reviewtip2.jpg (5487 bytes)

ASUS P4PE
  COOLING TOWER
redball.gif (916 bytes)
  cara pendinginan CPU yg murah & ampuh

  Artikel ditulis oleh: Budz Kay - 23 November 2002

Bagi pengguna CPU kencang dan kalangan overclocker, cara pendinginan CPU dengan menggunakan Heatsink&Fan (aircooling) mulai tak memadai lagi. Meski dengan menggunakan fan yg terbising sekalipun, sistem aircooling belum dapat memberikan hasil yg memuaskan bila dibandingkan dgn watercooling. Oleh karena itu sistem watercooling kini mulai banyak dilirik, apalagi karena harga waterblock tak jauh berbeda dengan harga HSF yg terbaik. Hal yg paling penting dalam sistem watercooling adalah sistem pendinginan air. Pada artikel ini akan dijelaskan metode pendinginan air dengan cara yg jauh lebih murah dan lebih ampuh dibanding sistem radiator, yaitu dengan penggunaan cooling tower.

 

 

redball.gif (916 bytes)COOLING TOWER: MEMAHAMI TEMPAT BERCUMBU PARA SATPAM


Cooling tower di dunia industri, banyak digunakan utk pendingin mesin, genset, dan reaktor nuklir

Sebenarnya cooling tower bukanlah barang yg asing. Alat ini sudah lama dipakai di dunia industri untuk mendinginkan mesin-mesin.
Bila anda teliti, keberadaan cooling tower sebenarnya bahkan tak jauh dari tempat kita jalan-jalan & berbelanja.
Cooling tower biasanya diletakkan di atap gedung-gedung plaza & perkantoran. Bahkan para satpam plaza sekalipun sudah sering melihatnya, sebab atap gedung adalah tempat bercumbu strategis bagi para satpam plaza.
Suara desahan & nafas yg memburu akan tertutup oleh deru fan pada cooling tower.

Efektifitas cooling tower sudah tak perlu diragukan lagi, bahkan reaktor nuklir sekalipun menggunakan cooling tower sebagai sarana pendinginan.

Proses pelepasan panas pada cooling tower mengandalkan pada volume air yg banyak, serta evaporasi (penguapan air) dengan semburan fan.
Cooling tower terbukti mampu mengatasi panas jauh lebih baik drpd radiator, oleh karena itu pada skala industri besar seperti mesin pabrik & reaktor nuklir, pendinginannya harus menggunakan cooling tower. Bahkan reaktor nuklir menggunakan volume air danau untuk mendinginkannya .
Secara logika, makin banyak volume air yg digunakan & diuapkan maka makin banyak panas yg dilepaskan.
Lihat saja, bahkan lava panas dari gunung berapi saja langsung membatu bila masuk air laut, itu semua membuktikan bahwa panas setinggi apapun akan takluk dengan volume air yg banyak.

Dengan semakin meningkatnya panas yg dihasilkan prosesor dewasa ini, maka sudah saatnya cooling tower dibawa ke dunia komputer.
Pada umumnya pendinginan CPU hanya menggunakan heatsink yg mengandalkan angin utk melepaskan panas (aircooling). Meskipun aircooling adalah cara yg paling sederhana & murah, namun pendinginan dgn metode ini kurang efektif karena panas yg dilepaskan ke udara dapat tersembur lagi ke heatsink.
Pada sistem watercooling, panas yg dilepaskan oleh waterblock (heatsink utk sistem watercooling) akan langsung terbawa melalui air dalam selang. Pada metode ini, cara pendinginan air sangat menentukan, sebab bila panas tidak berhasil dilepas dari air, maka air yg panas tsb akan kembali masuk ke waterblock.
Selama ini radiator adalah alat yg paling sering digunakan utk mendinginkan air pada sistem watercooling. Namun kita harus ingat bahwa di dunia industri skala besar, radiator sudah jarang digunakan. Pabrik-pabrik & mesin industri kebanyakan menggunakan cooling tower. Ini membuktikan bahwa cooling tower lebih mampu mengatasi panas dibanding radiator.
Sistem radiator hanya mengandalkan pada volume air yg kecil, ini berbeda dengan sistem cooling tower yg mengandalkan pada volume air dalam jumlah besar.
Perlu diingat bahwa air dalam jumlah banyak akan lebih sulit utk berubah temperaturnya, 100 liter air akan lebih lama mendidih dibanding 10 liter air. Jadi dengan kata lain, volume air yg banyak akan membuat temperatur sangat stabil.

redball.gif (916 bytes)ORGASMATORIUM: COOLING TOWER UNTUK KOMPUTER


ORGASMATORIUM : Outdoor Cooling Tower untuk PC

Gambar diatas adalah cooling tower yg saya buat sendiri, saya yakin anda juga dapat membuatnya sendiri karena pada artikel ini juga dijelaskan cara membuatnya.

Cooling tower ini saya beri nama ORGASMATORIUM, karena memiliki karakteristik sama dengan wanita yg sedang mengalami orgasme, yaitu BASAH dan MENJERIT.
- BASAH, karena Orgasmatorium menggunakan air dalam volume yg banyak (minimal 50 liter)
- MENJERIT, karena Orgasmatorium menggunakan 4 buah fan 9cm super kencang yg jeritannya sangat memekakan telinga.
  (tidak jadi masalah karena alat ini ditempatkan jauh diluar ruangan)

Biaya yg dihabiskan utk membuat Orgasmatorium kira-kira berkisar Rp.250 ribu saja, biaya tsb sudah termasuk selang sepanjang 16 meter dan submersible pump seharga Rp.135 ribu. Dengan cooling tower anda akan menghemat uang cukup banyak karena tak perlu lagi membeli radiator yg harganya mahal.


Prinsip kerja: Air yg masuk ke tangki disemprotkan dgn cara spray (watermist) dan ditiup fan, sehingga panas dari air langsung lepas.

Fan yg powerful juga membuat riak air di permukaan air untuk mendinginkan suhu air di permukaan.

Selama ini penggunaan selang (hose) yg panjang selalu menjadi momok menakutkan bagi pengguna watercooling karena akan membuat arus air menjadi lambat sehingga pendinginan tidak efektif. Demi menjaga kecepatan arus air biasanya selang yg digunakan hanya 2-3 meter saja.
Karena adanya keharusan menggunakan selang pendek, maka reservoir & radiator terpaksa diletakkan didekat komputer. Hal ini tentu sangat menganggu.
Keharusan menggunakan selang pendek demi menjaga laju arus air hanya berlaku bila anda menggunakan sistem radiator dgn volume air kecil. Pada sistem cooling tower, laju air tak akan terlalu berpengaruh karena volume air yg digunakan sangat banyak (diatas 50 liter) dan pelepasan panas cooling tower adalah dengan cara evaporasi, sehingga jauh lebih efektif dibanding radiator.
Bahkan dengan selang sepanjang 16 meter sekalipun kemampuan pelepasan panas terbukti jauh lebih baik dibanding sistem radiator.
Keuntungan menggunakan selang ukuran panjang: cooling tower bisa ditempatkan jauh dari komputer, yaitu ditempatkan diluar ruangan (seperti outdoor unit AC split).
Karena coling tower berada jauh diluar ruangan, maka bisingnya suara fan & timbulnya uap air tidak perlu dikhawatirkan.
Dengan outdoor cooling tower, maka panas terbuang di luar ruangan, sehingga ruang tempat anda & komputer berada akan terbebas dari hawa panas buangan CPU.
Pada sistem aircooling & watercooling dgn selang pendek, hawa panas dibuang dalam ruangan sehinga temperatur ruang tempat anda & komputer berada lama kelamaan akan ikut memanas.

Penggunaan selang panjang memang membuat penempatan cooling tower lebih flexible. Tapi yang harus diperhatikan adalah penempatan ketinggian posisi Cooling tower & posisi komputer (waterblock).
Supaya pompa tidak bekerja berat, posisi pompa dalam cooling tower harus sejajar (atau lebih tinggi) dari posisi waterblock dalam komputer.


Supaya pompa tidak bekerja berat, posisi pompa harus sejajar atau lebih tinggi dari posisi waterblock

 

 

 

 

Idealnya cooling tower harus ditempatkan di luar ruangan (outdoor). Sebab bila diletakkan di dalam ruangan maka uap air (kelembaban) yg dihasilkan alat ini dapat membuat anda sekeluarga terkena paru-paru basah. Tingkat penguapan air yg tinggi ini dapat dibuktikan dari volume air yg terlihat jelas pengurangannya setelah 2 hari pemakaian.
Jadi meletakkkan cooling tower di dalam ruangan sama konyolnya seperti menempatkan outdoor-unit AC split di dalam ruangan.
temperatur udara outdoor yg panas tak perlu dikhawatirkan, karena cooling tower menggunakan volume air yg banyak. Bahkan kompor sekalipun akan membutuhkan waktu lama utk memanaskan air sebanyak 50 liter, jadi kalau cuma temperatur udara outdoor yg panas saja tak akan berpengaruh apa-apa. Cooling tower di dunia industri bahkan ditempatkan di atap gedung, dan langsung dihajar panasnya sinar mentari. Ini membuktikan bahwa cuaca luar yg panas tak akan banyak berpengaruh selama volume air yg digunakan banyak.
Karena air dalam tabung ditiup oleh fan super kencang, maka temperatur air bahkan bisa jauh lebih rendah dibanding temperatur udara diluar.

Pada gambar-gambar diatas anda tentunya dapat lebih memahami prinsip kerja Orgasmatorium.
Setelah memahami prinsip kerja Orgasmatorium, anda dapat membuat sendiri alat tersebut dengan bahan-bahan yg akan dijelaskan selanjutnya dibawah ini...

 

redball.gif (916 bytes)SELANG: CEWEK SUKA YANG PANJANG


Selang ukuran 1/2" untuk disambungkan ke waterblock. Karena posisinya masuk ke dalam CPU maka usahakan kualitasnya yg baik utk menghindari kebocoran atau tersumbat karena lipatan.
Saya menggunakan merk TOYOX Made in Japan yg harganya Rp.10.000/meter

Bila seorang wanita disuruh untuk memilih antara selang yg panjang dan pendek, maka ia pasti akan lebih meilih selang yg panjang.
Begitu pula dalam hal merakit cooling tower anda membutuhkan selang berukuran panjang. Karena biasanya ukuran lubang pompa dan waterblock berbeda, maka anda membutuhkan selang dengan ukuran berbeda pula.
Untuk menyambungkan kedua selang dapat digunakan connector seharga Rp.2000. Jangan lupa sewaktu anda memasang selang pada pompa gunkan clamp besi yg dikencangkan dengan obeng. Ini untuk menghidari kebocoran pada sambungan.

Untuk pengaturan panjang selang saya menggunakan cara dibawah ini.
    Selang dari Cooling tower ke Waterblock:
    Ukuran 5/8" = 5 meter
    Ukuran 1/2" = 3 meter
    Selang dari Waterblock ke Cooling tower
    Ukuran 1/2" = 3 meter
    Ukuran 5/8" = 5 meter
Total panjang selang yg digunakan = 16 meter


Clamp besi untuk mengencangkan sambungan

 


Selang ukuran 5/8" untuk disambungkan ke pompa.

Cari yg harganya ekonomis, tapi pastikan jenisnya yg berjaring agar tak mudah terlipat.
Saya menggunakan merk PUSO buatan lokal yg harganya Rp.4000/meter, ada juga yg cuma Rp.2000/meter

 

 

 

 


Connector untuk menyambung selang 1/2" ke 5/8"

 

 

 

 

 

 

 

 

 

redball.gif (916 bytes)SUBMERSIBLE PUMP: TAK PERLU YANG MAHAL


RESUN SP-6000 dengan flow rate 2800liter/jam

Dalam memilih pompa, gunakan tipe submersible pump (dicelupkan dalam air). Pastikan pompa tersebut memiliki daya sembur (flow rate) yg lumayan bagus, minimal pakailah yg memiliki flow rate 2800 liter/jam. Dalam kenyataan daya semburnya memang tidak akan sekencang itu, apalagi bila air akan melalui selang yg cukup panjang. Tapi paling tidak anda tidak harus membeli pompa merk mahal (misal merk EHEIM) seharga 1 juta, sebab cukup dengan Resun SP-6000 seharga Rp.135 ribu, air sudah mampu bersirkulasi dgn baik melaui selang sepanjang 16 meter.

Keunggulan submersible pump adalah hanya memakan daya kecil (max 60W) dan dapat dinyalakan non-stop, sebab biasanya pompa jenis ini memang dipakai pada aquarium / kolam ikan yg tentu saja airrnya harus berputar non-stop.


Selang 5/8" disambungkan ke pompa dengan clamp besi

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

redball.gif (916 bytes)DRUM PLASTIK: MAKIN DALAM MAKIN NIKMAT

Dalam hal memasukkan sesuatu, semua wanita akan lebih menyukai bila dimasukkan dalam-dalam. Begitu pula dalam memilih drum plastik  kita sebaiknya menggunakan yg berukuran tinggi dgn kapasitas minimal 50 liter, sehingga pompa dapat dimasukkan cukup dalam.
Harga drum plastik hanya berkisar Rp.30 ribu saja.

Makin dalam drum makin baik, karena air di bagian dasar temperaturnya akan selalu lebih dingin dibanding dengan air di permukaan. Sebagai contoh: temperatur air di bagian dasar kolam renang 3 meter akan lebih dingin dibanding kolam renang anak-anak sedalam 1/2 meter.

 

 

 

redball.gif (916 bytes)HOSE NOZZLE: KUNCI KEJANTANAN

Metode pelepasan panas pada sistem cooling tower adalah dengan merubah air jadi semburan tipis (water mist). Dengan begitu luas permukaan air yg terkena tiupan fan menjadi lebih luas, sehingga partikel panas dapat lepas ke udara.
Untuk merubah kucuran air yg masuk ke dalam tangki menjadi water mist, diperlukan alat yg bernama Hose Nozzle yg harganya cuma Rp.10 ribu saja. Dengan alat ini anda dapat mengatur bentuk semburan air yg diinginkan.

 

 

redball.gif (916 bytes)FAN 9CM: PENGHANCUR TELINGA


Fan Delta 9cm : tercepat & terbising di dunia

Untuk melepaskan panas dari air, diperlukan fan. Saya menggunakan fan super kencang (Delta 9cm) utk menyembur water mist dan juga untuk membuat riak di permukaan air. Untuk menghisap udara panas ke luar juga saya gunakan fan yg sama.
Harga fan Delta 9cm cuma berkisar Rp.30 ribu.

Untuk menggandakan kemampuan fan 9cm tsb, saya menggunakan dual fan bracket. Sehingga total ada 4 buah fan Delta 9cm yg saya gunakan (2 fan utk udara masuk +  2 fan utk udara keluar).
Bila anda ingin berhemat biaya anda dapat menggunkan 2 buah fan saja.

Suara yg ditimbulkan 4 buah fan ini sangat bising, namun bukan masalah karena cooling tower diletakkan jauh diluar ruangan.


Dual fan bracket : menggandakan kemampuan delta fan 9cm

C

 

 

 

 

 

 

 

 

 

redball.gif (916 bytes)HASIL AKHIR: PUNCAK ORGASME


ORGASMATORIUM cooling tower siap berlaga

Setelah semua bahan-bahan yg ada dirakit, maka jadilah ORGASMATORIUM cooling tower.
Pastikan anda menguji cobanya dulu dengan waterblock selama beberapa jam untuk melihat apakah ada kebocoran. Bila tidak ada kebocoran barulah waterblock dipasang pada motherboard.


Air yg masuk ke drum dirubah jadi semburan water mist oleh Hose Nozzle. Tiupan dual fan Delta 9cm juga menimbulkan ria-riak dahsyat di permukaan air.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


temperatur air lebih rendah 7°C dibanding temperatur luar


Pada gambar di atas anda dapat melihat water mist dan riak air tercipta dgn sempurna. Kondisi seperti ini akan menyebabkan panas lepas dari permukaan air. Air yg panas tak akan pernah berhasil merambat hingga tersedot pompa di dasar drum, karena selain dasar drum jauh ke dalam, sewaktu air panas masih di permukan akan langsung dijinakkan oleh 4 buah fan brutal.

Bila menggunakan termometer, maka akan terlihat bahwa temperatur air berhasil dibuat lebih rendah 7°C dibanding temperatur di luar.

Setelah Cooling tower buatan sendiri selesai tercipta maka kita melangkah ke pemilihan waterblock yg memegang peranan penting dalam sistem watercooling ...

 

redball.gif (916 bytes)WATERBLOCK: KUALITAS SANGAT MENENTUKAN


SILVERPROP WATERBLOCK : Made In Australia, kompleksitas jalurnya bukan tandingan bagi waterblock lokal merk kacangan.
Kompatible utk Socket 478 (Pentium4) & Socket A (Athlon)

Dalam membuat cooling tower seperti diatas, kita memang bisa menekan anggaran dengan menggunakan barang-barang murahan. Namun dalam hal memilih waterblock sebaiknya gunakan yg berkualitas. Dengan dana sekitar Rp.450.000 anda sudah mendapatkan waterblok dengan kualitas yg sangat baik.
Dengan dana Rp.200.000 anda memang sudah bisa mendapat waterblock merk kacangan, tapi sebaiknya jangan pertaruhkan keselamatan komponen anda hanya demi menghemat 250 ribu.

Waterblock yg bagus adalah yg memiliki banyak jalur air di dalamnya. Semakin kompleks & rumit jalurnya maka semakin besar luas permukaan tembaga yg didinginkan air.
Kebanyakan waterblock murahan merk lokal hanya menggunakan sedikit jalur dan bahan tembaganya kurang bagus.

SILVERPROP adalah waterblock berkualitas buatan Australia dgn jalur air yg rumit berbentuk melingkar 3 lapis.
Kecanggihan SILVERPROP jelas bukan tandingan bagi waterblock lokal merk kacangan yg hanya memiliki jalur air sederhana berbentuk W. Jalur air yg sederhana pada waterblock kacangan jelas diakibatkan karena proses manufacturing yg kurang canggih.

Selain unggul dalam segi design jalur air, bongkar pasang SILVERPROP bahkan lebih mudah dibanding memasang HSF.
Anda bahkan dapat melepas/memasang Silverprop dengan mudah selagi motherboard berada dalam casing. Dengan HSF hal seperti ini sulit dilakukan.
Mekanisme pemasangan Silverprop pada CPU menggunakan semacam mur yg bisa diputar dengan 2 jari, sehingga jauh lebih mudah dibanding pemasangan HSF yg memerlukan tenaga extra dan obeng.

Pada waterblok kacangan, pemasangannya dapat menghancurkan core prosesor (AMD), namun pada SILVERPROP mekanisme pemasangannya dirancang sedemikian rupa hingga jauh lebih aman dibanding waterblock kacangan.

Selisih antara waterblock lokal kualitas kacangan dengan SILVERPROP yg berkualitas internasional hanya Rp. 250 ribu saja. Jadi sebaiknya jangan pertaruhkan keselamatan komponen-komponen anda yg nilainya jutaan.


Untuk menghindari kebocoran, gunakan selang yg berkualitas pada waterblock. Pastikan pula menggunkan clamp besi untuk mengencangkan sambungan.

 

 


SILVERPROP terpasang pada motherboard ASUS P4PE


 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

redball.gif (916 bytes)PENGUJIAN :

Pengujian ORGASMATORIUM Cooling tower menggunakan motherboard ASUS P4PE. Motherboard berchipset i845PE ini memiliki pilihan Vcore hingga 1.85V (actual 1.9V) sehingga merupakan pilihan tepat bagi orang yg ingin mengoverclock Pentium4 dengan cara mudah (tanpa harus melilit / memodifikasi motherboard).
Temperatur yg dilaporkan setiap motherboard umumnya berbeda-beda. Temperatur yg dilaporkan motherboard ASUS umumnya cenderung lebih tinggi dibanding motherboard lain. Jadi sebaiknya yg dijadikan patokan adalah selisih temperatur Idle dan Full Load, dan selisih temperatur antara sistem cooling tower, radiator, dan sistem aircooling.
Software yg digunakan utk memantau temperatur adalah MBM, dan utk mendapatkan temperatur Full load digunakan software Hot CPU tester, PC Mark2002, Super PI.

WATERCOOLING (dengan ORGASMATORIUM® COOLING TOWER)
Temperatur udara
(di luar ruangan)
Temperatur air
(di cooling tower)
Temperatur CPU Pentium 4 1.8GHz yg dioverclock
35°C 28°C 2.7GHz @ 1.6Volt 2.8GHz @ 1.8Volt 3.0GHz @1.9Volt
idle= 38°C
Full= 40°C
idle= 43°C
Full= 44°C
idle= 46°C
Full= 47°C

Pada sistem cooling tower, temperatur air berhasil diturunkan cukup banyak dari temperatur udara di luar yg sangat panas.
Temperatur idle dan full load juga nyaris sama.
Dari tabel diatas dapat diambil rumus sbb:
Temperatur air = Temperatur udara - 7
°C
Temperatur CPU idle =  Temperatur udara + 4°C
temperatur Full load = temperatur idle + 1°C

WATERCOOLING (dengan RADIATOR & RESERVOIR)
Temperatur udara
(di dalam ruangan)
Temperatur air
(di reservoir)
Temperatur CPU Pentium 4 1.8GHz yg dioverclock
26°C 35°C + 2.7GHz @ 1.6Volt 2.8GHz @ 1.8Volt 3.0GHz @1.9Volt
idle= 41°C
Full= 47°C
idle= 46°C
Full= 52°C
idle= 49°C
Full= 56°C

Pada sistem radiator, temperatur air yg semula lebih rendah dari temperatur ruangan dalam waktu sebentar menjadi cukup hangat. Peningkatan temperatur air cukup besar, dan pada pemakaian yg lama temperaturnya bisa bergerak diatas 35°C.
Dari tabel diatas dapat diambil rumus sbb:
Temperatur air = Temperatur udara + 9
°C
Temperatur CPU idle =  Temperatur udara + 15°C
temperatur Full load = temperatur idle + 6°C

AIRCOOLING (dengan COPPER HEATSINK + HI SPEED FAN )
Temperatur udara  (di ruang ber-AC) Temperatur CPU Pentium 4 1.8GHz yg dioverclock
26°C 2.7GHz @ 1.6Volt 2.8GHz @ 1.8Volt 3.0GHz @1.9Volt
idle= 45°C
Full= 53°C
idle= 50°C
Full= 57°C
idle= 53°C
Full= 61°C

Pada sistem aircooling, temperatur CPU sangat jauh diatas temperatur ruangan.
Dari tabel diatas dapat diambil rumus sbb:
Temperatur CPU =  Temperatur udara + 19
°C
temperatur Full load = temperatur idle + 7°C

Dari perbandingan ketiga sistem pendingin diatas perhatikan betapa kontrasnya perbedaan temperatur antara sistem berbasis Cooling tower dengan Aircooling. Dengan cooling tower selisih temperatur idle dan full load cuma 1-2C sasja. Ini menunjukkan bahwa tidak ada panas yg terakumulasi.
Pada sistem radiator suhu air lambat laun makin panas akibat kurang efektifnya radiator dalam melepas panas pada air, selain itu reservoir dgn kapasitas air yg sedikit membuat temperatur air meningkat cukup banyak.
Sedangkan pada air cooling, selain temperatur idle lebih panas, ketika CPU menerima beban temperatur meningkat drastis akibat akumulasi panas di udara sekitar HSF

 

redball.gif (916 bytes)KESIMPULAN: BAHKAN 3DMARK2001 TAK MAMPU MEMANASKAN CPU

Dari hasil pengujian diatas terbukti bahwa Cooling tower merupakan solusi yg murah tapi ampuh. Dengan dana berkisar hanya Rp.250 ribu saja, anda sudah tak perlu lagi melirik sistem watercooling berbasiskan dispenser (freon) yg tentunya akan mengabiskan dana mendekati 1juta. Bahkan sekeping Peltier sekalipun, harganya masih lebih mahal drpd dana utk membuat Cooling tower.

Sebenarnya sistem watercooling dengan metode outdoor cooling tower agak berbeda dengan sistem freon/peltier. Sebab pada cooling tower tujuannya adalah membuang kelebihan panas CPU. Karena panas terbuang secara optimal maka temperatur CPU akan stabil & tidak akan bisa overheat. Namun karena menggunakan air biasa, maka mustahil temperatur CPU bisa lebih rendah dari temperatur air dalam tabung.
Sedangkan pada metode freon/peltier tujuannya adalah memaksa temperatur CPU menjadi dingin. Pada metode ini temperatur CPU bisa dipaksa mendekati 0°C. Namun metode freon/peltier dapat menghabiskan dana hingga 1 juta (bahkan bisa lebih), dan karena temperatur sistem menjadi sangat dingin, maka anda akan menghadapi masalah kondensasi pada waterblock & selang yg tentu saja bila tidak diatasi tetesan airnya bisa merusak komponen dalam PC anda. Freon & Peltier juga mengkonsumsi daya yg luar biasa besar. Jadi jelas metode freon/peltier kurang praktis, lebih beresiko, dan jauh lebih mahal.

Dari hasil pengujian, terbukti bahwa cooling tower sudah mampu menjinakkan temperatur CPU yg dioverclock extreme. BIla anda ingin mendapat performa CPU yg lebih tinggi lagi, maka cara yg lebih murah & mudah adalah dgn mengupgrade CPU, sebab mendinginkan secara extreme dgn freon/peltier selain mahal juga tidak akan memberikan peningkatan yg terlalu banyak lagi. Kita harus ingat bahwa pada setiap CPU ada yg namanya "tembok batas GHz", yg artinya CPU yg didinginkan seperti apapun tetap tidak akan bisa stabil bila sudah melewati tembok batas tsb.
Berikut ini adalah daftar tembok batas CPU yg meski anda ingat bila berencana menentukan sistem watercooling :

Jenis CPU Tembok batas GHz
(maximum overclock)
Pentium 4 Northwood stepping B0 (1.8GHz s/d 2.5GHz) 3 GHz
Pentium 4 Northwood stepping C1 (1.8GHz s/d 3.0GHz) 3.3GHz - 3.5 GHz
Athlon XP Palominno & Throughbred A (1600+ s/d 2200+) 2 GHz
Athlon XP Throughbred B (2400+ s/d 2800+) 2.4 GHz

Adanya tembok batas GHz tsb semata disebabkan karena arsitektur/proses manufacturing dari CPU yg bersangkutan.
Jadi dengan kata lain kalau arsitekturnya tidak memungkinkan CPU tsb utk melewati tembok batas, maka dgn  voltase setinggi apapun & temperatur sedingin apapun tetap akan sulit utk stabil.

Pada P4 1.8GHz (stepping B0) yg dipakai pada pengujian tembok batasnya adalah 3GHz. Jadi bila anda ingin mencapai hasil overclocking hingga 3.2GHz lebih baik anda menggunakan uang anda utk upgrade ke P4 2.5GHz (stepping C1) drpd menghamburkan uang utk membeli watercooling berbasis freon/peltier.
Perlu diingat bahwa dalam membangun sebuah sistem watercooling kita tetap harus memakai KEWARASAN kita.

Untuk mendinginkan air, tak perlu membuat sistem yang menghabisakan dana mendekati 1 juta, sebab dengan dana sebesar itu lebih baik uangnya dipakai utk upgrade ke prosesor yg lebih kencang.

Cukup dengan hanya Cooling tower yg murah meriah, temperatur full-load CPU anda hanya akan lebih tinggi 1°C - 2°C dari temperatur idle. Itupun bila CPU dibebani dgn software yg khusus menyiksa CPU (Hot CPU tester, PCMark2002, SuperPI).
Sedangkan bila CPU hanya dibebani dengan 3DMark2001 ataupun game 3D , temperatur full load dan Idle adalah SAMA.

temperatur idle & full load yg sama menjelaskan bahwa akumulasi panas pada CPU sama sekali tidak terjadi, sebab setiap panas yg keluar dari CPU langsung terbuang keluar.
Bila tidak ada akumulasi panas, maka temperatur CPU sewaktu komputer sedang menjalankan aplikasi tetap sama dengan temperatur CPU sewaktu komputer pertama kali dinyalakan. Ini adalah hal yg mustahil terjadi bila anda menggunakan watercooling berbasis radiator, apalagi kalau cuma memakai aircooling (HSF).
temperatur air dalam Cooling tower juga tidak berubah akibat panas yg dibawa dari CPU. Ini membuktikan kebenaran teori yg mengatakan bahwa Volume air yg banyak akan sulit utk berubah temperaturnya.

 

Budz Kay
budzkay@reviewland.com

asusp4pe-2astrindo.gif (38132 bytes)

SAMPAIKAN PENDAPAT & PERTANYAAN ANDA DI : FORUM DISKUSI

 

w e b d e s i g n by

www.budzkay.net

©2002 Budz Kay Webdesign, All rights reserved
please contact webmaster for any web related problem