AthlonXP memang sempat menjadi idola dikala Pentium4
berjalan di FSB 100, namun kini jawara AMD harus kebat kebit ketika rivalnya melaju di
FSB133 keatas dengan DDR400.
Mampukah AthlonXP menghindar dari liang kubur apabila Intel mengutus ketiga juara
overclocknya yaitu P4 Northwood 1.6, P4 1.8 dan P4 2.5GHz ?
Beberapa bulan yg lalu AthlonXP sempat merasakan nikmatnya
berada di puncak kesuksesan. Baik harta, tahta, dan wanita, semua dimilikinya. Saat itu
AthlonXP memang mampu berpesta-pora total ketika Pentium4 harus terseok-seok di FSB100
& DDR266.
Namun kini bagi AMD roda kehidupan tengah berputar ke bawah. Intel dengan
beringasnya mencetak jawara-jawara baru yg mampu berlaga di GHz tinggi.
Sang jawara AMD kini harus terbaring lesu di peraduan sambil membayangkan kebuasan
Intel. Tubuhnya tampak kurus & pucat. Gurat-gurat kesedihan terukir jelas di wajahnya.
Tubuhnya gemetaran ketika membaca berita di koran seputar anjloknya saham AMD hingga 25%.
Bila uang tak punya dan tenaga tak ada, tentunya sungguh tragis nasib AMD. Kini sang
jawara AMD hanya bisa tergolek di ranjang pesing sambil sesekali tangannya menepis lalat
yg mengerumuninya.
Belum sempat ia memejamkan mata, mendadak Intel mengetuk pintu sambil menyodorkan
bingkisan berupa sebuah peti mati berwarna hijau yg diantar langsung oleh 3 petarung
terbaik Intel...
ATHLON XP
PALOMINO: MERATAPI TEMBOK DERITA 2 GHz
AMD memang harus mengakui kepiawaian bisnis
Intel. Meskipun secara clock-to-clock P4 kalah oleh AthlonXP, namun para Ahli Nujum intel
telah meramalkan bahwa pada akhirnya GHz yg tertinggi akan mengantar Intel ke singgasana
kemenangan. Sial bagi AMD, karena mereka tidak mendesign arsitektur AthlonXP Palomino utk
bisa dengan mudah melewati angka 2GHz. Tapi memang harus diakui bahwa pada MHz yg sama
AthlonXP akan menggulingkan Pentium4. Oleh karena itu AMD membuat Performace Rating (PR)
supaya dunia tahu bahwa meskipun prosesor mereka berjalan pada MHz yg lebih rendah, namun
sanggup mengalahkan P4 pada MHz yg lebih tinggi.
Sebagai contoh: Athlon XP yg berkecepatan 1.7GHz mereka namakan AthlonXP 2100+,
yang artinya performanya 10% lebih cepat dibanding P4 2100MHz. Penggunaan PR ini mereka
lakukan karena AthlonXP dengan core Palomino (0.18 micron) memang sulit melewati clock
2GHz. Padahal Pentium4 Northwood (0.13micron) dengan mudahnya mencapai 3GHz.
Untuk lebih jelasnya lihat tabel dibawah ini :
AthlonXP
Performance Rating |
FSB |
multiplier |
Real
clock
(FSB x multiplier) |
Keterangan |
| XP
1600+ |
133 |
x 10.5 |
1400 MHz |
AthlonXP core
Palomino (0.18 micron) |
| XP
1700+ |
133 |
x 11 |
1466 MHz |
AthlonXP core
Palomino (0.18 micron) |
| XP
1800+ |
133 |
x 11.5 |
1533 MHz |
AthlonXP core
Palomino (0.18 micron) |
| XP
1900+ |
133 |
x 12 |
1600 MHz |
AthlonXP core
Palomino (0.18 micron) |
| XP
2000+ |
133 |
x 12.5 |
1666 MHz |
AthlonXP core
Palomino (0.18 micron) |
| XP
2100+ |
133 |
x 13 |
1733 MHz |
XP2100+ adalah
Performance Rating (PR) tertinggi untuk AXP Palomino yg diproduksi |
| XP 2200+ |
133 |
x
13.5 |
1800 MHz |
AXP Palomino
dengan PR 2200+ ke atas tidak diproduksi. Sebagai penggantinya adalah AXP Thoroughbred-A |
| XP
2300+ |
133 |
x 14 |
1866 MHz |
AXP
Palomino & Thoroughbred-A dengan PR 2300+ ke atas tidak diproduksi. Sebagai
penggantinya adalah AXP Thoroughbred-B (T-bred revision 2) |
| XP
2400+ |
133 |
x 14.5 |
1933 MHz |
| XP
2500+ |
133 |
x 15 |
2000 MHz |
Seandainya AMD mampu menyediakan AthlonXP dengan
core Thoroughbred (0.13 micron) di pasaran tentunya keberingasan Intel dapat diredam.
Namun sial bagi AMD karena akibat kondisi keuangannya yg seret dan berbagai kendala pada
proses produksi telah membuat Athlon XP2400 (T-bred A) nyaris tidak ada di pasaran dunia.
Bahkan AthlonXP2200 (T-bred A) pun juga cukup langka. Padahal untuk mengalahkan P4 2.4GHz
tentunya paling tidak dibutuhkan AXP 2400+
Secara logika saja, apabila kita melihat dari performance ratingnya, tentunya sulit
bagi AXP 2100+ (Palomino) yg ada di pasaran utk mengalahkan P4 2.1 GHz keatas, terlebih
lagi P4 Northwood terbukti JAUH lebih overclockable dibanding AthlonXP Palomino.
Ini karena setinggi-tingginya AthlonXP Palomino dioverclock, prosesor tsb akan
terbentur tembok batas 2GHz yg identik dgn PR2500+. Bahkan untuk berjalan di 1.9 GHz saja
(XP2400) sudah diwajibkan penggunaan Watercooling akibat tingginya panas yg dihasilkan.
Konyolnya lagi, akibat kesalahan design AMD, Athlon XP2200+ (Thoroughbred A) yg
notabene sudah 0.13 micron ternyata juga tidak mampu dioverclock tinggi. AMD kemudian
memperbaikinya dengan mengeluarkan AthlonXP dengan core Thoroughbred-B (T-Bred revisi 2)
yg serinya dimulai dari Athlon XP2400+ ke atas, namun problem pada proses produksi membuat
AMD tidak mampu menghadirkan prosesor ini di pasaran dunia.
Melihat keterbatasan AthlonXP Palomino di 2GHz
(PR=XP2500) maka tentunya cukup mudah bagi Intel utk membantai AMD, karena cukup dengan
menjalankan P4 diatas 2.5GHz maka akan sulit bagi AthlonXP Palomino utk mengejar P4.
Sementara itu, bagi Intel angka 2.5GHz dapat dicapai semudah memejamkan mata. Bahkan P4
1.6GHz dan 1.8GHz dapat dengan mudahnya berjalan di atas 2.5GHz
ABIT BD7-II: TUKANG JAGAL UTUSAN
INTEL

ABIT BD7-II: motherboard i845E DDR
seharga $100 yg performanya sudah bisa untuk mengalahkan platform RDRAM PC800 |
Ketiga prosesor Pentium4 yg nanti akan diadu dgn AthlonXP
adalah prosesor yg sanggup berjalan diatas 2GHz, ini merupakan bekal utk menundukkan
AthlonXP. Namun itu saja tidak cukup. Karena AthlonXP menggunakan platform VIA KT333 yg
notabene berjalan pada DDR333.
Oleh karena itu, supaya ketiga jawara Intel tsb mampu menunaikan tugasnya dgn baik,
mereka harus ditemani oleh tukang jagal andalan ABIT.
Abit BD7-II merupakan motherboard i845E yg mensupport DDR356.
Perlu diketahui bahwa di dunia ini hanya ABIT dan ALBATRON yg
membuat motherboard i845E yg mensupport DDR356. Sedangkan motheboard i845E merk lain hanya
mensupport DDR266 yang tentu saja kurang memadai utk mengalahkan AthlonXP yg berjalan dgn
motherboard DDR333.
Dengan menggunakan ABIT BD7-II yg notabene mensupport DDR356,
anda tidak perlu menggunakan RDRAM PC800 untuk mengalahkan AthlonXP, jadi pengguna AMD
tidak bisa berkelit lagi bahwa RDRAM yg menyebabkan kemenangan P4.
Dan lagi, performa i845E dengan DDR356 sebenarnya justru sanggup mengalahkan RDRAM
PC800.
ATRIBUT SEDERHANA UNTUK SANG
PEMBUNUH

HSF standard bawaan Intel masih cukup memadai untuk mengoverclock P4 hingga 2.8 GHz dengan
Vcore 1.7V |
Bagi pengguna AthlonXP, overclocking menggunakan HSF standard
sangat diharamkan. Ini karena karakteristik prosesor AMD yg memang jauh lebih panas drpd
prosesor buatan Intel.
Oleh karena itu para overclocker yg menggunakan AthlonXP harus mengeluarkan uang
extra utk membeli HSF kelas atas yg harganya tidak murah (berkisar $30 ke atas).
Meskipun prosesor P4 harganya lebih mahal dibanding AthlonXP,
namun penggunanya dapat menghemat karena tidak perlu membeli HSF mahal.
Ini karena HSF bawaan intel masih memadai untuk mengoverclock P4 ke angka 2.8GHz
(dengan Vcore 1.7V).
Suhu P4 yg lebih dingin ini tentunya karena core 0.13 micron yg dipergunakan pada
P4 Northwood. Selain itu, tidak seperti AthlonXP, P4 dilengkapi IHS (Intel Heat Spreader)
yg selain berfungsi untuk memperluas area pelepasan panas, juga berguna untuk melindungi
core dari keretakan sewaktu instalasi HSF. Anda tak perlu menggunakan thermal paste mahal
(Arctic Silver) seperti pada prosesor AMD, sebab cukup dgn Thermal Paste murahan seharga
Rp.10 ribu atau bahkan dgn Thermal Pad bawaan HSF standard, P4 masih cukup dingin utk
dioverclock.

Thermaltake Volcano 7+ dapat menurunkan suhu lebih rendah 5 derajat Celcius dibanding HSF
standard. HSF ini akan menjadi atribut wajib bila anda mencoba bermain diatas 2.8GHz
dengan menggunakan Vcore diatas 1.7V |
Namun bagi pengguna Pentium4 yg mendambakan angka 3GHz,
tentunya penggunaan HSF standard tak dimungkinkan lagi. Untuk itu diperlukan HSF kelas
atas seperti Thermaltake Volcano 7+. HSF jenis ini terbuat dari materi tembaga (full
copper) dan kompatible pula dengan socket-A (AMD)
Fan 7cm yg ada pada Volcano 7+ mampu memberikan pendinginan
yg cukup bagus. Kecepatan fan dapat diatur ke tingkat yg lebih rendah utk mengurangi
kebisingan.
Sehingga bila sewaktu-waktu anda ingin menurunkan kecepatan overclock anda juga
dapat mengurangi kebisingan fan tsb
SETTING DDR RATIO: JAMPI-JAMPI
ANDALAN ABIT
Pada platform AMD, memory DDR yg berkualitas mutlak
diperlukan. Ini karena agresifitas setting memory & kurangnya kestabilan pada platform
AMD.
Sedangkan berkat arsitektur memory yg lebih baik pada platform Intel, maka sebuah
memory DDR yg sama dapat berjalan di clock yg lebih tinggi dan voltase yg lebih rendah
dibanding pada platform AMD.
Namun karena motherboard DDR yg dipergunakan pada pengujian
mensupport DDR356, maka memory DDR yg bagus juga diperlukan. Ini karena dalam pengujian
nanti memory akan dipacu melewati angka 200MHz (DDR400)
ABIT BD7-II merupakan motherboard yg mensupport DDR356 karena
pada setting FSB133 motherboard ini menyediakan pilihan DDR ratio 3:4.
Dengan setting 3:4 maka bpada FSB133 memory akan berjalan di 178MHz (133 x 1.34),
dan pada FSB150 memory akan berjalan di 200MHz (150 x 1.34)
Untuk mendapatkan pilihan 3:4 pada FSB133, pastikan anda
mengatur DRAM Ratio H/W Strap ke posisi LOW. Sebab bila anda memilih HIGH, maka pilihan yg
muncul adalah 4:3 yg artinya memory anda akan berjalan lebih rendah drpd FSB.
Pilihan DRAM Ratio 1:1 akan membuat memory anda berjalan di clock yg sama dengan
FSB (Synchronous)
Cara seperti ini dapat dipakai bila anda menggunakan memory DDR yg kurang bagus
(misal: Visipro).
Namun bila anda menggunakan memory DDR kelas dunia seperti CORSAIR dan MUSHKIN, maka anda
sebaiknya menggunakan ratio 3:4.
Memory Mushkin PC2700 sekalipun masih sanggup berjalan di diatas 200MHz pada ABIT
BD7-II
Perlu diketahui bahwa prosesor Pentium4 membutuhkan memory
bandwith yg besar, jadi sebisa mungkin paculah memory clock anda diatas 200MHz (DDR400).

Cukup dengan 2.7V saja memory PC2700
sanggup menembus 200MHz |
Pada ABIT BD7-II utk dapat mencapai memory clock 200MHz
dengan Vmem hanya 2.7V sangatlah mudah sekalipun anda menggunakan memory PC2700 (asalkan
merk Corsair atau Mushkin). Sedangkan pada platform AMD, sulit bagi sebuah memory PC2700
utk dapat mencapai clock 200MHz dengan Vmem 2.7V. Pada platform AMD memory PC2700 harus
disupply tegangan hampir 3V agar dapat stabil diatas 190MHz, hal seperti ini tentunya akan
merusak memory.
Fakta seperti ini menunjukkan keunggulan & kepiawaian Intel dalam mengelola
arsitektur memory untuk prosesor mereka.

Pentium4 dengan performa DDR400+ |
Pada gambar disamping anda dapat melihat tampilan booting
dengan setting DRAM ratio 3:4.
Ketika anda mengoverclock CPU dgn menaikkan FSB maka memory clock ikut naik, dengan
begitu kinerja yg didapat tidak semata dari CPU yg naik MHz-nya saja tapi yg penting
justru karena memory bandwith yg semakin besar.
Perlu diingat bahwa kinerja P4 sangat tergantung pada memory bandwith.
Jadi cukup konyol bila pada FSB133 anda menggunakan DRAM ratio 1:1, sebab memory
akan cuma berjalan di 133MHz (DDR266), sehingga kurang punya taring utk mengalahkan
platform AMD yg menggunakan DDR333
SETTING PCI & AGP FIX:
MEMBUAT AMD IRI SETENGAH MATI
 |
Intel memang tidak mengijinkan kita untuk merubah multiplier
pada prosesor mereka. Sehingga untuk mengoverclock CPU jalan satu-satunya adalah dengan
menaikkan FSB. Namun sebenarnya memang cara seperti inilah yg dapat memberikan kinerja
terbaik, karena dengan menaikkan FSB maka memory bandwith ikut meningkat dan laju transfer
data antara CPU dan chipset northbridge (MCH) juga semakin meningkat. Kendala utama pada
overclocking dengan menaikkan FSB adalah ikut ter-overclocknya PCI dan AGP clock, sehingga
peripheral PCI, Hardisk, dan VGA ikut terganggu kestabilannya.
Cukup banyak fakta menyeramkan tentang rusaknya data sebuah hardisk akibat
mengoverclock dengan menaikkan FSB . Banyak pula fakta memilukan tentang soundcard yg
rusak akibat overclocking FSB.
Namun kisah-kisah tragis tsb hanya akan menimpa para pengguna prosesor AMD saja,
karena pada sebagian besar motherboard utk Pentium4 anda dapat mengatur clock PCI dan AGP
Fix pada 33MHz(PCI) & 66MHz(AGP). Dengan begitu anda tentunya bebas menggenjot FSB
sesuka hati tanpa harus dikhawatirkan oleh rusaknya berbagai peripheral lain seperti
Soundcard, LAN card, Hardisk, dan VGA anda.
Pada platform AMD, kendala utama menggunakan FSB tinggi
adalah AGP clock yg ikut naik terlalu tinggi sehingga mengurangi kemampuan overclock
sebuah VGA card. Beberapa VGA card cukup sensitif terhadap FSB tinggi. Ironisnya, VGA
tercepat didunia yaitu ATI Radeon 9700 kabarnya juga sensitif dengan FSB tinggi. Hal
seperti ini tentunya akan mengganggu kebebasan anda dalam mengoverclock VGA pada platform
AMD.
Namun pada platform Intel anda tidak perlu mengkhawatirkan hal tsb, karena dgn
setting AGP fix 66MHz, clock AGP anda akan tetap normal, sehingga anda bisa lebih maximal
dalam mengoverclock Core dan Memory VGA tsb.
Keluhan lain dari para pengguna AMD adalah akses hardisk yg malah lebih lambat
ketika sistem dioverclock menggunkan FSB tinggi. Hal ini sebenarnya disebabkan karena PCI
clock yg ikut naik, akibatnya terjadi gangguan pada transfer data pada hardisk.
Gangguan-gangguan seperti diatas semuanya berakar pada clock PCI & AGP yg ikut
naik.
Para pengguna AMD harus mau berlapang dada utk menerima kenyataan bahwa fasilitas
PCI & AGP fix hanya ada pada platform Intel saja.
Adanya PCI dan AGP fix seperti inilah yg juga menjadikan platform Intel jauh lebih
stabil ketika dioverclok bila dibandingkan dgn platform AMD.
SETTING DDR TIMING: AJIAN SAKTI
UNTUK PENTIUM4

Setting seperti diatas dapat menghantar memory PC2700 ke angka 206MHz (FSB154). Dengan
memory PC3200 anda dapat menembus 210MHz |
Pada platform Intel, setting memory timing DDR juga bisa
dilakukan namun tidak serumit pada platform AMD.
Meskipun setting timing di BIOS cukup sederhana, tapi nanti anda bisa lihat bahwa
memory bandwith yg dihasilkan jauh lebih tinggi dibanding platform AMD.
Setting CL2.5 ke CL2 tidak terlalu menunjukkan peningkatan yg terlalu tinggi.
Sehingga bila memory anda adalah PC2700, gunakan CL2.5 agar anda dapat mencapai clock yg
lebih tinggi.
Act to Precharge Delay yg dapat dipilih : 5,6,7. Saya menyarankan 7 untuk
kestabilan yg lebih baik, sebab penggunaan 5 hanya memberikan peningkatan yg kecil sekali.
DRAM RAS to CAS menyediakan pilihan 2 dan 3. Sebaiknya gunakan 2 karena bila
memilih 3 kinerja memory bandwith akan menurun banyak.
Untuk DRAM RAS Precharge sebaiknya juga gunakan pilihan 2.
Pada ABIT BD7-II terdapat fasilitan Enhance DRAM Performace, pastikan option ini
di-enabled utk mendapatkan memory bandwith yg lebih tinggi. Namun bila anda gagal mencapai
memory clock lebih tinggi, coba dulu utk men-disabled option ini terlebih dahulu, karena
pengaruhnya pada kinerja tidak sebesar DRAM RAS to CAS & DRAM RAS Precharge.
SETTING VOLTASE CPU: TANGKUR
BUAYA UNTUK PRIA PERKASA

Pilihan +15% membuat Vcore menjadi :
Default (1.5V) x 15% = 1.725 Volt |
Pria perkasa tentunya tidak terlalu membutuhkan pasokan obat
kuat untuk berlaga. Hanya pria bermasalah saja yg hanya bisa greng setelah dipasok tangkur
buaya terlebih dahulu.
Dalam urusan keperkasaan, terbukti Pentium4 Northwood jauh lebih perkasa dibanding
AthlonXP.
Berbeda dgn AthlonXP yg membutuhkan Vcore tinggi utk dapat dioverclock, Pentium4
Northwood bahkan tidak perlu membutuhkan kenaikan voltase bila hanya dioverclock naik
sebesar 600MHz dari kecepatan asalnya.
Sudah banyak bukti yg menunjukkan bahwa P4 1.6 dapat berjalan stabil di 2.1GHz
dengan Vcore default (1.5V). Bahkan sebagian besar P4 1.8GHz dapat berjalan stabil di
2.5GHz dengan Vcore default.
Dengan Vcore default suhu tentunya tidak akan naik terlalu banyak, dan umur
prosesor lebih awet.
Namun bagi overclocker sejati, tentunya angka 2.5 GHz
belumlah cukup, sehingga menggenjot Vcore perlu dilakukan lagi.
Kebanyakan motherboard i845E memang menyediakan pilihan Vcore hingga sampai 1.7V.
Dengan Vcore 1.7V biasanya P4 Northwood dapat naik lagi sebanyak 200-300MHz
dari kecepatan maximum menggunakan Vcore default, namun tentunya
dengan kompensasi suhu yg juga naik sekitar 5°C.

Kedua pin VID yg diberi tanda merah harus
disambung agar Vcore default menjadi 1.7 V |
Untuk mencapai MHz yg lebih tinggi lagi tentunya diperlukan
Vcore yg juga lebih tinggi lagi. Apabila BIOS motherboard anda tidak menyediakan pilihan
Vcore 1.85V maka anda dapat melakukan cara mudah yaitu dengan menyambung dua pin VID
prosesor seperti pada gambar disamping. Anda dapat menggunakan serabut kabel utk membuat
simpul untuk menyambungkan (melilit) ke-2 pin VID tsb.
Setelah kedua pin VID tsb tersambung maka Vcore default yg
semula 1.5V akan menjadi 1.7V. Dengan demikian bila pada BIOS anda memilih setting Vcore
+15% maka Vcore yg dihasilkan adalah 1.9V (1.7V x 15%)
Dengan Vcore 1.9V, P4 dapat dioverclock lebih tinggi lagi sebanyak 100-200MHz dari
kecepatan maximum menggunakan Vcore 1.7V, dan tentunya suhu juga akan ikut naik lagi
sekitar 5°C
Hal yg harus diperhatikan setelah anda menggunakan Vcore 1.9V
adalah naiknya indikator System Temperature pada motherboard ABIT BD7-II ke tingkat suhu
yang sangat ekstrim !
Bahkan panasnya System Temperature ini dapat melebihi panas dari CPU. Anda bisa
melihat pada screenshot dibawah ini, System Temperature mencapai 66°C (Suhu CPU cuma
55°C).
Bahkan saya sendiri pernah mengalami System Temperature hingga 70°C yg tentu saja
tak lama kemudian komputer hang....
 |
Tingginya System Temperature ini semata dikarenakan panas yg
ditimbulkan MOSFET Voltage Regulator pada ABIT BD7-II. Komponen ini berfungsi untuk
men-supply tegangan utk CPU.
Setelah kedua pin VID pada P4 dililit, maka Voltage regulator motherboard dipaksa
men-supply Vcore yg jauh lebih tinggi (1.9V) sehingga panas yg ditimbulkan pada MOSFET
lebih tinggi pula.
Untuk mengatasinya, lihat posisi MOSFET pada gambar dibawah dan gunakan fan untuk
mendinginkannya. Setelah dipasang fan, maka indikator System Temperature akan berada di
kisaran 40C-43C, atau kurang lebih suhunya setara suhu Prosesor P4 dalam keadaan idle.

MOSFET Volage Regulator: Bila tidak
didinginkan suhunya bisa melebihi suhu CPU |
Untuk
pendinginan MOSFET setelah motherboard berada dalam casing dapat digunakan fan 8cm yg
ditempatkan dibawah Power Supply sehingga anginnya menyembur ke arah MOSFET, untuk lebih
jelasnya bisa dilihat pada gambar ini
PEMILIHAN
CPU UNTUK OVERCLOCKING DENGAN RASIO DDR 3:4
Karena Intel mengunci multiplier pada P4 maka
dalam usaha overclocking utk mencapai MHz tertinggi kita harus memperhatikan apakah dengan
DDR ratio 3:4 memory akan masih mampu bekerja di clock yang wajar.
Untuk lebih jelasnya lihat tabel di bawah ini.
|
Multiplier |
Target
kecepatan
overclock |
FSB yg
diperlukan utk mencapai target kecepatan |
Clock memory
DDR ratio 3:4
(fsb x 1.34) |
| P4 1.6 |
16X |
2800 MHz |
FSB 175 |
234
(sangat sulit) |
| P4 1.8 |
18X |
2800 MHz
2900 MHz
3000 MHz |
FSB 155
FSB 161
FSB 166 |
207 (PC2700 masih
bisa)
215 (harus PC3200)
222 (agak sulit) |
| P4 2.2 |
17X |
3000 MHz |
FSB 176 |
235
(sangat sulit) |
| P4 2.5 |
19X |
3000 MHz
3100 MHz |
FSB 158
FSB 163 |
211 (harus PC3200)
218 (harus PC3200) |
Dari tabel diatas terlihat bahwa bila kita
mengoverclock menggunakan P4 1.6, maka sulit untuk menerapakan DDR Ratio 3:4 karena kita
harus menggunakan FSB yg terlalu tinggi yg mengakibatkan memory clock menjadi terlalu
tinggi. Dalam kasus seperti ini lebih baik menggunakan DDR ratio 1:1. Namun tentu saja
clock memory menjadi cuma 175MHz saja, sehingga memory bandwith yg diberikan kurang begitu
besar.
Situasinya berbeda bila anda menggunakan P4 1.8 GHz, sebab prosesor ini meiliki
multiplier yg lebih tinggi sehingga bila anda mengoverclock P4 1.8 ke 2.9 GHz maka memory
clock akan masih berada di kisaran 215MHz. Memory seperti Corsair PC3200 CL2 masih sanggup
berlaga di clock ini.
Namun pada angka 3GHz, akan cukup sulit utk mendapatkan kestabilan dgn DDR
ratio 3:4, karena pada clock memory 222MHz ketidakstabilan akan lebih banyak diakibatkan
karena faktor memory.
Sedangkan untuk mengoverclock P4 2.5GHz dgn DDR ratio 3:4 cukup mudah dilakukan
karena memory clock akan masih berada di kisaran yg wajar bagi memory DDR PC3200.
Jadi bila mengoverclock menggunakan 2.5GHz hindarilah menggukan DDR ratio 1:1
karena memory clock akan berjalan sama dengan FSB (dibawah 166Mhz) yg artinya kinerja
memory tidak optimal.
Sebenarnya untuk P4 dengan multiplier 18X, ada baiknya bila menggunakan motherboard
berchipset i845PE yg menyediakan DDR ratio 4:5. Ini karena utk mengoverclock P4 dengan
multiplier rendah kita akan membutuhkan FSB tinggi. Dengan DDR ratio 4:5 maka memory clock
tidak akan tergenjot terlalu tinggi. Sebagai contoh, dengan DDR ratio 4:5 maka pada FSB166
memory clock hanya berjalan di 200MHz (166 x 1.25).
PENTIUM 4
1.8 GHz SL63X MALAY: ARTIS SINETRON SEHARGA $145 / MALAM
Beberapa waktu yg lalu P4 1.6GHz sempat menjadi
idola di kalangan overclocker. Namun kini pamornya perlahan-lahan mulai susut. Ini
disebabkan karena P4 1.8GHz dengan kode SL63X Malaysia terbukti mampu berjalan di 2.8GHz
dengan Vcore 1.7V. Bahkan hanya dengan Vcore Default saja, prosesor seharga $145 ini mampu
melaju stabil di angka 2.5GHz. Ini berarti membeli P4 1.8GHz sama seperti memperoleh P4
2.5GHz yg harganya $245.
Dengan Vcore 1.9V ke atas, angka 3GHz ke atas bukan mustahil diraih asalkan
menggunakan watercooling.
Hasil overclocking P4 1.8GHz dapat dilihat pada tabel dibawah ini :
Kecepatan
overclock |
Setting
FSB / Memory |
Setting
VCore |
Suhu
Full Load
(HSF Volcano 7+) |
| 2.5 GHz |
141 / 189 |
DEFAULT (1.5V) |
45C |
| 2.8 GHz |
156 / 208 |
1.7V |
55C |
| 2.9
GHz |
- 164 /
164
- 164 / 220 (memory harus sangat bagus) |
1.9V
(lilit VID) |
60C |

Pentium4 1.8 SL63X Malay : melaju di atas
2.8GHz dengan VCore rendah dan suhu rendah. ini berarti kenaikan sebesar 1GHz dari
kecepatan aslinya !!!! |
Pentium4 1.8GHz saat ini boleh dibilang sebagai
intan permata berharga miring yang wajib utk dibeli.
Karena dgn dana hanya $145 anda dapat memperoleh performa diatas P4 2.8GHz yg
harganya 3X lipat lebih mahal.
Dengan dana $145 MUSTAHIL anda bisa mendapat AthlonXP Palomino yg dapat dioverclock
hingga performanya mampu mengalahkan P4 1.8GHz @ 2.8GHz
Memang kalau melihat dari segi harga semata, harga P4 1.8 GHz tidak semurah
AthlonXP 2000+ ke bawah. Tapi sebenarnya harga tsb tergolong sangat murah bila melihat
kenikmatan & performa overclock tinggi yg bakal anda peroleh.
Andaikan anda mendapat tawaran untuk tidur
bersama artis sinetron dengan tarif $145/malam maka pasti anda akan melihat itu sebagai
harga yg sangat murah mengingat besarnya kepuasaan & kebanggaan yg bakal anda dapat.
Memang kalau melihat dari segi harga semata, tarif $145 tentu jauh lebih mahal dibanding
harga pelacur jalanan yg berbau debu & knalpot. Tapi anak SD pun tahu kalau artis
sinetron derajatnya jauh lebih tinggi dibanding ayam jalanan. Sehingga kalau anda bisa
meniduri artis sinetron dgn dana hanya $145 tentunya ibarat Surga turun ke bumi.
PERBANDINGAN
SUHU CPU
Seperti telah saya bahas AMD tidak pernah bisa
mengalahkan Intel dalam hal suhu yg rendah.
Anda bisa melihat perbandingannya pada tabel di bawah ini :
| Suhu ruangan: 25ºC |
. . Temperature CPU
yg dideteksi software MB Monitor |
| . .
IDLE |
. .
FULL LOAD |
Pentium4
1800 @ 2800 MHz
Heatsink Thermaltake Volcano 7+ |
|
|
Pentium4
1800 @ 2800 MHz
Heatsink Standard |
|
|
Athlon
XP 2100+ @ 2400+
Heatsink Thermaltake Volcano 7+ |
|
|
Pada tabel di atas, terlihat jelas P4 yg
dioverclock ke 2.8GHz suhunya masih jauh lebih rendah drpd Athlon XP 2100+ yg dioverclock
menjadi XP2400+ . Bahkan meski hanya dengan HSF standar P4 masih lebih dingin.
Secara logika saja, mustahil XP2400+ melawan P4 2.8GHz. Sedangkan mustahil
mengoverclock XP2100+ menjadi XP2800+

BENCHMARK
Pengujian dilakukan dengan benchmark dari lima macam
kategori:
1. Kategori Memory Benchmark: Sisoft Sandra 2002 SP1
2. Kategori Game 3D: Quake3, Comanche 4, Serious Sam SE, RTCW, 3DMark2001
3. Kategori Aplikasi bisnis/office: PCMark2002
4. Kategori Aplikasi 3D: 3D Studio Max 4.26
5. Kategori Aplikasi Scientific: ScienceMark 2, CPU RightMark 2002
Seberapa dalamkah AMD akan dikubur oleh Intel? lihat saja
hasil benchmarknya di bawah ini:
BENCHMARK PLATFORM:
PERBANDINGAN
HARGA |
TOTAL |
| Pentium4
1,6 GHz |
$ 120 |
| AthlonXP
2100+ |
$ 140 |
| Pentium4
1,8 GHz |
$ 145 |
| AthlonXP
2400+ |
$ 240 |
| Pentium4
2,5 GHz |
$ 240 |
NOTE:
harga pada bulan October |
CPU:
- Pentium4 1.6A
- Pentium4 1.8A
- Pentium4 2.53
- Athlon XP 2100+
NOTE: Overclocking P4 dilakukan dengan
Vcore 1.7V (tanpa melilit pin VID)
CPU Cooler :
- Thermaltake Volcano7+
Motherboard
- i845E : ABIT BD7-II
- VIA KT333 : ABIT KX7
Memory DDR :
256MB Mushkin PC2700
Harddisk:
30GB Maxtor Diamond Max Plus 60 - 7200RPM
Videocard:
MSI Geforce4 Ti4200 128MB @ 300/553
Driver:
- Nvidia Detonator 40.41
Windows 2000 Professional SP2
DirectX 8.1
| KATEGORI
1: |
MEMORY
BENCHMARK |
BENCHMARK
SISOFT SANDRA 2002 SP1 (897)
|
. .
ALU / FPU |
P4
1800 @ 2800 (fsb156 / 208) $145
ABIT BD7-II |
|
P4
2533 @ 2926 (fsb154 / 206) $240
ABIT BD7-II |
|
P4
1600 @ 2400 (fsb 150 / 200) $120
ABIT BD7-II |
|
P4
2533 (fsb 133 / 178)
$240
ABIT BD7-II |
|
P4
1800 @ 2400 (fsb 133 / 178) $145
ABIT BD7-II |
|
P4
1600 @ 2133 (fsb 133 / 178) $120
ABIT BD7-II |
|
P4
2533 @ 2926 (fsb154 / 154) $240
ABIT BD7-II |
|
P4
1800 (fsb 100 / 133)
$145
ABIT BD7-II |
|
P4
1600 (fsb 100 / 133)
$120
ABIT BD7-II |
|
Athlon
XP 2400+ (fsb 133 / 166) $240
ABIT KX7-333 |
|
Intel memang terkenal karena kepiawaiannya
dalam menghidangkan memory bandwith yg fantastis. Meski baik Intel & AMD sama-sama
menggunakan DDR, lihatlah betapa kontrasnya memory bandwith antara kedua kubu yg saling
berseru itu.
Bahkan AthlonXP dengan memory DDR333 harus bergulung-gulung hanya untuk dapat
mengalahkan P4 dengan DDR266
QUAKE 3
|
. .
Demo 001.
Normal - 640x480x16bit |
P4
1800 @ 2800 (fsb156 / 208) $145
ABIT BD7-II |
|
P4
2533 @ 2926 (fsb154 / 206) $240
ABIT BD7-II |
|
P4
2533 @ 2926 (fsb154 / 154) $240
ABIT BD7-II |
|
P4
1600 @ 2400 (fsb 150 / 200) $120
ABIT BD7-II |
|
P4
2533 (fsb 133 / 178)
$240
ABIT BD7-II |
|
P4
1800 @ 2400 (fsb133 / 178) $145
ABIT BD7-II |
|
P4
1600 @ 2133 (fsb 133 / 178) $120
ABIT BD7-II |
|
Athlon
XP 2400+ (fsb 133 / 166) $240
ABIT KX7-333 |
|
Athlon
XP 2100+ (fsb 133 / 166) $145
ABIT KX7-333 |
|
P4
1800 (fsb 100 /
133)
$145
ABIT BD7-II |
|
P4
1600 (fsb 100 /
133)
$120
ABIT BD7-II |
|
Quake3 merupakan aplikasi yg sangat
sensitif dgn memory-bandwith. Lagi-lagi Pentium4 menunjukkan taringnya disini. Kemampuan
CPU AthlonXP mampu menyelamatkannya diri dari terkaman P4 dengan FSB100+DDR266, namun
begitu P4 berjalan di FSB133+DDR356 maka sang jagoan AMD harus pulang kandang dengan kursi
roda.
Sementara itu, P4 1.8GHz yg dioverclock ke 2.8GHz akhirnya bisa duduk santai sambil
mencicipi anggur kemenangan di singgasana paling puncak.
Dari benchmark diatas terlihat jelas betapa besar pengaruh DDR ratio 3:4, ini
terbukti dari P4 2926 (154/154) yg dengan mudah dikalahkan oleh P4 2800 (156/208). Bahkan
P4 yg clocknya cuma berjalan di 2400 (150/200) hampir mengimbangi P4 2926 (154/154).
Meskipun Quake3 bukan merupakan game baru, namun engine Quake3 banyak digunakan
pada game-game 3D terbaru. Oleh karena itu hasil benchmark Quake3 cukup representatif utk
mencerminkan kinerja CPU pada game-game 3D terbaru.
COMANCHE 4
|
. .
640x480x16bit |
P4
2533 @ 2926 (fsb154 / 206) $240
ABIT BD7-II |
|
P4
1800 @ 2800 (fsb156 / 208) $145
ABIT BD7-II |
|
P4
2533 @ 2926 (fsb154 / 154) $240
ABIT BD7-II |
|
P4
2533 (fsb 133 / 178)
$240
ABIT BD7-II |
|
P4
1600 @ 2400 (fsb 150 / 200) $120
ABIT BD7-II |
|
P4
1800 @ 2400 (fsb 133 / 178) $145
ABIT BD7-II |
|
Athlon
XP 2400+ (fsb 133 / 166) $240
ABIT KX7-333 |
|
P4
1600 @ 2133 (fsb 133 / 178) $120
ABIT BD7-II |
|
Athlon
XP 2100+ (fsb 133 / 166) $145
ABIT KX7-333 |
|
P4
1800 (fsb 100 / 133)
$145
ABIT BD7-II |
|
P4
1600 (fsb 100 / 133)
$120
ABIT BD7-II |
|
Berbeda dgn kebanyakan game yg cenderung
VGA-dependent, Comanche 4 merupakan salah satu game baru yg sangat CPU-dependent. Oleh
karena itu game ini sangat cocok utk melihat performa sebuah CPU.
Pada game ini terlihat jelas betapa bobroknya performa AthlonXP. Bahkan AthlonXP
2400+ yg diklaim oleh AMD lebih cepat 10% drpd P4 2400, ternyata malah dimangsa
mentah-mentah oleh P4 2400.
SERIOUS
SAM SE
|
. .
Grand Cathedral. Speed -
640x480x16bit |
P4
2533 @ 2926 (fsb154 / 206) $240
ABIT BD7-II |
|
P4
1800 @ 2800 (fsb156 / 208) $145
ABIT BD7-II |
|
P4
2533 @ 2926 (fsb154 / 154) $240
ABIT BD7-II |
|
Athlon
XP 2400+ (fsb 133 / 166) $240
ABIT KX7-333 |
|
P4
2533 (fsb 133 / 178)
$240
ABIT BD7-II |
|
Athlon
XP 2100+ (fsb 133 / 166) $145
ABIT KX7-333 |
|
P4
1600 @ 2400 (fsb 150 / 200) $120
ABIT BD7-II |
|
P4
1800 @ 2400 (fsb 133 / 178) $145
ABIT BD7-II |
|
P4
1600 @ 2133 (fsb 133 / 178) $120
ABIT BD7-II |
|
P4
1800 (fsb 100 / 133)
$145
ABIT BD7-II |
|
P4
1600 (fsb 100 / 133)
$120
ABIT BD7-II |
|
Pada game Serious Sam SE, performa
AthlonXP terlihat tidak terlalu mengecewakan meskipun ujung-ujungnya juga harus dilibas
habis oleh P4 yg dioverclock di atas 2.5 GHz. Berbeda dengan kebanyakan game yg cenderung
lebih optimal di P4, Serious Sam SE merupakan game yg performanya cenderung lebih optimal
di AthlonXP. Namun sungguh sayang tidak ada game lain yg menggunakan engine Serious Sam
selain game ini sendiri. Ini karena Serious Sam SE dibuat oleh developer software asal
Kroasia yg tentunya tidak setenar developer software asal Amerika.
RETURN TO
CASTLE WOLFENSTEIN
|
. .
Checkpoint.
Fastest 640x480x16 |
P4
2533 @ 2926 (fsb154 / 206) $240
ABIT BD7-II |
|
P4
1800 @ 2800 (fsb 156 / 208) $145
ABIT BD7-II |
|
P4
2533 @ 2926 (fsb154 / 154) $240
ABIT BD7-II |
|
P4
1600 @ 2400 (fsb 150 / 200) $120
ABIT BD7-II |
|
P4
2533 (fsb 133 / 178)
$240
ABIT BD7-II |
|
P4
1800 @ 2400 (fsb 133 / 178) $145
ABIT BD7-II |
|
Athlon
XP 2400+ (fsb 133 / 166) $240
ABIT KX7-333 |
|
P4
1600 @ 2133 (fsb 133 / 178) $120
ABIT BD7-II |
|
Athlon
XP 2100+ (fsb 133 / 166) $145
ABIT KX7-333 |
|
P4
1800 (fsb 100 / 133)
$145
ABIT BD7-II |
|
P4
1600 (fsb 100 / 133)
$120
ABIT BD7-II |
|
RTCW merupakan game OpenGL yg cukup
populer. Versi multiplayernya juga digemari orang-orang.
Pada game ini lagi-lagi AMD harus menyaksikan jagoannya berjalan terseok-seok di
antara puing-puing.
AthlonXP2400+ yg menurut AMD memiliki kinerja 10% lebih cepat dibanding P4 2,4Ghz
nyatanya malah terbukti lebih pelan 20% dibanding P4 2.4GHz.
Begitu P4 menyentuh angka 2.9GHz, AthlonXP hanya bisa menyesali diri kenapa ia
harus dilahirkan.
3DMARK
2001
|
. .
Default 1024x768x32bit |
P4
2533 @ 2926 (fsb154 / 206) $240
ABIT BD7-II |
|
P4
1800 @ 2800 (fsb156 / 208) $145
ABIT BD7-II |
|
P4
2533 @ 2926 (fsb154 / 154) $240
ABIT BD7-II |
|
P4
1600 @ 2400 (fsb 150 / 200) $120
ABIT BD7-II |
|
P4
2533 (fsb 133 / 178)
$240
ABIT BD7-II |
|
P4
1800 @ 2400 (fsb 133 / 178) $145
ABIT BD7-II |
|
Athlon
XP 2400+ (fsb 133 / 166) $240
ABIT KX7-333 |
|
P4
1600 @ 2133 (fsb 133 / 178) $120
ABIT BD7-II |
|
Athlon
XP 2100+ (fsb 133 / 166) $145
ABIT KX7-333 |
|
P4
1600 (fsb 100 / 133)
$120
ABIT BD7-II |
|
P4
1600 (fsb 100 / 133)
$120
ABIT BD7-II |
|
3DMark2001 merupakan benchmark yg cukup
populer & sering menjadi tolok ukur bagi para reviewer maupun overclocker. Disini
terlihat lagi-lagi AMD tak mampu memenuhi janjinya yg mengatakan bahwa AXP 2400+ memiliki
kinerja 10% lebih cepat dibanding P4 2.4GHz. Hasil benchmark justru membuktikan bahwa utk
bisa menyamai P4 saja AthlonXP harus tersedak berkali-kali.
| KATEGORI
3: |
APLIKASI
BISNIS/OFFICE |
BENCHMARK
PCMARK 2002 - CPU
|
. .
1024x768x32bit |
P4
2533 @ 2926 (fsb154 / 206) $240
ABIT BD7-II |
|
P4
2533 @ 2926 (fsb154 / 154) $240
ABIT BD7-II |
|
P4
1800 @ 2800 (fsb 156 / 208) $145
ABIT BD7-II |
|
P4
2533 (fsb 133 / 178)
$240
ABIT BD7-II |
|
P4
1600 @ 2400 (fsb 150 / 200) $120
ABIT BD7-II |
|
P4
1800 @ 2400 (fsb 133 / 178) $145
ABIT BD7-II |
|
Athlon
XP 2400+ (fsb 133 / 166) $240
ABIT KX7-333 |
|
P4
1600 @ 2133 (fsb 133 / 178) $120
ABIT BD7-II |
|
Athlon
XP 2100+ (fsb 133 / 166) $145
ABIT KX7-333 |
|
P4
1800 (fsb 100 / 133)
$145
ABIT BD7-II |
|
P4
1600 (fsb 100 / 133)
$120
ABIT BD7-II |
|
PCMark2002 CPU benchmark mampu
mencerminkan kinerja JPEG decoding, Zlib compression, Text searching, Audio conversion,
dan 3D Vector calculation. Disini lagi-lagi terlihat perfoma CPU AthlonXP yg kabarnya
powerful itu ternyata tak ada apa-apanya. Pentium4 2.4 GHz dengan mudahnya mampu melibas
AthlonXP 2400+
Meski benchmark diatas hanya mengukur perfroma CPU saja, namun dari perbandingan P4
2400 (150/200) yg lebih cepat drpd P4 2400 (133/178) terlihat bahwa FSB+clock memory yg
lebih tinggi juga memiliki dampak positif pada kinerja CPU Pentium4
BENCHMARK
PCMARK 2002 - MEMORY
|
. .
1024x768x32bit |
P4
1800 @ 2800 (fsb156 / 208) $145
ABIT BD7-II |
|
P4
2533 @ 2926 (fsb154 / 206) $240
ABIT BD7-II |
|
P4
1600 @ 2400 (fsb 150 / 200) $120
ABIT BD7-II |
|
P4
2533 @ 2926 (fsb154 / 154) $240
ABIT BD7-II |
|
P4
2533 (fsb 133 / 178)
$240
ABIT BD7-II |
|
P4
1800 @ 2400 (fsb 133 / 178) $145
ABIT BD7-II |
|
P4
1600 @ 2133 (fsb 133 / 178) $120
ABIT BD7-II |
|
P4
1800 (fsb 100 /
133)
$145
ABIT BD7-II |
|
P4
1600 (fsb 100 /
133)
$120
ABIT BD7-II |
|
Athlon
XP 2400+ (fsb 133 / 166) $240
ABIT KX7-333 |
|
Athlon
XP 2100+ (fsb 133 / 166) $145
ABIT KX7-333 |
|
AthlonXP langsung gemetaran begitu diajak
ke pertarungan memory benchmark. Diperlukan mujizat Tuhan untuk bisa menyelamatkan AMD.
Namun sayang sekali mujizat Tuhan tidak pernah terjadi pada program Benchmark. AthlonXP
bahkan berhasil ditelanjangi tanpa ampun oleh P4 dengan FSB100+DDR266.
3D STUDIO
MAX 4.26
|
. .
RABBIT animation - 100 frames (768x576)
(menit:detik) |
P4
2533 @ 2926 (fsb154 / 206) $240
ABIT BD7-II |
|
P4
2533 @ 2926 (fsb154 / 154) $240
ABIT BD7-II |
|
P4
1800 @ 2800 (fsb156 / 208) $145
ABIT BD7-II |
|
P4
2533 (fsb 133 / 178)
$240
ABIT BD7-II |
|
P4
1600 @ 2400 (fsb 150 / 200) $120
ABIT BD7-II |
|
P4
1800 @ 2400 (fsb 133 / 178) $145
ABIT BD7-II |
|
P4
1600 @ 2133 (fsb 133 / 178) $120
ABIT BD7-II |
|
Athlon
XP 2400+ (fsb 133 / 166) $240
ABIT KX7-333 |
|
Athlon
XP 2100+ (fsb 133 / 166) $145
ABIT KX7-333 |
|
P4
1800 (fsb 100 / 133)
$145
ABIT BD7-II |
|
P4
1600 (fsb 100 / 133)
$120
ABIT BD7-II |
|
Perbedaan kinerja CPU pada game biasanya
tidak terlalu terasa, karena kebanyakan game sudah berjalan diatas 60fps. Namun perbedaan
kinerja CPU pada aplikasi 3D rendering benar-benar terasa bedanya. Karena 3D rendering
adalah pekerjaan yg memakan waktu lama, sehingga perbedaan kinerja CPU akan menyebabkan
perbedaan waktu dalam hitungan menit bahkan jam !
Dari perbandingan diatas terlihat bahwa AthlonXP 2400+ menyelesaikan proses
rendering lebih lambat 2 menit 15 detik dibanding P4 2.4GHz.
Jadi andaikan kita ingin membuat animasi 60fps selama 5 menit (18000 frames) maka
AthlonXP 2400+ akan menyelesaikannya LEBIH LAMBAT sekitar 7,5 JAM dibanding P4 2.4 Ghz !!!
7,5 JAM tentunya merupakan perbedaan waktu waktu yg SANGAT lama, bila anda check-in
di Motel Short-Time tentunya anda & cewek anda sudah ditendang keluar karena batas
waktu check-out cuma sampai 6 jam saja....
| KATEGORI
5: |
APLIKASI
SCIENTIFIC |
SCIENCE
MARK 2
|
. .
1024x768x32bit
. . (detik) |
| Molecular
Dynamics |
|
P4
2533 @ 2926 (fsb154 / 206) $240
ABIT BD7-II |
|
P4
2533 @ 2926 (fsb154 / 154) $240
ABIT BD7-II |
|
P4
1800 @ 2800 (fsb156 / 208) $145
ABIT BD7-II |
|
P4
2533 (fsb 133 / 178)
$240
ABIT BD7-II |
|
P4
1800 @ 2400 (fsb 133 / 178) $145
ABIT BD7-II |
|
P4
1600 @ 2400 (fsb 150 / 200) $120
ABIT BD7-II |
|
Athlon
XP 2400+ (fsb 133 / 166) $240
ABIT KX7-333 |
|
P4
1600 @ 2133 (fsb 133 / 178) $120
ABIT BD7-II |
|
Athlon
XP 2100+ (fsb 133 / 166) $145
ABIT KX7-333 |
|
P4
1600 (fsb 100 / 133)
$120
ABIT BD7-II |
|
| Primordia |
|
Athlon
XP 2400+ (fsb 133 / 166) $240
ABIT KX7-333 |
|
Athlon
XP 2100+ (fsb 133 / 166) $145
ABIT KX7-333 |
|
P4
2533 @ 2926 (fsb154 / 206) $240
ABIT BD7-II |
|
P4
2533 @ 2926 (fsb154 / 154) $240
ABIT BD7-II |
|
P4
1800 @ 2800 (fsb154 / 206) $145
ABIT BD7-II |
|
P4
2533 (fsb 133 / 178)
$240
ABIT BD7-II |
|
P4
1600 @ 2400 (fsb 150 / 200) $120
ABIT BD7-II |
|
P4
1800 @ 2400 (fsb 133 / 178) $145
ABIT BD7-II |
|
P4
1600 @ 2133 (fsb 133 / 178) $120
ABIT BD7-II |
|
P4
1800 (fsb 100 / 133)
$145
ABIT BD7-II |
|
P4
1600 (fsb 100 / 133)
$120
ABIT BD7-II |
|
Aplikasi Scientific dengan kalkulasi
matematis biasanya merupakan sahabat utama AthlonXP. Performa CPU AthlonXP sangat baik
pada kalkulasi matematis semacam ini. Makanya tidak mengherankan bila pada pengujian
Primordia AMD boleh berbangga akan prestasi anak didiknya.
Namun Intel sudah mulai berhasil mendobrak dominasi AMD pada kalkulasi matrematis,
ini terlihat pada prestasi Pentium4 pada pengujian Molecular Dynamic
CPU
RIGHTMARK 2002
|
. .
Math Solving . .
1024x768x32bit |
P4
2533 @ 2926 (fsb154 / 206) $240
ABIT BD7-II |
|
P4
2533 @ 2926 (fsb154 / 154) $240
ABIT BD7-II |
|
P4
1800 @ 2800 (fsb157 / 208) $145
ABIT BD7-II |
|
P4
2533 (fsb 133 / 178)
$240
ABIT BD7-II |
|
P4
1600 @ 2400 (fsb 150 / 200) $120
ABIT BD7-II |
|
P4
1800 @ 2400 (fsb 133 / 178) $145
ABIT BD7-II |
|
P4
1600 @ 2133 (fsb 133 / 178) $120
ABIT BD7-II |
|
Athlon
XP 2400+ (fsb 133 / 166) $240
ABIT KX7-333 |
|
P4
1800 (fsb 100 / 133)
$145
ABIT BD7-II |
|
Athlon
XP 2100+ (fsb 133 / 166) $145
ABIT KX7-333 |
|
P4
1600 (fsb 100 / 133)
$120
ABIT BD7-II |
|
CPU Rightmark 2002 juga merupakan
benchmark yg bernapaskan aplikasi scientific. Karena benchmark ini dibuat di tahun 2002
maka tergolong sebagai benchmark baru yg tentunya sudah mendukung SSE2 Pentium4.
Pada perbandingan diatas terlihat betul betapa buasnya P4 pada aplikasi scientific
yg sebelumnya merupakan sahabat setia AMD. Bahkan Athlon XP2100+ harus terpincang-pincang
untuk menghadapi P4 2.1GHz
KESIMPULAN:
AMD TAK MAMPU MEMENUHI JANJINYA

JANJI INTEL: Pentium4 1.8GHz berjalan di 2.8GHz tanpa susah
payah dan cucuran keringat |
Dari sekian banyak benchmark diatas terlihat
jelas bahwa kita selayaknya berbela sungkawa atas meninggalnya AMD dalam pertarungan
berdarah kali ini.
AMD pernah berjanji bahwa Athlon XP2100+ akan memiliki performa lebih cepat 10%
dibanding P4 2.1 GHz. Namun nyatanya AthlonXP2100+ bahkan terbukti lebih pelan dibanding
P4 2.1GHz. Bahkan di beberapa benchmark AthlonXP2100+ berjalan 20% lebih lambat dibanding
P4 2.1GHz.
Pentium4 1.8GHz yg harganya murah malah terbukti mampu melejit di 2.8GHz dengan
mudahnya dan langsung memupuskan harapan hidup bagi AMD.
Jadi tidak salah bila Intel mengirim bingkisan berupa peti mati kepada AMD, karena
tampaknya itu merupakan jalan terbaik untuk mengakhiri penderitaan AMD yg dalam hidupnya
selalu ingkar janji.

BABAK BELUR: AthlonXP keluar dari arena pertarungan dengan kursi roda |
Harga saham AMD yg semakin jatuh dan berbagai
kendala pada proses produksi, telah membuat prosesor AthlonXP 2100+ keatas menjadi lebih
langka dibanding batu akik bergambar mantan Presiden Soeharto.
Belum sempat AMD mencetak laba dari AthlonXP Thoroughbred, Intel dengan
agresifnya sudah melakukan Price Drop terhadap Pentium4 yg sudah ada di pasaran.
AMD tentunya semakin gundah gulana untuk memproduksi AthlonXP T-Bred, karena laba
belum diperoleh Intel sudah menantang untuk perang harga lagi .
Megap-megapnya bisnis AMD menyebabkan di luar negeri sana kalimat AMD sering
dipelesetkan menjadi AlMost Dead,
dan tampaknya AMD memang pasti Akan Mati
Duluan bila melayani perang harga yg dilakukan Intel.
Memang demi ambisinya mengalahkan Intel, AMD telah menciptakan XP2800+, tapi
masalahnya jangankan XP2800+, bahkan XP2400+ ke atas saja tidak ada di pasaran dunia. Ini
semua karena AMD mengalami kendala pada proses produksinya. Kalaupun berhasil membuat
XP5000+ sekalipun juga boleh-boleh saja tapi kalau ujung-ujungnya juga tidak ada di
pasaran dunia, itu sama dengan Nafsu besar Tenaga kurang.
Jadi yg penting disini adalah membandingkan performa CPU yg berhasil diproduksi
& dilempar ke pasaran.
Dibawah ini adalah URL yg menjelaskan tidak ada
nya XP2400+ ke atas di pasaran :
http://overclockers.com/tips00138
Sedangkan ini adalah URL yg menjelaskan problem produksi AMD :
http://overclockers.com/tips00141
Kalaupun ada, harga Tbred XP2400+ kabarnya bakal berkisar $250-$300. Padahal dgn P4 1.8GHz
yg harganya cuma $145, kita sangat mudah mencapai 2.9GHz.
Kendala-kendala seperti itulah yg mengakibat
tertundanya AthlonXP 2200+ keatas di pasaran.
Jangankan memimpikan tentang AMD Hammer & Barton, sebab Thoroughbred pun langka.
Bukan tidak mungkin bila Thoroughbred mulai ada di pasaran, saat itu Intel sudah
mengeluarkan Pentium4 dengan codename PRESCOTT 0.09 micron yg dibekali Hyperthreading.
Bila itu terjadi, berarti AMD utk yg kesekian kalinya tertinggal satu langkah lagi
dibelakang Intel.
RENUNGAN
MALAM: HARTA, TAHTA, WANITA, POPULARITAS
Memang sulit bagi AMD utk menaklukkan Intel,
terlebih P4 1.8 GHz yg terbukti dengan mudahnya berjalan di 2.8GHz dan bahkan 3GHz.
Ibarat Playboy milyuner kelas kakap yg memiliki harta, tahta, wanita, popularitas.
Intel juga memilki segalanya....
- HARTA:
Intel dari dahulu memiliki lebih banyak pundi-pundi emas dibanding AMD. Ini berarti
Intel memiliki lebih banyak dana untuk riset. Sementara itu kondisi finansial AMD yg
semakin memburuk tentunya akan mempersulit riset AMD. Hanya demi ambisi mengalahkan intel,
AMD terpaksa mencambuk para insinyur-insinyurnya hingga bergulung-gulung di lantai dengan
bilur-bilur berdarah di punggungnya. Disaat para insinyur AMD
bergulung-gulung kesakitan di lantai, para insinyur intel bergumul di ranjang uang sambil
mereguk tuak manis kemenangan.
- TAHTA:
Survey para analis ekonomi telah menyatakan Intel sebagai produsen CPU no.1 di
dunia. Penjualannya jauh lebih banyak dibanding AMD.
- WANITA :
Tak bisa dipungkiri bahwa intel memiliki dana khusus bagi para developer software.
Para programmer tersebut bagaikan pelacur yg mau disuruh apa saja demi uang. Oleh karena
itu tidak mengherankan bila betapa banyak software yg dioptimalkan untuk Pentium4 (SSE2).
Pada aplikasi seperti ini sangat sulit bagi prosesor AMD utk mengalahkan Intel.
Hampir sebagian besar aplikasi yg populer seperti aplikasi Office, Game, 3D
rendering, Video encoding, lebih dioptimalkan untuk Pentium4. Kalaupun ada aplikasi yg
masih dapat membuat AMD menang hanyalah aplikasi Scientific (kalkulasi matematis) yg
notabene sangat jarang dipergunakan oleh masyarakat. Jujur saja, para pengguna komputer
lebih suka menggunakan kalkulator bila ingin melakukan kalkulasi matematis, sedangkan
komputer mereka gunakan untuk menjalankan aplikasi game, office, rendering, video editing
yg notabene lebih dioptimalkan untuk P4. Namun kini beberapa aplikasi Scientific terbaru
bahkan juga dioptimalkan untuk P4.
- POPULARITAS :
Nama besar & popularitas Intel tak perlu diragukan lagi, jangankan orang yg
berpendidikan, bahkan tukang copet jebolan SD pun akan tahu & merespon bila kita
berteriak "INTEL !"
Sedangkan sekuat apapun kita meneriakkan kata "AMD", kita hanya akan
dicap sebagai orang gila oleh mereka.
Budz Kay
budzkay@budzkay.net
R E V I E W L A N D . C O M
SAMPAIKAN
PENDAPAT & PERTANYAAN ANDA DI : FORUM DISKUSI
|