reviewtip2.jpg (5487 bytes)

banner sponsor
 PETI MATI UNTUK AMD
  redball.gif (916 bytes)
 Menghajar AthlonXP dgn P4 Northwood

  Artikel ditulis oleh: Budz Kay - 12 October 2002

AthlonXP memang sempat menjadi idola dikala Pentium4 berjalan di FSB 100, namun kini jawara AMD harus kebat kebit ketika rivalnya melaju di FSB133 keatas dengan DDR400.
Mampukah AthlonXP menghindar dari liang kubur apabila Intel mengutus ketiga juara overclocknya yaitu P4 Northwood 1.6, P4 1.8 dan P4 2.5GHz ?

Beberapa bulan yg lalu AthlonXP sempat merasakan nikmatnya berada di puncak kesuksesan. Baik harta, tahta, dan wanita, semua dimilikinya. Saat itu AthlonXP memang mampu berpesta-pora total ketika Pentium4 harus terseok-seok di FSB100 & DDR266.
Namun kini bagi AMD roda kehidupan tengah berputar ke bawah. Intel dengan beringasnya mencetak jawara-jawara baru yg mampu berlaga di GHz tinggi.
Sang jawara AMD kini harus terbaring lesu di peraduan sambil membayangkan kebuasan Intel. Tubuhnya tampak kurus & pucat. Gurat-gurat kesedihan terukir jelas di wajahnya. Tubuhnya gemetaran ketika membaca berita di koran seputar anjloknya saham AMD hingga 25%. Bila uang tak punya dan tenaga tak ada, tentunya sungguh tragis nasib AMD. Kini sang jawara AMD hanya bisa tergolek di ranjang pesing sambil sesekali tangannya menepis lalat yg mengerumuninya.
Belum sempat ia memejamkan mata, mendadak Intel mengetuk pintu sambil menyodorkan bingkisan berupa sebuah peti mati berwarna hijau yg diantar langsung oleh 3 petarung terbaik Intel...

redball.gif (916 bytes)ATHLON XP PALOMINO: MERATAPI TEMBOK DERITA 2 GHz

AMD memang harus mengakui kepiawaian bisnis Intel. Meskipun secara clock-to-clock P4 kalah oleh AthlonXP, namun para Ahli Nujum intel telah meramalkan bahwa pada akhirnya GHz yg tertinggi akan mengantar Intel ke singgasana kemenangan. Sial bagi AMD, karena mereka tidak mendesign arsitektur AthlonXP Palomino utk bisa dengan mudah melewati angka 2GHz. Tapi memang harus diakui bahwa pada MHz yg sama AthlonXP akan menggulingkan Pentium4. Oleh karena itu AMD membuat Performace Rating (PR) supaya dunia tahu bahwa meskipun prosesor mereka berjalan pada MHz yg lebih rendah, namun sanggup mengalahkan P4 pada MHz yg lebih tinggi.
Sebagai contoh: Athlon XP yg berkecepatan 1.7GHz mereka namakan AthlonXP 2100+, yang artinya performanya 10% lebih cepat dibanding P4 2100MHz. Penggunaan PR ini mereka lakukan karena AthlonXP dengan core Palomino (0.18 micron) memang sulit melewati clock 2GHz. Padahal Pentium4 Northwood (0.13micron) dengan mudahnya mencapai 3GHz.
Untuk lebih jelasnya lihat tabel dibawah ini :

AthlonXP
Performance Rating
FSB multiplier Real clock
(FSB x multiplier)
Keterangan
XP 1600+ 133 x 10.5 1400 MHz AthlonXP core Palomino (0.18 micron)
XP 1700+ 133 x 11 1466 MHz AthlonXP core Palomino (0.18 micron)
XP 1800+ 133 x 11.5 1533 MHz AthlonXP core Palomino (0.18 micron)
XP 1900+ 133 x 12 1600 MHz AthlonXP core Palomino (0.18 micron)
XP 2000+ 133 x 12.5 1666 MHz AthlonXP core Palomino (0.18 micron)
XP 2100+ 133 x 13 1733 MHz XP2100+ adalah Performance Rating (PR) tertinggi untuk AXP Palomino yg diproduksi
XP 2200+ 133 x 13.5 1800 MHz AXP Palomino dengan PR 2200+ ke atas tidak diproduksi. Sebagai penggantinya adalah AXP Thoroughbred-A
XP 2300+ 133 x 14 1866 MHz AXP Palomino & Thoroughbred-A dengan PR 2300+ ke atas tidak diproduksi. Sebagai penggantinya adalah AXP Thoroughbred-B (T-bred revision 2)
XP 2400+ 133 x 14.5 1933 MHz
XP 2500+ 133 x 15 2000 MHz

Seandainya AMD mampu menyediakan AthlonXP dengan core Thoroughbred (0.13 micron) di pasaran tentunya keberingasan Intel dapat diredam. Namun sial bagi AMD karena akibat kondisi keuangannya yg seret dan berbagai kendala pada proses produksi telah membuat Athlon XP2400 (T-bred A) nyaris tidak ada di pasaran dunia. Bahkan AthlonXP2200 (T-bred A) pun juga cukup langka. Padahal untuk mengalahkan P4 2.4GHz tentunya paling tidak dibutuhkan AXP 2400+
Secara logika saja, apabila kita melihat dari performance ratingnya, tentunya sulit bagi AXP 2100+ (Palomino) yg ada di pasaran utk mengalahkan P4 2.1 GHz keatas, terlebih lagi P4 Northwood terbukti JAUH lebih overclockable dibanding AthlonXP Palomino.
Ini karena setinggi-tingginya AthlonXP Palomino dioverclock, prosesor tsb akan terbentur tembok batas 2GHz yg identik dgn PR2500+. Bahkan untuk berjalan di 1.9 GHz saja (XP2400) sudah diwajibkan penggunaan Watercooling akibat tingginya panas yg dihasilkan.
Konyolnya lagi, akibat kesalahan design AMD, Athlon XP2200+ (Thoroughbred A) yg notabene sudah 0.13 micron ternyata juga tidak mampu dioverclock tinggi. AMD kemudian memperbaikinya dengan mengeluarkan AthlonXP dengan core Thoroughbred-B (T-Bred revisi 2) yg serinya dimulai dari Athlon XP2400+ ke atas, namun problem pada proses produksi membuat AMD tidak mampu menghadirkan prosesor ini di pasaran dunia.

Melihat keterbatasan AthlonXP Palomino di 2GHz (PR=XP2500) maka tentunya cukup mudah bagi Intel utk membantai AMD, karena cukup dengan menjalankan P4 diatas 2.5GHz maka akan sulit bagi AthlonXP Palomino utk mengejar P4. Sementara itu, bagi Intel angka 2.5GHz dapat dicapai semudah memejamkan mata. Bahkan P4 1.6GHz dan 1.8GHz dapat dengan mudahnya berjalan di atas 2.5GHz

 

redball.gif (916 bytes)ABIT BD7-II: TUKANG JAGAL UTUSAN INTEL


ABIT BD7-II: motherboard i845E DDR seharga $100 yg performanya sudah bisa untuk mengalahkan platform RDRAM PC800

Ketiga prosesor Pentium4 yg nanti akan diadu dgn AthlonXP adalah prosesor yg sanggup berjalan diatas 2GHz, ini merupakan bekal utk menundukkan AthlonXP. Namun itu saja tidak cukup. Karena AthlonXP menggunakan platform VIA KT333 yg notabene berjalan pada DDR333.
Oleh karena itu, supaya ketiga jawara Intel tsb mampu menunaikan tugasnya dgn baik, mereka harus ditemani oleh tukang jagal andalan ABIT.
Abit BD7-II merupakan motherboard i845E yg mensupport DDR356.
Perlu diketahui bahwa di dunia ini hanya ABIT dan ALBATRON yg membuat motherboard i845E yg mensupport DDR356. Sedangkan motheboard i845E merk lain hanya mensupport DDR266 yang tentu saja kurang memadai utk mengalahkan AthlonXP yg berjalan dgn motherboard DDR333.

Dengan menggunakan ABIT BD7-II yg notabene mensupport DDR356, anda tidak perlu menggunakan RDRAM PC800 untuk mengalahkan AthlonXP, jadi pengguna AMD tidak bisa berkelit lagi bahwa RDRAM yg menyebabkan kemenangan P4.
Dan lagi, performa i845E dengan DDR356 sebenarnya justru sanggup mengalahkan RDRAM PC800.

 

redball.gif (916 bytes)ATRIBUT SEDERHANA UNTUK SANG PEMBUNUH


HSF standard bawaan Intel masih cukup memadai untuk mengoverclock P4 hingga 2.8 GHz dengan Vcore 1.7V

Bagi pengguna AthlonXP, overclocking menggunakan HSF standard sangat diharamkan. Ini karena karakteristik prosesor AMD yg memang jauh lebih panas drpd prosesor buatan Intel.
Oleh karena itu para overclocker yg menggunakan AthlonXP harus mengeluarkan uang extra utk membeli HSF kelas atas yg harganya tidak murah (berkisar $30 ke atas).

Meskipun prosesor P4 harganya lebih mahal dibanding AthlonXP, namun penggunanya dapat menghemat karena tidak perlu membeli HSF mahal.
Ini karena HSF bawaan intel masih memadai untuk mengoverclock P4 ke angka 2.8GHz (dengan Vcore 1.7V).
Suhu P4 yg lebih dingin ini tentunya karena core 0.13 micron yg dipergunakan pada P4 Northwood. Selain itu, tidak seperti AthlonXP, P4 dilengkapi IHS (Intel Heat Spreader) yg selain berfungsi untuk memperluas area pelepasan panas, juga berguna untuk melindungi core dari keretakan sewaktu instalasi HSF. Anda tak perlu menggunakan thermal paste mahal (Arctic Silver) seperti pada prosesor AMD, sebab cukup dgn Thermal Paste murahan seharga Rp.10 ribu atau bahkan dgn Thermal Pad bawaan HSF standard, P4 masih cukup dingin utk dioverclock.


Thermaltake Volcano 7+ dapat menurunkan suhu lebih rendah 5 derajat Celcius dibanding HSF standard. HSF ini akan menjadi atribut wajib bila anda mencoba bermain diatas 2.8GHz dengan menggunakan Vcore diatas 1.7V

Namun bagi pengguna Pentium4 yg mendambakan angka 3GHz, tentunya penggunaan HSF standard tak dimungkinkan lagi. Untuk itu diperlukan HSF kelas atas seperti Thermaltake Volcano 7+. HSF jenis ini terbuat dari materi tembaga (full copper) dan kompatible pula dengan socket-A (AMD)

Fan 7cm yg ada pada Volcano 7+ mampu memberikan pendinginan yg cukup bagus. Kecepatan fan dapat diatur ke tingkat yg lebih rendah utk mengurangi kebisingan.
Sehingga bila sewaktu-waktu anda ingin menurunkan kecepatan overclock anda juga dapat mengurangi kebisingan fan tsb

 

 

 

redball.gif (916 bytes)SETTING DDR RATIO: JAMPI-JAMPI ANDALAN ABIT

Pada platform AMD, memory DDR yg berkualitas mutlak diperlukan. Ini karena agresifitas setting memory & kurangnya kestabilan pada platform AMD.
Sedangkan berkat arsitektur memory yg lebih baik pada platform Intel, maka sebuah memory DDR yg sama dapat berjalan di clock yg lebih tinggi dan voltase yg lebih rendah dibanding pada platform AMD.

Namun karena motherboard DDR yg dipergunakan pada pengujian mensupport DDR356, maka memory DDR yg bagus juga diperlukan. Ini karena dalam pengujian nanti memory akan dipacu melewati angka 200MHz (DDR400)

ABIT BD7-II merupakan motherboard yg mensupport DDR356 karena pada setting FSB133 motherboard ini menyediakan pilihan DDR ratio 3:4.
Dengan setting 3:4 maka bpada FSB133 memory akan berjalan di 178MHz (133 x 1.34), dan pada FSB150 memory akan berjalan di 200MHz (150 x 1.34)

Untuk mendapatkan pilihan 3:4 pada FSB133, pastikan anda mengatur DRAM Ratio H/W Strap ke posisi LOW. Sebab bila anda memilih HIGH, maka pilihan yg muncul adalah 4:3 yg artinya memory anda akan berjalan lebih rendah drpd FSB.
Pilihan DRAM Ratio 1:1 akan membuat memory anda berjalan di clock yg sama dengan FSB (Synchronous)
Cara seperti ini dapat dipakai bila anda menggunakan memory DDR yg kurang bagus (misal: Visipro).
Namun bila anda menggunakan memory DDR kelas dunia seperti CORSAIR dan MUSHKIN, maka anda sebaiknya menggunakan ratio 3:4.

Memory Mushkin PC2700 sekalipun masih sanggup berjalan di diatas 200MHz pada ABIT BD7-II

Perlu diketahui bahwa prosesor Pentium4 membutuhkan memory bandwith yg besar, jadi sebisa mungkin paculah memory clock anda diatas 200MHz (DDR400).


Cukup dengan 2.7V saja memory PC2700 sanggup menembus 200MHz

Pada ABIT BD7-II utk dapat mencapai memory clock 200MHz dengan Vmem hanya 2.7V sangatlah mudah sekalipun anda menggunakan memory PC2700 (asalkan merk Corsair atau Mushkin). Sedangkan pada platform AMD, sulit bagi sebuah memory PC2700 utk dapat mencapai clock 200MHz dengan Vmem 2.7V. Pada platform AMD memory PC2700 harus disupply tegangan hampir 3V agar dapat stabil diatas 190MHz, hal seperti ini tentunya akan merusak memory.
Fakta seperti ini menunjukkan keunggulan & kepiawaian Intel dalam mengelola arsitektur memory untuk prosesor mereka.

 

 


Pentium4 dengan performa DDR400+

Pada gambar disamping anda dapat melihat tampilan booting dengan setting DRAM ratio 3:4.
Ketika anda mengoverclock CPU dgn menaikkan FSB maka memory clock ikut naik, dengan begitu kinerja yg didapat tidak semata dari CPU yg naik MHz-nya saja tapi yg penting justru karena memory bandwith yg semakin besar.
Perlu diingat bahwa kinerja P4 sangat  tergantung pada memory bandwith.
Jadi cukup konyol bila pada FSB133 anda menggunakan DRAM ratio 1:1, sebab memory akan cuma berjalan di 133MHz (DDR266), sehingga kurang punya taring utk mengalahkan platform AMD yg menggunakan DDR333

 

 

redball.gif (916 bytes)SETTING PCI & AGP FIX: MEMBUAT AMD IRI SETENGAH MATI

Intel memang tidak mengijinkan kita untuk merubah multiplier pada prosesor mereka. Sehingga untuk mengoverclock CPU jalan satu-satunya adalah dengan menaikkan FSB. Namun sebenarnya memang cara seperti inilah yg dapat memberikan kinerja terbaik, karena dengan menaikkan FSB maka memory bandwith ikut meningkat dan laju transfer data antara CPU dan chipset northbridge (MCH) juga semakin meningkat. Kendala utama pada overclocking dengan menaikkan FSB adalah ikut ter-overclocknya PCI dan AGP clock, sehingga peripheral PCI, Hardisk, dan VGA ikut terganggu kestabilannya.
Cukup banyak fakta menyeramkan tentang rusaknya data sebuah hardisk akibat mengoverclock dengan menaikkan FSB . Banyak pula fakta memilukan tentang soundcard yg rusak akibat overclocking FSB.
Namun kisah-kisah tragis tsb hanya akan menimpa para pengguna prosesor AMD saja, karena pada sebagian besar motherboard utk Pentium4 anda dapat mengatur clock PCI dan AGP Fix pada 33MHz(PCI) & 66MHz(AGP). Dengan begitu anda tentunya bebas menggenjot FSB sesuka hati tanpa harus dikhawatirkan oleh rusaknya berbagai peripheral lain seperti Soundcard, LAN card,  Hardisk, dan VGA anda.

Pada platform AMD, kendala utama menggunakan FSB tinggi adalah AGP clock yg ikut naik terlalu tinggi sehingga mengurangi kemampuan overclock sebuah VGA card. Beberapa VGA card cukup sensitif terhadap FSB tinggi. Ironisnya, VGA tercepat didunia yaitu ATI Radeon 9700 kabarnya juga sensitif dengan FSB tinggi. Hal seperti ini tentunya akan mengganggu kebebasan anda dalam mengoverclock VGA pada platform AMD.
Namun pada platform Intel anda tidak perlu mengkhawatirkan hal tsb, karena dgn setting AGP fix 66MHz, clock AGP anda akan tetap normal, sehingga anda bisa lebih maximal dalam mengoverclock Core dan Memory VGA tsb.
Keluhan lain dari para pengguna AMD adalah akses hardisk yg malah lebih lambat ketika sistem dioverclock menggunkan FSB tinggi. Hal ini sebenarnya disebabkan karena PCI clock yg ikut naik, akibatnya terjadi gangguan pada transfer data pada hardisk.
Gangguan-gangguan seperti diatas semuanya berakar pada clock PCI & AGP yg ikut naik.
Para pengguna AMD harus mau berlapang dada utk menerima kenyataan bahwa fasilitas PCI & AGP fix hanya ada pada platform Intel saja.
Adanya PCI dan AGP fix seperti inilah yg juga menjadikan platform Intel jauh lebih stabil ketika dioverclok bila dibandingkan dgn platform AMD.

 

redball.gif (916 bytes)SETTING DDR TIMING: AJIAN SAKTI UNTUK PENTIUM4


Setting seperti diatas dapat menghantar memory PC2700 ke angka 206MHz (FSB154). Dengan memory PC3200 anda dapat menembus 210MHz

Pada platform Intel, setting memory timing DDR juga bisa dilakukan namun tidak serumit pada platform AMD.
Meskipun setting timing di BIOS cukup sederhana, tapi nanti anda bisa lihat bahwa memory bandwith yg dihasilkan jauh lebih tinggi dibanding platform AMD.
Setting CL2.5 ke CL2 tidak terlalu menunjukkan peningkatan yg terlalu tinggi. Sehingga bila memory anda adalah PC2700, gunakan CL2.5 agar anda dapat mencapai clock yg lebih tinggi.
Act to Precharge Delay yg dapat dipilih : 5,6,7. Saya menyarankan 7 untuk kestabilan yg lebih baik, sebab penggunaan 5 hanya memberikan peningkatan yg kecil sekali.
DRAM RAS to CAS menyediakan pilihan 2 dan 3. Sebaiknya gunakan 2 karena bila memilih 3 kinerja memory bandwith akan menurun banyak.
Untuk DRAM RAS Precharge sebaiknya juga gunakan pilihan 2.
Pada ABIT BD7-II terdapat fasilitan Enhance DRAM Performace, pastikan option ini di-enabled utk mendapatkan memory bandwith yg lebih tinggi. Namun bila anda gagal mencapai memory clock lebih tinggi, coba dulu utk men-disabled option ini terlebih dahulu, karena pengaruhnya pada kinerja tidak sebesar DRAM RAS to CAS & DRAM RAS Precharge.

 

redball.gif (916 bytes)SETTING VOLTASE CPU: TANGKUR BUAYA UNTUK PRIA PERKASA


Pilihan +15% membuat Vcore menjadi :   Default (1.5V) x 15% = 1.725 Volt

Pria perkasa tentunya tidak terlalu membutuhkan pasokan obat kuat untuk berlaga. Hanya pria bermasalah saja yg hanya bisa greng setelah dipasok tangkur buaya terlebih dahulu.
Dalam urusan keperkasaan, terbukti Pentium4 Northwood jauh lebih perkasa dibanding AthlonXP.
Berbeda dgn AthlonXP yg membutuhkan Vcore tinggi utk dapat dioverclock, Pentium4 Northwood bahkan tidak perlu membutuhkan kenaikan voltase bila hanya dioverclock naik sebesar 600MHz dari kecepatan asalnya.
Sudah banyak bukti yg menunjukkan bahwa P4 1.6 dapat berjalan stabil di 2.1GHz dengan Vcore default (1.5V). Bahkan sebagian besar P4 1.8GHz dapat berjalan stabil di 2.5GHz dengan Vcore default.
Dengan Vcore default suhu tentunya tidak akan naik terlalu banyak, dan umur prosesor lebih awet.

Namun bagi overclocker sejati, tentunya angka 2.5 GHz belumlah cukup, sehingga menggenjot Vcore perlu dilakukan lagi.
Kebanyakan motherboard i845E memang menyediakan pilihan Vcore hingga sampai 1.7V.
Dengan Vcore 1.7V biasanya P4 Northwood dapat naik lagi sebanyak 200-300MHz dari kecepatan maximum menggunakan Vcore default, namun tentunya dengan kompensasi suhu yg juga naik sekitar 5°C.


Kedua pin VID yg diberi tanda merah harus disambung agar Vcore default menjadi 1.7 V

Untuk mencapai MHz yg lebih tinggi lagi tentunya diperlukan Vcore yg juga lebih tinggi lagi. Apabila BIOS motherboard anda tidak menyediakan pilihan Vcore 1.85V maka anda dapat melakukan cara mudah yaitu dengan menyambung dua pin VID prosesor seperti pada gambar disamping. Anda dapat menggunakan serabut kabel utk membuat simpul untuk menyambungkan (melilit) ke-2 pin VID tsb.

Setelah kedua pin VID tsb tersambung maka Vcore default yg semula 1.5V akan menjadi 1.7V. Dengan demikian bila pada BIOS anda memilih setting Vcore +15% maka Vcore yg dihasilkan adalah 1.9V (1.7V x 15%)
Dengan Vcore 1.9V, P4 dapat dioverclock lebih tinggi lagi sebanyak 100-200MHz dari kecepatan maximum menggunakan Vcore 1.7V, dan tentunya suhu juga akan ikut naik lagi sekitar 5°C

Hal yg harus diperhatikan setelah anda menggunakan Vcore 1.9V adalah naiknya indikator System Temperature pada motherboard ABIT BD7-II ke tingkat suhu yang sangat ekstrim !
Bahkan panasnya System Temperature ini dapat melebihi panas dari CPU. Anda bisa melihat pada screenshot dibawah ini, System Temperature mencapai 66°C (Suhu CPU cuma 55°C).
Bahkan saya sendiri pernah mengalami System Temperature hingga 70°C yg tentu saja tak lama kemudian komputer hang....

Tingginya System Temperature ini semata dikarenakan panas yg ditimbulkan MOSFET Voltage Regulator pada ABIT BD7-II. Komponen ini berfungsi untuk men-supply tegangan utk CPU.
Setelah kedua pin VID pada P4 dililit, maka Voltage regulator motherboard dipaksa men-supply Vcore yg jauh lebih tinggi (1.9V) sehingga panas yg ditimbulkan pada MOSFET lebih tinggi pula.
Untuk mengatasinya, lihat posisi MOSFET pada gambar dibawah dan gunakan fan untuk mendinginkannya. Setelah dipasang fan, maka indikator System Temperature akan berada di kisaran 40C-43C, atau kurang lebih suhunya setara suhu Prosesor P4 dalam keadaan idle.


MOSFET Volage Regulator: Bila tidak didinginkan suhunya bisa melebihi suhu CPU

Untuk pendinginan MOSFET setelah motherboard berada dalam casing dapat digunakan fan 8cm yg ditempatkan dibawah Power Supply sehingga anginnya menyembur ke arah MOSFET, untuk lebih jelasnya bisa dilihat pada gambar ini

 

redball.gif (916 bytes)PEMILIHAN CPU UNTUK OVERCLOCKING DENGAN RASIO DDR 3:4

Karena Intel mengunci multiplier pada P4 maka dalam usaha overclocking utk mencapai MHz tertinggi kita harus memperhatikan apakah dengan DDR ratio 3:4 memory akan masih mampu bekerja di clock yang wajar.
Untuk lebih jelasnya lihat tabel di bawah ini.

Multiplier Target kecepatan
overclock
FSB yg diperlukan utk mencapai target kecepatan Clock memory DDR ratio 3:4
(fsb x 1.34)
P4 1.6 16X 2800 MHz FSB 175 234 (sangat sulit)
P4 1.8 18X 2800 MHz
2900 MHz
3000 MHz
FSB 155
FSB 161
FSB 166
207 (PC2700 masih bisa)
215 (harus PC3200)
222 (agak sulit)
P4 2.2 17X 3000 MHz FSB 176 235 (sangat sulit)
P4 2.5 19X 3000 MHz
3100 MHz
FSB 158
FSB 163
211 (harus PC3200)
218 (harus PC3200)

Dari tabel diatas terlihat bahwa bila kita mengoverclock menggunakan P4 1.6, maka sulit untuk menerapakan DDR Ratio 3:4 karena kita harus menggunakan FSB yg terlalu tinggi yg mengakibatkan memory clock menjadi terlalu tinggi. Dalam kasus seperti ini lebih baik menggunakan DDR ratio 1:1. Namun tentu saja clock memory menjadi cuma 175MHz saja, sehingga memory bandwith yg diberikan kurang begitu besar.
Situasinya berbeda bila anda menggunakan P4 1.8 GHz, sebab prosesor ini meiliki multiplier yg lebih tinggi sehingga bila anda mengoverclock P4 1.8 ke 2.9 GHz maka memory clock akan masih berada di kisaran 215MHz. Memory seperti Corsair PC3200 CL2 masih sanggup berlaga di clock ini.
Namun pada angka 3GHz,  akan cukup sulit utk mendapatkan kestabilan dgn DDR ratio 3:4, karena pada clock memory 222MHz ketidakstabilan akan lebih banyak diakibatkan karena faktor memory.
Sedangkan untuk mengoverclock P4 2.5GHz dgn DDR ratio 3:4 cukup mudah dilakukan karena memory clock akan masih berada di kisaran yg wajar bagi memory DDR PC3200.
Jadi bila mengoverclock menggunakan 2.5GHz hindarilah menggukan DDR ratio 1:1 karena memory clock akan berjalan sama dengan FSB (dibawah 166Mhz) yg artinya kinerja memory tidak optimal.
Sebenarnya untuk P4 dengan multiplier 18X, ada baiknya bila menggunakan motherboard berchipset i845PE yg menyediakan DDR ratio 4:5. Ini karena utk mengoverclock P4 dengan multiplier rendah kita akan membutuhkan FSB tinggi. Dengan DDR ratio 4:5 maka memory clock tidak akan tergenjot terlalu tinggi. Sebagai contoh, dengan DDR ratio 4:5 maka pada FSB166 memory clock hanya berjalan di 200MHz (166 x 1.25).

 

redball.gif (916 bytes)PENTIUM 4 1.8 GHz SL63X MALAY: ARTIS SINETRON SEHARGA $145 / MALAM

Beberapa waktu yg lalu P4 1.6GHz sempat menjadi idola di kalangan overclocker. Namun kini pamornya perlahan-lahan mulai susut. Ini disebabkan karena P4 1.8GHz dengan kode SL63X Malaysia terbukti mampu berjalan di 2.8GHz dengan Vcore 1.7V. Bahkan hanya dengan Vcore Default saja, prosesor seharga $145 ini mampu melaju stabil di angka 2.5GHz. Ini berarti membeli P4 1.8GHz sama seperti memperoleh P4 2.5GHz yg harganya $245.
Dengan Vcore 1.9V ke atas, angka 3GHz ke atas bukan mustahil diraih asalkan menggunakan watercooling.
Hasil overclocking P4 1.8GHz dapat dilihat pada tabel dibawah ini :

Kecepatan
overclock
Setting FSB / Memory Setting VCore Suhu Full Load
(HSF Volcano 7+)
2.5 GHz 141 / 189 DEFAULT (1.5V) 45C
2.8 GHz 156 / 208 1.7V 55C
2.9 GHz - 164 / 164
- 164 / 220 (memory harus sangat bagus)
1.9V (lilit VID) 60C

 


Pentium4 1.8 SL63X Malay : melaju di atas 2.8GHz dengan VCore rendah dan suhu rendah. ini berarti kenaikan sebesar 1GHz dari kecepatan aslinya !!!!

Pentium4 1.8GHz saat ini boleh dibilang sebagai intan permata berharga miring yang wajib utk dibeli.
Karena dgn dana hanya $145 anda dapat memperoleh performa diatas P4 2.8GHz yg harganya 3X lipat lebih mahal.
Dengan dana $145 MUSTAHIL anda bisa mendapat AthlonXP Palomino yg dapat dioverclock hingga performanya mampu mengalahkan P4 1.8GHz @ 2.8GHz
Memang kalau melihat dari segi harga semata, harga P4 1.8 GHz tidak semurah AthlonXP 2000+ ke bawah. Tapi sebenarnya harga tsb tergolong sangat murah bila melihat kenikmatan & performa overclock tinggi yg bakal anda peroleh.

Andaikan anda mendapat tawaran untuk tidur bersama artis sinetron dengan tarif $145/malam maka pasti anda akan melihat itu sebagai harga yg sangat murah mengingat besarnya kepuasaan & kebanggaan yg bakal anda dapat. Memang kalau melihat dari segi harga semata, tarif $145 tentu jauh lebih mahal dibanding harga pelacur jalanan yg berbau debu & knalpot. Tapi anak SD pun tahu kalau artis sinetron derajatnya jauh lebih tinggi dibanding ayam jalanan. Sehingga kalau anda bisa meniduri artis sinetron dgn dana hanya $145 tentunya ibarat Surga turun ke bumi.

 

redball.gif (916 bytes)PERBANDINGAN SUHU CPU

Seperti telah saya bahas AMD tidak pernah bisa mengalahkan Intel dalam hal suhu yg rendah.
Anda bisa melihat perbandingannya pada tabel di bawah ini :

Suhu ruangan: 25ºC . . Temperature CPU
    yg dideteksi software MB Monitor
. . IDLE . . FULL LOAD
Pentium4 1800 @ 2800 MHz
Heatsink Thermaltake Volcano 7+
42ºC
50ºC
Pentium4 1800 @ 2800 MHz
Heatsink Standard
49ºC
55ºC
Athlon XP 2100+ @ 2400+
Heatsink Thermaltake Volcano 7+
 
60ºC
65ºC +

Pada tabel di atas, terlihat jelas P4 yg dioverclock ke 2.8GHz suhunya masih jauh lebih rendah drpd Athlon XP 2100+ yg dioverclock menjadi XP2400+ . Bahkan meski hanya dengan HSF standar P4 masih lebih dingin.
Secara logika saja, mustahil XP2400+ melawan P4 2.8GHz. Sedangkan mustahil mengoverclock XP2100+ menjadi XP2800+

 

banner sponsor

redball.gif (916 bytes)BENCHMARK

Pengujian dilakukan dengan benchmark dari lima macam kategori:
1. Kategori Memory Benchmark: Sisoft Sandra 2002 SP1

2. Kategori Game 3D: Quake3, Comanche 4, Serious Sam SE, RTCW, 3DMark2001
3. Kategori Aplikasi bisnis/office: PCMark2002
4. Kategori Aplikasi 3D: 3D Studio Max 4.26
5. Kategori Aplikasi Scientific: ScienceMark 2, CPU RightMark 2002

Seberapa dalamkah AMD akan dikubur oleh Intel? lihat saja hasil benchmarknya di bawah ini:

BENCHMARK PLATFORM:

PERBANDINGAN
HARGA
TOTAL
Pentium4 1,6 GHz $ 120
AthlonXP 2100+ $ 140
Pentium4 1,8 GHz $ 145
AthlonXP 2400+ $ 240
Pentium4 2,5 GHz $ 240

NOTE: harga pada bulan October

CPU:
- Pentium4 1.6A
- Pentium4 1.8A
- Pentium4 2.53
- Athlon XP 2100+

NOTE: Overclocking P4 dilakukan dengan
Vcore 1.7V (tanpa melilit pin VID)

CPU Cooler :
- Thermaltake Volcano7+

Motherboard
- i845E  : ABIT BD7-II
- VIA KT333 : ABIT KX7

Memory DDR :
256MB Mushkin PC2700

Harddisk:
30GB Maxtor Diamond Max Plus 60 - 7200RPM

Videocard:
MSI Geforce4 Ti4200 128MB @ 300/553

Driver:
- Nvidia Detonator 40.41

Windows 2000 Professional SP2
DirectX 8.1

 

KATEGORI 1: MEMORY BENCHMARK

redball.gif (916 bytes)BENCHMARK SISOFT SANDRA 2002 SP1 (897)

. . ALU / FPU
P4 1800 @ 2800  (fsb156 / 208)      $145
ABIT BD7-II 
3227/3230
P4 2533 @ 2926  (fsb154 / 206)      $240
ABIT BD7-II 
3193/3193
P4 1600 @ 2400 (fsb 150 / 200)      $120
ABIT BD7-II
3106/3106
P4 2533 (fsb 133 / 178)                   $240
ABIT BD7-II
2758/2758
P4 1800 @ 2400 (fsb 133 / 178)      $145
ABIT BD7-II
2753/2754
P4 1600 @ 2133 (fsb 133 / 178)      $120
ABIT BD7-II
2751/2752
P4 2533 @ 2926  (fsb154 / 154)      $240
ABIT BD7-II
2391/2392
P4 1800 (fsb 100 / 133)                  $145
ABIT BD7-II
2070/2070
P4 1600 (fsb 100 / 133)                  $120
ABIT BD7-II
2068/2067
Athlon XP 2400+ (fsb 133 / 166)     $240
ABIT KX7-333
2080/1998

Intel memang terkenal karena kepiawaiannya dalam menghidangkan memory bandwith yg fantastis. Meski baik Intel & AMD sama-sama menggunakan DDR, lihatlah betapa kontrasnya memory bandwith antara kedua kubu yg saling berseru itu.
Bahkan AthlonXP dengan memory DDR333 harus bergulung-gulung hanya untuk dapat mengalahkan P4 dengan DDR266

KATEGORI 2: GAME 3D

redball.gif (916 bytes)QUAKE 3

. . Demo 001.             Normal - 640x480x16bit
P4 1800 @ 2800  (fsb156 / 208)      $145
ABIT BD7-II 
390.5
P4 2533 @ 2926  (fsb154 / 206)      $240
ABIT BD7-II 
387.9
P4 2533 @ 2926  (fsb154 / 154)      $240
ABIT BD7-II
352.9
P4 1600 @ 2400 (fsb 150 / 200)      $120
ABIT BD7-II
346.8
P4 2533 (fsb 133 / 178)                   $240
ABIT BD7-II
339.1
P4 1800 @ 2400  (fsb133 / 178)      $145
ABIT BD7-II
338.3
P4 1600 @ 2133 (fsb 133 / 178)      $120
ABIT BD7-II
309.7
Athlon XP 2400+ (fsb 133 / 166)     $240
ABIT KX7-333
278.8
Athlon XP 2100+ (fsb 133 / 166)    $145
ABIT KX7-333
264.1
P4 1800 (fsb 100 / 133)                 $145
ABIT BD7-II
256.6
P4 1600 (fsb 100 / 133)                 $120
ABIT BD7-II
234.0

Quake3 merupakan aplikasi yg sangat sensitif dgn memory-bandwith. Lagi-lagi Pentium4 menunjukkan taringnya disini. Kemampuan CPU AthlonXP mampu menyelamatkannya diri dari terkaman P4 dengan FSB100+DDR266, namun begitu P4 berjalan di FSB133+DDR356 maka sang jagoan AMD harus pulang kandang dengan kursi roda.
Sementara itu, P4 1.8GHz yg dioverclock ke 2.8GHz akhirnya bisa duduk santai sambil mencicipi anggur kemenangan di singgasana paling puncak.
Dari benchmark diatas terlihat jelas betapa besar pengaruh DDR ratio 3:4, ini terbukti dari P4 2926 (154/154) yg dengan mudah dikalahkan oleh P4 2800 (156/208). Bahkan P4 yg clocknya cuma berjalan di 2400 (150/200) hampir mengimbangi P4 2926 (154/154).
Meskipun Quake3 bukan merupakan game baru, namun engine Quake3 banyak digunakan pada game-game 3D terbaru. Oleh karena itu hasil benchmark Quake3 cukup representatif utk mencerminkan kinerja CPU pada game-game 3D terbaru.

redball.gif (916 bytes)COMANCHE 4

. . 640x480x16bit
P4 2533 @ 2926  (fsb154 / 206)      $240
ABIT BD7-II 
59.60
P4 1800 @ 2800  (fsb156 / 208)      $145
ABIT BD7-II
58.34
P4 2533 @ 2926  (fsb154 / 154)      $240
ABIT BD7-II
56.77
P4 2533 (fsb 133 / 178)                   $240
ABIT BD7-II
52.02
P4 1600 @ 2400 (fsb 150 / 200)      $120
ABIT BD7-II
51.64
P4 1800 @ 2400 (fsb 133 / 178)      $145
ABIT BD7-II
49.96
Athlon XP 2400+ (fsb 133 / 166)     $240
ABIT KX7-333
46.80
P4 1600 @ 2133 (fsb 133 / 178)      $120
ABIT BD7-II
45.84
Athlon XP 2100+ (fsb 133 / 166)    $145
ABIT KX7-333
43.10
P4 1800 (fsb 100 / 133)                 $145
ABIT BD7-II
37.35
P4 1600 (fsb 100 / 133)                 $120
ABIT BD7-II
34.11

Berbeda dgn kebanyakan game yg cenderung VGA-dependent, Comanche 4 merupakan salah satu game baru yg sangat CPU-dependent. Oleh karena itu game ini sangat cocok utk melihat performa sebuah CPU.
Pada game ini terlihat jelas betapa bobroknya performa AthlonXP. Bahkan AthlonXP 2400+ yg diklaim oleh AMD lebih cepat 10% drpd P4 2400, ternyata malah dimangsa mentah-mentah oleh P4 2400.

redball.gif (916 bytes)SERIOUS SAM SE

. . Grand Cathedral.   Speed - 640x480x16bit
P4 2533 @ 2926  (fsb154 / 206)      $240
ABIT BD7-II 
138.9
P4 1800 @ 2800  (fsb156 / 208)      $145
ABIT BD7-II
137.9
P4 2533 @ 2926  (fsb154 / 154)      $240
ABIT BD7-II
130.1
Athlon XP 2400+ (fsb 133 / 166)     $240
ABIT KX7-333
128.3
P4 2533 (fsb 133 / 178)                   $240
ABIT BD7-II
120.1
Athlon XP 2100+ (fsb 133 / 166)    $145
ABIT KX7-333
119.2
P4 1600 @ 2400 (fsb 150 / 200)      $120
ABIT BD7-II
118.6
P4 1800 @ 2400 (fsb 133 / 178)      $145
ABIT BD7-II
116.2
P4 1600 @ 2133 (fsb 133 / 178)      $120
ABIT BD7-II
102.9
P4 1800 (fsb 100 / 133)                  $145
ABIT BD7-II
83.5
P4 1600 (fsb 100 / 133)                  $120
ABIT BD7-II
74.1

Pada game Serious Sam SE, performa AthlonXP terlihat tidak terlalu mengecewakan meskipun ujung-ujungnya juga harus dilibas habis oleh P4 yg dioverclock di atas 2.5 GHz. Berbeda dengan kebanyakan game yg cenderung lebih optimal di P4, Serious Sam SE merupakan game yg performanya cenderung lebih optimal di AthlonXP. Namun sungguh sayang tidak ada game lain yg menggunakan engine Serious Sam selain game ini sendiri. Ini karena Serious Sam SE dibuat oleh developer software asal Kroasia yg tentunya tidak setenar developer software asal Amerika.

redball.gif (916 bytes)RETURN TO CASTLE WOLFENSTEIN

. . Checkpoint.                  Fastest 640x480x16
P4 2533 @ 2926  (fsb154 / 206)      $240
ABIT BD7-II 
224.8
P4 1800 @ 2800  (fsb 156 / 208)      $145
ABIT BD7-II
222.5
P4 2533 @ 2926  (fsb154 / 154)      $240
ABIT BD7-II
203.2
P4 1600 @ 2400 (fsb 150 / 200)      $120
ABIT BD7-II
198.8
P4 2533 (fsb 133 / 178)                   $240
ABIT BD7-II
194.7
P4 1800 @ 2400 (fsb 133 / 178)      $145
ABIT BD7-II
192.3
Athlon XP 2400+ (fsb 133 / 166)     $240
ABIT KX7-333
175.9
P4 1600 @ 2133 (fsb 133 / 178)      $120
ABIT BD7-II
175.8
Athlon XP 2100+ (fsb 133 / 166)    $145
ABIT KX7-333
166.2
P4 1800 (fsb 100 / 133)                  $145
ABIT BD7-II
144.5
P4 1600 (fsb 100 / 133)                  $120
ABIT BD7-II
132.5

RTCW merupakan game OpenGL yg cukup populer. Versi multiplayernya juga digemari orang-orang.
Pada game ini lagi-lagi AMD harus menyaksikan jagoannya berjalan terseok-seok di antara puing-puing.
AthlonXP2400+ yg menurut AMD memiliki kinerja 10% lebih cepat dibanding P4 2,4Ghz nyatanya malah terbukti lebih pelan 20% dibanding P4 2.4GHz.
Begitu P4 menyentuh angka 2.9GHz, AthlonXP hanya bisa menyesali diri kenapa ia harus dilahirkan.

redball.gif (916 bytes)3DMARK 2001

. . Default 1024x768x32bit
P4 2533 @ 2926  (fsb154 / 206)      $240
ABIT BD7-II 
13684
P4 1800 @ 2800  (fsb156 / 208)      $145
ABIT BD7-II 
13477
P4 2533 @ 2926  (fsb154 / 154)      $240
ABIT BD7-II
13180
P4 1600 @ 2400 (fsb 150 / 200)      $120
ABIT BD7-II
12847
P4 2533 (fsb 133 / 178)                   $240
ABIT BD7-II
12734
P4 1800 @ 2400 (fsb 133 / 178)      $145
ABIT BD7-II
12525
Athlon XP 2400+ (fsb 133 / 166)     $240
ABIT KX7-333
12302
P4 1600 @ 2133 (fsb 133 / 178)      $120
ABIT BD7-II
12002
Athlon XP 2100+ (fsb 133 / 166)    $145
ABIT KX7-333
11786
P4 1600 (fsb 100 / 133)                 $120
ABIT BD7-II
10376
P4 1600 (fsb 100 / 133)                 $120
ABIT BD7-II
9755

3DMark2001 merupakan benchmark yg cukup populer & sering menjadi tolok ukur bagi para reviewer maupun overclocker. Disini terlihat lagi-lagi AMD tak mampu memenuhi janjinya yg mengatakan bahwa AXP 2400+ memiliki kinerja 10% lebih cepat dibanding P4 2.4GHz. Hasil benchmark justru membuktikan bahwa utk bisa menyamai P4 saja AthlonXP harus tersedak berkali-kali.

KATEGORI 3: APLIKASI BISNIS/OFFICE

redball.gif (916 bytes)BENCHMARK PCMARK 2002 - CPU

. . 1024x768x32bit
P4 2533 @ 2926  (fsb154 / 206)      $240
ABIT BD7-II 
7220
P4 2533 @ 2926  (fsb154 / 154)      $240
ABIT BD7-II
7198
P4 1800 @ 2800 (fsb 156 / 208)      $145
ABIT BD7-II
6956
P4 2533 (fsb 133 / 178)                   $240
ABIT BD7-II
6239
P4 1600 @ 2400 (fsb 150 / 200)      $120
ABIT BD7-II
5978
P4 1800 @ 2400 (fsb 133 / 178)      $145
ABIT BD7-II
5936
Athlon XP 2400+ (fsb 133 / 166)     $240
ABIT KX7-333
5830
P4 1600 @ 2133 (fsb 133 / 178)      $120
ABIT BD7-II
5276
Athlon XP 2100+ (fsb 133 / 166)    $145
ABIT KX7-333
5225
P4 1800 (fsb 100 / 133)                  $145
ABIT BD7-II
4466
P4 1600 (fsb 100 / 133)                  $120
ABIT BD7-II
3972

PCMark2002 CPU benchmark mampu mencerminkan kinerja JPEG decoding, Zlib compression, Text searching, Audio conversion, dan 3D Vector calculation. Disini lagi-lagi terlihat perfoma CPU AthlonXP yg kabarnya powerful itu ternyata tak ada apa-apanya. Pentium4 2.4 GHz dengan mudahnya mampu melibas AthlonXP 2400+
Meski benchmark diatas hanya mengukur perfroma CPU saja, namun dari perbandingan P4 2400 (150/200) yg lebih cepat drpd P4 2400 (133/178) terlihat bahwa FSB+clock memory yg lebih tinggi juga memiliki dampak positif pada kinerja CPU Pentium4

redball.gif (916 bytes)BENCHMARK PCMARK 2002 - MEMORY

. . 1024x768x32bit
P4 1800 @ 2800  (fsb156 / 208)      $145
ABIT BD7-II 
7220
P4 2533 @ 2926  (fsb154 / 206)      $240
ABIT BD7-II 
7107
P4 1600 @ 2400 (fsb 150 / 200)      $120
ABIT BD7-II
6534
P4 2533 @ 2926  (fsb154 / 154)      $240
ABIT BD7-II
6265
P4 2533 (fsb 133 / 178)                   $240
ABIT BD7-II
6200
P4 1800 @ 2400 (fsb 133 / 178)      $145
ABIT BD7-II
6052
P4 1600 @ 2133 (fsb 133 / 178)      $120
ABIT BD7-II
5815
P4 1800 (fsb 100 / 133)                  $145
ABIT BD7-II
4665
P4 1600 (fsb 100 / 133)                  $120
ABIT BD7-II
4481
Athlon XP 2400+ (fsb 133 / 166)     $240
ABIT KX7-333
3650
Athlon XP 2100+ (fsb 133 / 166)     $145
ABIT KX7-333
3550

AthlonXP langsung gemetaran begitu diajak ke pertarungan memory benchmark. Diperlukan mujizat Tuhan untuk bisa menyelamatkan AMD. Namun sayang sekali mujizat Tuhan tidak pernah terjadi pada program Benchmark. AthlonXP bahkan berhasil ditelanjangi tanpa ampun oleh P4 dengan FSB100+DDR266.

KATEGORI 4: DESIGN 3D

redball.gif (916 bytes)3D STUDIO MAX 4.26

. . RABBIT animation - 100 frames (768x576)
    (menit:detik)
P4 2533 @ 2926  (fsb154 / 206)      $240
ABIT BD7-II 
16:26
P4 2533 @ 2926  (fsb154 / 154)      $240
ABIT BD7-II
16:46
P4 1800 @ 2800  (fsb156 / 208)      $145
ABIT BD7-II 
17:07
P4 2533 (fsb 133 / 178)                   $240
ABIT BD7-II
18:59
P4 1600 @ 2400 (fsb 150 / 200)      $120
ABIT BD7-II
19:39
P4 1800 @ 2400 (fsb 133 / 178)      $145
ABIT BD7-II
19:58
P4 1600 @ 2133 (fsb 133 / 178)      $120
ABIT BD7-II
22:12
Athlon XP 2400+ (fsb 133 / 166)     $240
ABIT KX7-333
22:13
Athlon XP 2100+ (fsb 133 / 166)     $145
ABIT KX7-333
24:49
P4 1800 (fsb 100 / 133)                   $145
ABIT BD7-II
26:22
P4 1600 (fsb 100 / 133)                   $120
ABIT BD7-II
29:19

Perbedaan kinerja CPU pada game biasanya tidak terlalu terasa, karena kebanyakan game sudah berjalan diatas 60fps. Namun perbedaan kinerja CPU pada aplikasi 3D rendering benar-benar terasa bedanya. Karena 3D rendering adalah pekerjaan yg memakan waktu lama, sehingga perbedaan kinerja CPU akan menyebabkan perbedaan waktu dalam hitungan menit bahkan jam !
Dari perbandingan diatas terlihat bahwa AthlonXP 2400+ menyelesaikan proses rendering lebih lambat 2 menit 15 detik dibanding P4 2.4GHz.
Jadi andaikan kita ingin membuat animasi 60fps selama 5 menit (18000 frames) maka AthlonXP 2400+ akan menyelesaikannya LEBIH LAMBAT sekitar 7,5 JAM dibanding P4 2.4 Ghz !!!
7,5 JAM tentunya merupakan perbedaan waktu waktu yg SANGAT lama, bila anda check-in di Motel Short-Time tentunya anda & cewek anda sudah ditendang keluar karena batas waktu check-out cuma sampai 6 jam saja....

KATEGORI 5: APLIKASI SCIENTIFIC

redball.gif (916 bytes)SCIENCE MARK 2

. . 1024x768x32bit
. . (detik)
Molecular Dynamics
P4 2533 @ 2926  (fsb154 / 206)      $240
ABIT BD7-II 
87.21
P4 2533 @ 2926  (fsb154 / 154)      $240
ABIT BD7-II
89.26
P4 1800 @ 2800  (fsb156 / 208)      $145
ABIT BD7-II
100.36
P4 2533 (fsb 133 / 178)                   $240
ABIT BD7-II
108.20
P4 1800 @ 2400 (fsb 133 / 178)      $145
ABIT BD7-II
110.17
P4 1600 @ 2400 (fsb 150 / 200)      $120
ABIT BD7-II
111.70
Athlon XP 2400+ (fsb 133 / 166)     $240
ABIT KX7-333
120.46
P4 1600 @ 2133 (fsb 133 / 178)      $120
ABIT BD7-II
123.26
Athlon XP 2100+ (fsb 133 / 166)    $145
ABIT KX7-333
124.58
P4 1600 (fsb 100 / 133)                  $120
ABIT BD7-II
178.73
Primordia
Athlon XP 2400+ (fsb 133 / 166)     $240
ABIT KX7-333
514.50
Athlon XP 2100+ (fsb 133 / 166)    $145
ABIT KX7-333
522.15
P4 2533 @ 2926  (fsb154 / 206)      $240
ABIT BD7-II 
578.95
P4 2533 @ 2926  (fsb154 / 154)      $240
ABIT BD7-II
595.43
P4 1800 @ 2800  (fsb154 / 206)      $145
ABIT BD7-II 
600.75
P4 2533 (fsb 133 / 178)                   $240
ABIT BD7-II
675.40
P4 1600 @ 2400 (fsb 150 / 200)      $120
ABIT BD7-II
699.75
P4 1800 @ 2400 (fsb 133 / 178)      $145
ABIT BD7-II
709.18
P4 1600 @ 2133 (fsb 133 / 178)      $120
ABIT BD7-II
785.54
P4 1800 (fsb 100 / 133)                  $145
ABIT BD7-II
948.44
P4 1600 (fsb 100 / 133)                  $120
ABIT BD7-II
1052.73

Aplikasi Scientific dengan kalkulasi matematis biasanya merupakan sahabat utama AthlonXP. Performa CPU AthlonXP sangat baik pada kalkulasi matematis semacam ini. Makanya tidak mengherankan bila pada pengujian Primordia AMD boleh berbangga akan prestasi anak didiknya.
Namun Intel sudah mulai berhasil mendobrak dominasi AMD pada kalkulasi matrematis, ini terlihat pada prestasi Pentium4 pada pengujian Molecular Dynamic

redball.gif (916 bytes)CPU RIGHTMARK 2002

. . Math Solving   . .                 1024x768x32bit
P4 2533 @ 2926  (fsb154 / 206)      $240
ABIT BD7-II 
339.7
P4 2533 @ 2926  (fsb154 / 154)      $240
ABIT BD7-II
339.6
P4 1800 @ 2800  (fsb157 / 208)      $145
ABIT BD7-II 
326.1
P4 2533 (fsb 133 / 178)                   $240
ABIT BD7-II
293.3
P4 1600 @ 2400 (fsb 150 / 200)      $120
ABIT BD7-II
278.7
P4 1800 @ 2400 (fsb 133 / 178)      $145
ABIT BD7-II
278.1
P4 1600 @ 2133 (fsb 133 / 178)      $120
ABIT BD7-II
247.2
Athlon XP 2400+ (fsb 133 / 166)     $240
ABIT KX7-333
231.5
P4 1800 (fsb 100 / 133)                  $145
ABIT BD7-II
209.2
Athlon XP 2100+ (fsb 133 / 166)    $145
ABIT KX7-333
203.5
P4 1600 (fsb 100 / 133)                  $120
ABIT BD7-II
185.8

CPU Rightmark 2002 juga merupakan benchmark yg bernapaskan aplikasi scientific. Karena benchmark ini dibuat di tahun 2002 maka tergolong sebagai benchmark baru yg tentunya sudah mendukung SSE2 Pentium4.
Pada perbandingan diatas terlihat betul betapa buasnya P4 pada aplikasi scientific yg sebelumnya merupakan sahabat setia AMD. Bahkan Athlon XP2100+ harus terpincang-pincang untuk menghadapi P4 2.1GHz

 

redball.gif (916 bytes)KESIMPULAN: AMD TAK MAMPU MEMENUHI JANJINYA


JANJI INTEL: Pentium4 1.8GHz berjalan di 2.8GHz tanpa susah payah dan cucuran keringat

Dari sekian banyak benchmark diatas terlihat jelas bahwa kita selayaknya berbela sungkawa atas meninggalnya AMD dalam pertarungan berdarah kali ini.
AMD pernah berjanji bahwa Athlon XP2100+ akan memiliki performa lebih cepat 10% dibanding P4 2.1 GHz. Namun nyatanya AthlonXP2100+ bahkan terbukti lebih pelan dibanding P4 2.1GHz. Bahkan di beberapa benchmark AthlonXP2100+ berjalan 20% lebih lambat dibanding P4 2.1GHz.
Pentium4 1.8GHz yg harganya murah malah terbukti mampu melejit di 2.8GHz dengan mudahnya dan langsung memupuskan harapan hidup bagi AMD.
Jadi tidak salah bila Intel mengirim bingkisan berupa peti mati kepada AMD, karena tampaknya itu merupakan jalan terbaik untuk mengakhiri penderitaan AMD yg dalam hidupnya selalu ingkar janji.

AthlonXP goin home from the battle on a wheelchair
BABAK BELUR: AthlonXP keluar dari arena pertarungan dengan kursi roda

Harga saham AMD yg semakin jatuh dan berbagai kendala pada proses produksi, telah membuat prosesor AthlonXP 2100+ keatas menjadi lebih langka dibanding batu akik bergambar mantan Presiden Soeharto.
Belum sempat AMD mencetak laba dari AthlonXP Thoroughbred, Intel dengan agresifnya sudah melakukan Price Drop terhadap Pentium4 yg sudah ada di pasaran.
AMD tentunya semakin gundah gulana untuk memproduksi AthlonXP T-Bred, karena laba belum diperoleh Intel sudah menantang untuk perang harga lagi .
Megap-megapnya bisnis AMD menyebabkan di luar negeri sana kalimat AMD sering dipelesetkan menjadi AlMost Dead, dan tampaknya AMD memang pasti Akan Mati Duluan bila melayani perang harga yg dilakukan Intel.
Memang demi ambisinya mengalahkan Intel, AMD telah menciptakan XP2800+, tapi masalahnya jangankan XP2800+, bahkan XP2400+ ke atas saja tidak ada di pasaran dunia. Ini semua karena AMD mengalami kendala pada proses produksinya. Kalaupun berhasil membuat XP5000+ sekalipun juga boleh-boleh saja tapi kalau ujung-ujungnya juga tidak ada di pasaran dunia, itu sama dengan Nafsu besar Tenaga kurang.
Jadi yg penting disini adalah membandingkan performa CPU yg berhasil diproduksi & dilempar ke pasaran.

Dibawah ini adalah URL yg menjelaskan tidak ada nya XP2400+ ke atas di pasaran :
http://overclockers.com/tips00138
Sedangkan ini adalah URL yg menjelaskan problem produksi AMD :
http://overclockers.com/tips00141
Kalaupun ada, harga Tbred XP2400+ kabarnya bakal berkisar $250-$300. Padahal dgn P4 1.8GHz yg harganya cuma $145, kita sangat mudah mencapai 2.9GHz.

Kendala-kendala seperti itulah yg mengakibat tertundanya AthlonXP 2200+ keatas di pasaran.
Jangankan memimpikan tentang AMD Hammer & Barton, sebab Thoroughbred pun langka.
Bukan tidak mungkin bila Thoroughbred mulai ada di pasaran, saat itu Intel sudah mengeluarkan Pentium4 dengan codename PRESCOTT 0.09 micron yg dibekali Hyperthreading. Bila itu terjadi, berarti AMD utk yg kesekian kalinya tertinggal satu langkah lagi dibelakang Intel.

 

redball.gif (916 bytes)RENUNGAN MALAM: HARTA, TAHTA, WANITA, POPULARITAS

Memang sulit bagi AMD utk menaklukkan Intel, terlebih P4 1.8 GHz yg terbukti dengan mudahnya berjalan di 2.8GHz dan bahkan 3GHz.
Ibarat Playboy milyuner kelas kakap yg memiliki harta, tahta, wanita, popularitas. Intel juga memilki segalanya....

- HARTA:
Intel dari dahulu memiliki lebih banyak pundi-pundi emas dibanding AMD. Ini berarti Intel memiliki lebih banyak dana untuk riset. Sementara itu kondisi finansial AMD yg semakin memburuk tentunya akan mempersulit riset AMD. Hanya demi ambisi mengalahkan intel, AMD terpaksa mencambuk para insinyur-insinyurnya hingga bergulung-gulung di lantai dengan bilur-bilur berdarah di punggungnya. Disaat para insinyur AMD bergulung-gulung kesakitan di lantai, para insinyur intel bergumul di ranjang uang sambil mereguk tuak manis kemenangan.
- TAHTA:
Survey para analis ekonomi telah menyatakan Intel sebagai produsen CPU no.1 di dunia. Penjualannya jauh lebih banyak dibanding AMD.

- WANITA :
Tak bisa dipungkiri bahwa intel memiliki dana khusus bagi para developer software. Para programmer tersebut bagaikan pelacur yg mau disuruh apa saja demi uang. Oleh karena itu tidak mengherankan bila betapa banyak software yg dioptimalkan untuk Pentium4 (SSE2). Pada aplikasi seperti ini sangat sulit bagi prosesor AMD utk mengalahkan Intel.
Hampir sebagian besar aplikasi yg populer seperti aplikasi Office, Game, 3D rendering, Video encoding, lebih dioptimalkan untuk Pentium4. Kalaupun ada aplikasi yg masih dapat membuat AMD menang hanyalah aplikasi Scientific (kalkulasi matematis) yg notabene sangat jarang dipergunakan oleh masyarakat. Jujur saja, para pengguna komputer lebih suka menggunakan kalkulator bila ingin melakukan kalkulasi matematis, sedangkan komputer mereka gunakan untuk menjalankan aplikasi game, office, rendering, video editing yg notabene lebih dioptimalkan untuk P4. Namun kini beberapa aplikasi Scientific terbaru bahkan juga dioptimalkan untuk P4.
- POPULARITAS :
Nama besar & popularitas Intel tak perlu diragukan lagi, jangankan orang yg berpendidikan, bahkan tukang copet jebolan SD pun akan tahu & merespon bila kita berteriak "INTEL !"
Sedangkan sekuat apapun kita meneriakkan kata "AMD", kita hanya akan dicap sebagai orang gila oleh mereka.

 

Budz Kay
budzkay@budzkay.net
R E V I E W L A N D . C O M

 

SAMPAIKAN PENDAPAT & PERTANYAAN ANDA DI : FORUM DISKUSI

 

 

REVIEWLAND.COM w e b d e s i g n by

www.budzkay.net

©2000 Budz Kay Webdesign, All rights reserved
please contact webmaster for any web related problem