dalam hal temperatur, videocard buatan ATI selalu lebih dingin dibanding Nvidia.
Di masa lalu sudah terbukti bahwa Radeon8500 dgn suhu yg lebih adem sanggup mengalahkan Geforce3 Ti 500.
Dari masa ke masa, panas selalu menjadi masalah pada videocard Nvidia. Bahkan tertundanya GeforceFX 5800 Ultra juga disebabkan karena faktor panas. Makanya videocard high-end keluaran Nvidia selalu menggunakan heatsink raksasa. Meskipun terlihat keren, tapi penggunaan heatsink raksasa ini justru menujukkan KETOLOLAN Nvidia dalam mengatasi masalah panas.

Dengan penggunaan heatsink raksasa semacam itu biaya produksi justru menjadi lebih tinggi, dan akibatnya harga jualnya juga ikut tinggi.
ATI lebih piawai dalam menciptakan chip grafis yg lebih bertenaga tapi lebih dingin drpd chip buatan Nvidia.
Mulai dari Radeon 9500 hingga 9700PRO hanya menggunakan heatsink & fan sederhana.
Dalam mengoverclock Radeon 9500 & 9700 kita sama sekali tidak perlu mengganti Heatsink ataupun memberi Ramsink. Sebab Radeon9700PRO juga masih menggunkan heatsink yg sama dgn Radeon 9500, bahkan Radeon 9800PRO yg berjalan di clock 340/310 saja heatsink-nya juga masih terlihat biasa-biasa saja. Ini artinya chip ATI Radeon memang tidak terlalu panas.
Penggantian Heatsink & penambahan Ramsink hanya diperlukan jika anda melakukan modifikasi voltage (dengan cara menyolder resistor tambahan pada videocard).

Kalau anda sudah melakukan modifikasi voltase pada core, sebaiknya mengganti heatsink dengan waterblock VGA (watercooling).
Bila anda tidak melakukan modifikasi voltase, maka penggantian heatsink & pemberian Ramsink tidak akan membawa pengaruh apapun selain pemborosan uang.

Banyak orang berpikir bahwa pemberian Ramsink pada memory akan menghilangkan artifact. Itu tidak benar, sebab kalau memang muncul artifact berarti memory memang tidak kuat lagi utk dioverclock. Dalam situasi seperti ini pemberian Ramsink hanyalah tindakan SIA-SIA yg memboroskan uang.
Untuk menghilangkan artifact bukanlah dengan Ramsink, tapi dengan memodifikasi voltase memory. Kalau voltase memory dinaikkan barulah anda membutuhkan Ramsink supaya memory tidak panas. Jadi hilangnya artifact bukan disebabkan karena penggunaan Ramsink, tapi karena modifikasi voltase yg dilakukan.
Intinya, Ramsink hanya diperlukan jika anda memodifikasi voltase memory (dengan cara menyolder resistor tambahan pada videocard), kalau anda hanya sekedar meng-overclock saja tidak perlu menggunakan Ramsink.

Bila ingin mendinginkan secara praktis & efektif, cukup pasang sebuah fan 12cm Nidec BetaV seharga 50 ribu didepan videocard. Efeknya akan jauh lebih baik drpd anda menghabiskan uang ratusan ribu utk membeli Heatsink & Ramsink.

 

redball.gif (916 bytes)ANTI-ALIASING (FSAA) : KEINDAHAN YG SERING DIABAIKAN


FSAA: Tanpa Anti Aliasing kualitas gambar terlihat kasar

FSAA merupakan fasilitas yg membuat garis-garis diagonal diperhalus, sehingga tidak tampak bergerigi. Pada ATI Radeon 9500/9700 Anda dapat mengatur setting FSAA mulai dari FSAA 2X hingga yg paling halus yaitu FSAA 6X.
Videocard keluaran terbaru rata-rata sudah mendukung FSAA.

Namun anehnya masih banyak orang yg tidak mengaktifkan FSAA pada videocard mereka. Padahal bila anda melihat gambar disamping, jelas terlihat bahwa FSAA sangat memperhalus tampilan gambar.

Rasa enggan utk menggunakan FSAA disebabkan karena selama ini orang-orang kebanyakan menggunakan videcard Geforce yg notabene kinerjanya akan menurun drastis bila FSAA diaktifkan.
Efek buruk seperti itu tidak terjadi pada ATI Radeon 9500/9700, sebab dengan videocard ini anda masih dapat menikmati framerate yg lumayan tinggi meskipun dengan FSAA.
Pada bagian benchmark nanti anda dapat lihat bahwa meski dengan FSAA 4X sekalipun, framerate Quake3 masih dapat mencapai 250fps !!!

Pada umumnya orang-orang masih berpatokan pada performa sebuah videocard dalam keadaan FSAA dimatikan. Padahal sebenarnya performa videocard dalam kondisi FSAA diaktifkan justru lebih patut diperhatikan.
Sebab apa gunanya framerate cepat bila tampilan gambarnya kasar (tanpa FSAA) ???
Sama seperti apa gunanya punya mobil yg bisa lari kencang tapi tanpa AC ???.
Fungsi FSAA sama seperti fungsi AC pada mobil. Keduanya sama-sama memberikan KENYAMANAN.
Memang tanpa FSAA framerate akan lebih tinggi, sama halnya seperti mobil juga dapat lari lebih kencang bila AC dimatikan.
Pada acara-acara tertentu seperti adu balap mobil di malam minggu, cukup wajar bila AC mobil dimatikan supaya bisa lari lebih kencang. Tapi utk pemakaian sehari-hari tentunya SANGAT KONYOL bila anda ngotot untuk tidak memakai AC.

Bahkan pelacur jalanan saja akan ngomel-ngomel bila naik mobil yg AC-nya mati.
Oleh karena itu, demi kenyamanan mata, maka sudah sewajarnya pula bila FSAA diaktifkan dalam bermain game sehari-hari, dan bila sebuah videocard jalannya menjadi tersendat-sendat bila FSAA diaktifkan, maka berarti engine videocard tersebut hanya sekelas mesin Bajaj yg memang tidak kuat bila dipasangi AC.

 

redball.gif (916 bytes)PENGUJIAN :

Pengujian dilakukan dengan benchmark dari 2 macam kategori:
1. Kategori Synthetic Benchmark: 3DMark 2003, Battle of Proxycon, Mother Nature, 3DMark 2001, Nature, Single & Multitexturing Fillrate test, Code Creatures

2. Kategori Real World benchmark: Quake3, Unreal Tournament 2003

Pada kategori 1, pengujian yg digunakan tidak menggunakan FSAA. Karena pada benchmark sintetis, biasanya yg lebih diutamakan adalah tingginya performa.
Sedangkan pada Kategori 2, pengujian yg dilakukan mulai dari tanpa FSAA, FSAA2X, FSAA 4X, FSAA6X, hingga  menggunakan 8X Anistropic Filtering. FSAA digunakan pada kategori 2, agar dapat mencerminkan performa sewaktu memainkan game dengan mengutamakan kualitas gambar (dengan FSAA).

radeon95009700-setting.gif (2309 bytes)
Setting driver

Pada display properties, setting texture/mipmap yg saya gunakan utk mode Direct3D & OpenGL adalah High Quality.
Bagi saya, pengujan dgn mode High Quality adalah KEHARUSAN. Sebab logikanya, buat apa kita beli videocard canggih bila kita menggunakan setting Low Quality???]

 

BENCHMARK PLATFORM:

CPU:
- Pentium4 1.8@2.7GHz (FSB150, memory 200)

CPU Cooler :
- Silverprop waterblock + Masturbatorium Cooling Tower

Motherboard
- ASUS P4PE

Memory DDR :
512 MB Kingston PC3200 (Winbond BH-5)

Harddisk:
40GB Maxtor ATA133- 7200RPM

Videocard:
- Sapphire Radeon 9500 (Infineon 3.3ns) 256-bit board (jalan 4-Pipeline)
- Sapphire Radeon 9500 (Infineon 3.3ns) 128-bit board (dijalankan 8-Pipeline dengan Soft-Mod))
- Sapphire Radeon 9700 (Samsung 2.8ns)
- MSI Geforce4 Ti4600 128MB

Driver:
- ATI Catalyst 3.1
- Nvidia Detonator 43.45

Windows XP Professional SP1
DirectX 9.0

NOTE:
- Pada semua videocard, overclocking dilakukan TANPA melakukan modifikasi voltase (V-Mod) atau modifikasi hardware apapun.
- Pada Radeon 9500-128bit hanya dilakukan Soft-Mod utk mengaktifkan 8-Pipeline (tidak ada modifkasi apapun pada hardware)
- Pada Radeon 9700 tidak dilakukan Soft-Mod Radeon 9800, yg dilakukan hanyalah mengoverclok ke clock Radeon 9800PRO saja (380/340). Dengan melakukan Soft-Mod Radeon 9800 hasilnya tentu bisa lebih tinggi lagi dari yg tertera di hasil benchmark.

KATEGORI 1: SYNTHETIC BENCHMARK

redball.gif (916 bytes)3DMARK 2003 (NO FSAA)

. . Default 1024x768x32bit
Radeon 9700 @ 9800PRO (380/340)
5231
Radeon 9700 (358/344)
5123
Radeon 9700 (358/303)
4901
Radeon 9700 @ 9700PRO (325/310)
4707
Radeon 9500 (358/317) - 8P,128bit
4215
Radeon 9700 STANDARD (275/270)
4134
Radeon 9500 (411/317) - 4P
3972
Radeon 9500 @ 9500PRO (275/270) -8P
3590
Radeon 9500 STANDARD (275/270)
2898
Geforce 4 Ti4600 STANDARD (300/325)
1805

3DMark2003 merupakan benchmark yg menggunkan feature-feature 3D terbaru (DirectX 9). Disini terlihat jelas betapa perkasanya Radeon 9500 & 9700, sementara itu Geforce4 Ti4600 hanya bisa menggelinjang di posisi paling bawah.
Radeon 9500 dengan 4-Pipeline yg dioverclok masih sanggup utk mengalahkan performa Radeon 9500PRO standard.
Namun bila anda berhasil menyalakan 8-Pipeline pada Radeon 9500, maka anda bisa mengalahkan performa Radeon 9700 standard.
Pada Radeon 9700, peningkatan clock memory dari 303MHz ke 344MHz terlihat mampu memberikan peningkatan score sebanyak 122 point. Namun peningkatan terbanyak akan anda dapat bila menaikkan clock core ke 380MHz (setara clock Radeon 9800PRO)

 

redball.gif (916 bytes)3DMARK 2003 - GAME 2:BATTLE OF PROXYCON (NO FSAA)

. . Default 1024x768x32bit
Radeon 9700 @ 9800PRO (380/340)
34.6
Radeon 9700 (358/344)
33.9
Radeon 9700 (358/303)
32.0
Radeon 9700 @ 9700PRO (325/310)
30.6
Radeon 9700 STANDARD (275/270)
26.2
Radeon 9500 (358/317) - 8P, 128bit
25.5
Radeon 9500 (411/317) - 4P
23.4
Radeon 9500 @ 9500PRO (275/270) -8P
21.3
Radeon 9500 STANDARD (275/270)
16.4
Geforce 4 Ti4600 STANDARD (300/325)
10.8

Battle of Proxycon merupakan bagian dari 3DMark2003. Disini terlihat bahwa game ini sangat membutuhkan kombinasi antara 8-Pipeline & memory interface 256-bit. Oleh karena itu sangat sulit bagi Radeon 9500 untuk mengalahkan Radeon 9700 standard sekalipun.
Radeon 9500 dengan 4-Pipeline yg dioverclock ke 410/324 terlihat masih mampu mengalahkan performa Radeon 9500PRO standard (8-Pipeline).
Peningkatan performa yg terbanyak akan dirasakan ketika mengoverclock Radeon9700 standard (275/270) ke 9700PRO (325/310).
Game dengan feature canggih seperti ini tampaknya terlalu mengagetkan bagi videocard tua seperti Geforce4 Ti4600, jadi si raja tua ini hanya bisa terkulai lemas di arena peperangan.

 

redball.gif (916 bytes)3DMARK 2003 - GAME 4:MOTHER NATURE (NO FSAA)

. . Default 1024x768x32bit
Radeon 9700 @ 9800PRO (380/340)
31.2
Radeon 9700 (358/344)
29.9
Radeon 9700 (358/303)
29.2
Radeon 9500 (358/317) - 8P, 128bit
28.1
Radeon 9700 @ 9700PRO (325/310)
27.1
Radeon 9500 (411/317) - 4P
26.5
Radeon 9700 STANDARD (275/270)
23.2
Radeon 9500 @ 9500PRO (275/270) -8P
23.0
Radeon 9500 STANDARD (275/270)
18.2
Geforce 4 Ti4600 STANDARD (300/325)
0 (Geforce4 belum support pixel shader 2.0)

Mother Nature juga merupakan bagian dari 3DMark2003 yg mengandalkan pada feature Pixel Shader 2.0. Karena Geforce4 Ti 4600 tidak memilki feature baru ini, maka ia sudah harus dipapah keluar sebelum bertanding.
Pada benchmark ini terlihat bahwa Radeon 9500 dengan 4-Pipeline yg dioverclock ke 410/324 ternyata sanggup memberikan performa yg jauh lebih tinggi dibanding Radeon 9700 standard yg notabene 8-Pipeline. Tampaknya tingginya clock core & memory cukup mempunyai peranan penting pada benchmark ini.
Bila anda berhasil menghidupkan 8-Pipeline pada Radeon 9500, anda akan mendapat performa hampir menyamai Radeon 9700 standard, dan dengan mengovercloknya ke 325/317, anda dapat mengalahkan performa Radeon 9700PRO standard

 

redball.gif (916 bytes)3DMARK 2001 (NO FSAA)

. . Default 1024x768x32bit
Radeon 9700 @ 9800PRO (380/340)
15326
Radeon 9700 (358/344)
14981
Radeon 9700 (358/303)
14961
Radeon 9700 @ 9700PRO (325/310)
14676
Radeon 9500 (411/317) - 4P
13918
Radeon 9500 (358/317) - 8P, 128bit
13900
Radeon 9700 STANDARD (275/270)
13692
Geforce 4 Ti4600 STANDARD (300/325)
13370
Radeon 9500 @ 9500PRO (275/270) -8P
12590
Radeon 9500 STANDARD (275/270)
11247

3DMark2001 merupakan benchmark kuno yg masih menggunakan feature-feature 3D DirectX 8.1. Total score yg dihasilkan juga melibatkan unsur performa CPU, jadi tidak murni performa VGA seperti pada 3DMark2003.
Karena benchmark ini belum menggunakan feature-feature 3D yg baru, maka Radeon 9500 yg hanya berjalan 4-Pipeline tapi dioverclok ke 410/324 mampu menunjukkan performa luar biasa, bahkan sanggup menaklukkan saudara-saudaranya yg berjalan dgn 8-Pipeline.
Geforce4 Ti4600 terlihat masih mampu menunjukkan taringnya terhadap Radeon 9500PRO standar dan Radeon9500 standar. Tidak seperti pada 3DMark2003, penggunaan 8-Pipeline pada Radeon9500 tampaknya masih belum cukup utk mengalahkan Geforce4 Ti4600. Anda harus mengovercloknya agar bisa mengalahkan Geforce4 Ti4600.
Radeon 9500 memiliki kemampuan overclock yg tinggi, sehingga sangatlah mudah baginya utk menumbangkan Geforce4 Ti4600.

 

redball.gif (916 bytes)3DMARK 2001 - GAME 4:NATURE (NO FSAA)

. . Default 1024x768x32bit
Radeon 9700 @ 9800PRO (380/340)
113.2
Radeon 9700 (358/344)
104.6
Radeon 9700 @ 9700PRO (325/310)
101.1
Radeon 9700 STANDARD (275/270)
87.7
Radeon 9500 (411/317) - 4P
82.0
Radeon 9500 (358/317) - 8P, 128bit
81.7
Geforce 4 Ti4600 STANDARD (300/325)
78.9
Radeon 9500 @ 9500PRO (275/270) -8P
69.0
Radeon 9500 STANDARD (275/270)
60.2

Nature merupakan bagian dari 3DMark2001, karena tergolong benchmark yg agak "kuno" maka Gefroce4 Ti4600 mampu unjuk gigi dihadapan Radeon 9500 & Radeon9500PRO. Tapi begitu kedua jenis Radeon tersebut dioverclok, mereka meninggalakan Geforce4 Ti4600. Disini terlihat bahwa Radeon 9500 dengan 4-Pipeline yg dioverclock ke 411/317 masih sanggup menag tipis diatas Radeon9500 dengan 8-Pipeline yg dioverclok 358/317.
Sementara itu, performa Radeon 9700 standard maupun overclock sulit terkejar oleh yg lain.

 

redball.gif (916 bytes)3DMARK 2001 - SINGLE-TEXTURING FILLRATE TEST  (NO FSAA)

. . Default 1024x768x32bit                (MTexels/sec)
Radeon 9700 @ 9800PRO (380/340)
1982.1
Radeon 9700 (358/344)
1962.1
Radeon 9700 (358/303)
1814.3
Radeon 9700 @ 9700PRO (325/310)
1772.3
Radeon 9700 STANDARD (275/270)
1529.3
Radeon 9500 (411/317) - 4P
1168.6
Geforce 4 Ti4600 STANDARD (300/325)
1075.4
Radeon 9500 @ 9500PRO (275/270) -8P
983.3
Radeon 9500 STANDARD (275/270)
927.1

Benchmark ini menguji theoritical single-texturing fillrate. Secara teori terlihat bahwa Geforce4 Ti4600 mampu mengalahkan Radeon9500PRO standard. Namun cukup dengan mengoverclock Radeon 9500 ke 411/317 dengan 4-Pipeline, sudah mampu membuat Geforce4 Ti 4600 kehilangan harapan.

redball.gif (916 bytes)3DMARK 2001 -  MULTI-TEXTURING FILLRATE TEST (NO FSAA)

. . Default 1024x768x32bit                (MTexels/sec)
Radeon 9700 @ 9800PRO (380/340)
2948.3
Radeon 9700 (358/344)
2802.1
Radeon 9700 (358/303)
2782.2
Radeon 9700 @ 9700PRO (325/310)
2538.2
Geforce 4 Ti4600 STANDARD (300/325)
2330.5
Radeon 9700 STANDARD (275/270)
2176.3
Radeon 9500 @ 9500PRO (275/270) -8P
2166.0
Radeon 9500 (411/317) - 4P
1635.1
Radeon 9500 STANDARD (275/270)
1104.5

Benchmark ini menguji theoritical multi-texturing fillrate. Hasil benchmark ini bisa dipakai sebagai indikator utk mengetahui apakah sebuah Radeon 9500 berjalan dgn 4-Pipeline atau 8-Pipeline.
Jadi bila anda melakukan SoftMod R9500to9700, gunakan benchmark ini utk mengetahui apakah anda telah berhasil menjalankan 8-Pipeline atau belum.
Bila Radeon 9500 masih berjalan dgn 4-Pipeline, maka setinggi apapun overclock yg dilakukan, fillrate yg dihasilkan akan sulit menembus angka diatas 2000 MTexels/sec.
Meskipun Geforce4 Ti4600 hanya memiliki 4-Pipeline, namun karena ia mampu memproses 2 texture unit per pipeline, maka videocard ini sanggup menancapkan taringnya pada Radeon 9700 standar. Namun begitu Radeon 9700 dirubah menjadi Radeon 9700PRO, seluruh taring Geforce4 Ti4600 langsung rontok seketika....

redball.gif (916 bytes)CODE CREATURES (NO FSAA)

. . Default 1024x768x32bit
Radeon 9700 @ 9800PRO (380/340)
44.4
Radeon 9700 (358/344)
43.1
Radeon 9700 @ 9700PRO (325/310)
38.7
Radeon 9700 STANDARD (275/270)
33.2
Radeon 9500 (411/317) - 4P
31.9
Radeon 9500 @ 9500PRO (275/270) -8P
30.0
Geforce 4 Ti4600 STANDARD (300/325)
25.0
Radeon 9500 STANDARD (275/270)
22.0

CodeCreatures merupakan benchmark yg tampilannya mirip Nature, namun lebih berat. Benchmark ini bahkan men-syaratkan penggunaan memory minimal 512MB. Pada pengujian ini terlihat Geforce4 Ti4600 berjalan terseok-seok. Setelah Radeon 9500 dengan 4-pipeline dioverclock ke 411/317 maka ia mampu meninggalkan Geforce4 cukup jauh.

 

KATEGORI 2: REAL WORLD BENCHMARK

redball.gif (916 bytes)QUAKE 3   (NO FSAA, FSAA 2X, FSAA 4X)

. . Demo 001
  1024x768x32bit  - High Quality & Max Detail
Radeon 9700 @ 9800PRO(380/340)
NO FSAA
315.0
Radeon 9700 (358/344)
NO FSAA
312.9
Radeon 9700 @ 9700PRO (325/310)
NO FSAA
307.4
Radeon 9700 @ 9800PRO (380/340)
FSAA 2X
303.6
Radeon 9700 STANDARD (275/270)
NO FSAA
292.8
Radeon 9700 (358/344)
FSAA 2X
291.7
Geforce 4 Ti4600 STANDARD (300/325)
NO FSAA
290.2
Radeon 9500 (358/317) - 8P, 128bit
NO FSAA
287.5
Radeon 9500 (411/317) - 4P
NO FSAA
277.4
Radeon 9700 @ 9700PRO (325/310)
FSAA 2X
275.9
Radeon 9500 @ 9500PRO (275/270) -8P
NO FSAA
270.5
Radeon 9700 @ 9800PRO (380/340)
FSAA 4X
255.8
Radeon 9700 STANDARD (275/270)
FSAA 2X
246.0
Radeon 9700 (358/344)
FSAA 4X
245.8
Radeon 9700 @ 9700PRO (325/310)
FSAA 4X
223.8
Radeon 9500 (411/317) - 4P
FSAA 2X
219.5
Radeon 9500 STANDARD (275/270)
NO FSAA
217.2
Radeon 9700 STANDARD (275/270)
FSAA 4X
193.8
Radeon 9700 @ 9800PRO (380/340)
FSAA 6X
182.4
Radeon 9700 (358/344)
FSAA 6X
175.8
Radeon 9500 STANDARD (275/270)
FSAA 2X
163.2
Radeon 9500 (411/317) - 4P
FSAA 4X
162.8
Radeon 9700 @ 9700PRO (325/310)
FSAA 6X
159.0
Geforce 4 Ti4600 STANDARD (300/325)
FSAA 4X
156.5
Radeon 9500 STANDARD (275/270)
FSAA 4X
118.1

Meskipun Quake3 tergolong game tua, namun enginenya masih banyak digunakan di game-game baru. Heavy Metal FAKK2, Return to Castle Wolfenstein, dan Jedi Knight II adalah beberapa game OpenGL yg menggunakan engine Quake3.
Geforce4 Ti4600 masih mampu memamerkan kekuatannya pada Quake3, namun dengan FSAA 4X performanya langsung jatuh secara drastis bahkan dibawah Radeon9500 dengan 4 -Pipeline yg dioverclock ke 411/317.
Meski dengan FSAA 6X, Radeon 9700 yg dioverclock masih mampu memberikan performa diatas Radeon 9500 standard dgn FSAA 2X.
Di sini terlihat pula bahwa Radeon 9500 yg dioverclock ke 411/317 dengan 4-Pipeline masih bisa melebihi performa Radeon 9500PRO standar (8-Pipeline)

 

redball.gif (916 bytes)UNREAL TOURNAMENT 2003  (NO FSAA, FSAA 2X, FSAA 4X + 8X Anisotropic Filtering)

. .Flyby
  1024x768x32bit - Maximum detail
Radeon 9700 @ 9800PRO(380/340)
NO FSAA
202.9
Radeon 9700 (358/344)
NO FSAA
202.0
Radeon 9700 @ 9700PRO (325/310)
NO FSAA
199.4
Radeon 9700 STANDARD (275/270)
NO FSAA
190.8
Radeon 9700 @ 9800PRO(380/340)
FSAA 2X
184.7
Radeon 9500 (358/317) - 8P, 128bit
NO FSAA
184.5
Radeon 9700 (358/344)
FSAA 2X
184.1
Radeon 9700 @ 9700PRO (325/310)
FSAA 2X
173.3
Geforce 4 Ti4600 STANDARD (300/325)
NO FSAA
170.5
Radeon 9500 @ 9500PRO (275/270) -8P
NO FSAA
163.9
Radeon 9500 (411/317) - 4P
NO FSAA
158.9
Radeon 9700 STANDARD (275/270)
FSAA 2X
155.6
Radeon 9700 @ 9800PRO (380/340)
FSAA 4X + 8X ANIST. FILTERING
141.8
Radeon 9700 (358/344)
FSAA 4X + 8X ANIST. FILTERING
140.0
Radeon 9500 (411/317) - 4P
FSAA 2X
133.5
Radeon 9700 @ 9700PRO (325/310)
FSAA 4X + 8X ANIST. FILTERING
126.6
Radeon 9500 STANDARD (275/270)
NO FSAA
113.4
Radeon 9700 STANDARD (275/270)
FSAA 4X + 8X ANIST. FILTERING
109.0
Radeon 9500 STANDARD (275/270)
FSAA 2X
95.1
Radeon 9500 (411/317) - 4P
FSAA 4X + 8X ANIST. FILTERING
82.7
Radeon 9500 STANDARD (275/270)
FSAA 4X + 8X ANIST. FILTERING
58.1
Geforce 4 Ti4600 STANDARD (300/325)
FSAA 4X + 8X ANIST. FILTERING
55.7

UT 2003 menggunakan engine Unreal yg banyak digunakan pada game-game terbaru. Unreal2 Awakening dan Splinter Cell adalah beberapa contoh game Direct3D yg menggunakan engine Unreal.
Pada game ini terlihat jelas, bahkan Geforce4 Ti4600 yg berjalan tanpa FSAA mampu ditaklukkan oleh Radeon9700 (325/310) yg berjalan dgn FSAA2X.
Bila tanpa FSAA, Radeon 9500 yg dioverclock dgn 8-Pipeline juga sanggup menghajar Geforce4 Ti 4600.
Ketika menggunakan FSAA 4X + 8X AF, Geforce4 Ti4600 langsung TERSEDAK dan tersungkur jatuh dibawah Radeon 9500 standard.
Pada mode FSAA 4X + 8X AF, Radeon 9700 yg dioverclock masih mampu menghajar Radeon 9500 standar yg berjalan tanpa FSAA.
Anda juga bisa lihat bahwa Radeon 9500 yg dioverclock ke 411/317 dengan 4-Pipeline ternyata masih belum mampu mengalahkan performa Radeon 9500PRO standar (8-Pipeline). Tampaknya engine Unreal lebih menyukai penggunaan 8-Pipeline pada Radeon.

 

redball.gif (916 bytes)KESIMPULAN: PAMOR YANG SEMAKIN PUDAR

radeon95009700-rhoma.jpg (19902 bytes)
"Orang yg bijaksana tahu kapan harus turun"

Dari hasil benchmark diatas, dapat terlihat jelas bahwa Geforce4 Ti4600 tampak kewalahan menghadapi Radeon 9500.
Kekalahan telak Geforce4 Ti4600 pada 3DMark2003 juga menunjukkan tidak layaknya videocard ini utk dipakai di game-game terbaru.
Kemampuan overclock Radeon 9500 yg sangat hebat sudah cukup menyulitkan Geforce4 Ti 4600, jadi jelas tak layak membandingkan Geforce 4 dengan Radeon 9700 yg terlalu perkasa itu.
Jangankan dengan 8-Pipeline, bahkan cukup dengan 4-Pipeline saja, Radeon 9500 seringkali berhasil menghajar Geforce4 Ti4600 hingga terkencing-kencing.
Meski Geforce 4 Ti4600 masih mampu memamerkan kekuatannya di game-game tua seperti Quake3, namun dengan FSAA performanya tetap saja terpuruk di bawah Radeon 9500 yg harganya jauh lebih murah.
Seperti telah saya singgung sebelumnya, FSAA merupakan syarat mutlak bila anda ingin menikmati keindahan gambar, dan Geforce4 harus terbatuk-batuk bila FSAA digunakan.

Jelas tak dapat dipungkiri bahwa pamor Geforce4 sudah mulai pudar. Nasibnya sama seperti seorang Raja Dangdut yg pamornya habis digerogoti popularitas Inul si Ratu nge-Bor.

Masa kejayaan Geforce4 sudah lewat. Feature-feature 3D DirectX 9 jelas tak dimilikinya. Jadi janganlah kita mengada-ada dengan mengatakan bahwa Geforce4 Ti masih lebih unggul drpd Radeon 9500.
Janganlah pula kita membanggakan Geforce4 Ti4200, sebab kalau Geforce4 Ti4600 saja harus berakhir menjadi mayat apalagi Geforce4 Ti4200 yg notabene berjalan di clock yg lebih pelan.
Orang yg masih membangga-banggakan Geforce biasanya karena mereka iri dengan popularitas videocard ATI yg sedang menanjak. Sama seperti Rhoma Irama yg iri dengan kesuksesan Inul.

radeon95009700-rhoma1.jpg (7150 bytes)
"Sudah bukan jamannya lagi"

Kita harus sadar bahwa sekarang bukan jamannya Nvidia. Meski di pasaran sudah mulai muncul videocard Nvidia yg baru seperti GeforceFX 5200 dan 5600, tapi itu semua adalah tipe kacangan yg performanya bahkan masih di bawah Geforce4 Ti4200.
Keberadaan GeforceFX 5800 Ultra yg dibangga-banggakan itu juga cukup langka, akibat ongkos produksi & harga yg terlalu mahal.
Nvidia akhir-akhir ini lebih berkonsentrasi di videocard kelas kacangan, karena merasa kerepotan utk bersaing dgn ATI.
Susutnya pamor Nvidia ini diakibatkan karena mereka terlalu banyak BEGADANG sehingga prestasinya sering kedodoran. Nvidia harusnya sadar bahwa DARAH MUDA saja tidak cukup untuk mengalahkan ATI yg berpengalaman lebih lama di bisnis videocard.

radeon95009700-rhoma2.jpg (5804 bytes)
"Bila sudah kalah janganlah mengada-ada"

Jadi janganlah kita tetap ngotot dengan alasan-alasan konyol utk mempertahankan Geforce 4 yg jelas-jelas sudah basi.
Jaman sudah berubah, dan akibat terlalu banyak BEGADANG akhirnya Geforce4 jatuh TERSANDUNG JUBAHNYA SENDIRI dan terperosok bersama si Raja Dangdut.

 

redball.gif (916 bytes)KENAPA RADEON 9500 & 9700 TETAP LEBIH MENARIK DARIPADA GEFORCE FX ?

Dinasti Geforce4 jelas telah ambruk, dan GeforceFX akan segera menggantikan posisinya.
Dengan kehadiran GeforceFX 5200, 5600 dan FX5800, fans berat Nvidia mungkin masih tetap enggan utk berpaling ke ATI.
Namun para fans fanatik Nvidia harusnya sadar bahwa Radeon 9500 &  9700 masih TETAP merupakan videocard yg lebih menguntungkan utk dibeli dibanding GeforceFX. Hal ini disebabkan karena mulai dari Radeon 9500 yg murah hingga Radeon 9700PRO yg mahal semuanya menggunakan core yg SAMA PERSIS, yaitu core R300. Ini berarti cukup dengan hanya membeli produk murah seperti Radeon 9500 anda mendapat peluang untuk bisa mendapat performa produk yg lebih mahal (Radeon 9700PRO).
Bahkan pada penjelasan sebelumnya telah dibuktikan bahwa performa Radeon 9800PRO saja masih bisa dicapai dgn Radeon 9700 yg harganya jauh lebih murah.
Ini membuktikan bahwa utk dapat menikmati performa produk ATI papan atas, anda tak perlu mengeluarkan uang yg banyak, karena cukup dengan membeli tipe produk papan bawah/menengah anda pasti akan mendapatkan performa setara produk ATI papan atas.

Situasinya berbeda dengan Geforce FX. Sebab GeforceFX 5200, 5600, dan FX5800 ketiganya menggunakan core yg BERBEDA.
Jadi apabila anda membeli GeforceFX 5200 mustahil anda bisa mendapat performa setara GeforceFX 5800, karena GeforceFX 5200 Ultra menggunakan core NV34, sedangkan GeforceFX 5800 Ultra menggunakan core NV30.
Selain itu perlu diingat bahwa performa GeforceFX 5200 Ultra & 5600 Ultra masih JAUH dibawah Radeon 9500PRO, bahkan GeforceFX 5600 Ultra ini performanya BAHKAN MASIH DIBAWAH Geforce4 Ti4200.
Ini karena segmen GeforceFX 5200 dan 5600 memang sebenarnya ditujukan untuk kelas bawah. Tapi karena Nvidia selalu mematok harga lebih mahal drpd ATI, maka harga GeforceFX 5600 Ultra ini malah lebih mahal dibanding Radeon 9500PRO yg notabene jauh lebih perkasa.
Seperti telah dibahas sebelumnya, Radeon 9500 yg murah-meriah cukup mudah utk dijalankan sebagai Radeon 9500PRO, jadi kita tentu wajib berpikir 1000 kali bila ingin membeli GeforceFX 5600 Ultra yg jelas-jelas akan sulit mengalahkan Radeon 9500PRO.

Pada tabel spesifikasi teknis dibawah dapat anda lihat bahwa Geforce FX5600 & 5200 sebenarnya secara teknis masih dibawah Geforce4 Ti4600/4200 :

Radeon 9700 Radeon 9500 PRO Radeon 9500 GeforceFX
5600 Ultra
GeforceFX
5200 Ultra
Geforce 4
Ti 4200/4600
Harga $280 $190 $150 $200 $100 $140-$220
Core name R300 R300 R300 NV31 NV34 NV25
Jumlah transistor 110 juta 110 juta 110 juta 75 juta 47 juta 63 juta
Memory interface 256-bit 128-bit 128-bit  
256-bit *
*diskontinyu
128-bit 128-bit 128-bit
Rendering pipeline 8 8 4 4 4 4
Texture unit per pipe 1 1 1 1 1 2
DirectX version 9.0 9.0 9.0 9.0 9.0 8.0

Pada tabel diatas anda dapat lihat bahwa GeforceFX 5600 Ultra jelas bukan tandingan bagi Radeon 9500PRO yg selain lebih murah, secara teknis juga lebih baik (110 juta transistor, 8-Pipeline). Bahkan karena GeforceFX 5600 & 5200 hanya memiliki 4-Pipeline dengan 1 texture unit per pipe, maka multi-texturing fillratenya MASIH DIBAWAH Geforce4 Ti yg memiliki 4-Pipeline dengan 2 texture unit per pipe.
Dengan spesifikasi teknis yg jauh dibawah Radeon 9500PRO, jelas dapat disimpulkan bahwa GeforceFX 5600 juga TIDAK LAYAK DIBELI seperti halnya Geforce4 Ti4600. Apalagi harga GeforceFX 5600 Ultra lebih mahal drpd Radeon 9500PRO.
Karena Radeon 9500 juga dapat dirubah menjadi Radeon 9500PRO, maka jelas GeforceFX 5200 & 5600 kehilangan daya tariknya.

GeforceFX 5800 Ultra (NV30) merupakan varian GeforceFX utk segmen atas yg diposisikan utk bersaing dgn Radeon 9800PRO, namun harganya yg masih berkisar $500 tentu akan memporak-porandakan kondisi finansial banyak orang.
Bagi penggemar produk Nvidia, cukup sulit utk mendapatkan performa GeforceFX 5800 dengan mengoverclock GeforceFX 5200 ataupun 5600. Sedangkan bila penggemar produk ATI ingin mendapatkan performa setara GeforceFX 5800, mereka cukup membeli Radeon 9700 saja, sebab Radeon 9700 yg harganya murah ini dapat dioverclock hingga setara Radeon 9800PRO. Performa Radeon 9800PRO jelas dapat mengimbangi GeforceFX 5800 Ultra. Dengan membeli Radeon 9700 anda mendapat performa videocard seharga $500 dengan harga cuma $280.

 

Budz Kay
budzkay@reviewland.com

asusp4pe-2astrindo.gif (38132 bytes)

SAMPAIKAN PENDAPAT & PERTANYAAN ANDA DI : FORUM DISKUSI

 

w e b d e s i g n by

www.budzkay.net

©2003 Budz Kay Webdesign, All rights reserved
please contact webmaster for any web related problem